Takdir Cinta Azizah

Takdir Cinta Azizah
Part 16


__ADS_3

Tak terasa bel sekolah pun berbunyi


"Udah bel tuh, kalian udah selesai belum?"tanya Mita


"Aku sih udah, gak tau kalau Dewi." ucapku


"Aku juga udah." ucap Dewi


"Ya udah kalau begitu kita kumpul ke ruangan pak Reza setelah itu kita pulang." ucapku


"Oke. Go!" ucap mereka serentak


"Kompak bangat sih kalian ini." ucap


"Harus dong, Iyah kan Mit?" ucap Dewi


"Iyah dong." ucap Mita


"Ya udah ayo jalan! Kapan berangkatnya kalau kalian narsis terus." ucapku


Kami pun keluar dari perpus dan melangkah ke ruang pak Reza untuk mengumpulkan tugas. Setelah mengumpulkan tugas kami pun bergegas untuk pulang


Di parkiran


Terlihat seorang lelaki tampan yang sedang menunggu di parkiran mobil dengan terus menatap kami berjalan


"Zah! Liat tuh dia nungguin kamu benaran." ucap Dewi


"Iyah zah, mana dia senyum kearah kamu terus lagi." ucap Mita menimpali


"Apa sih kalian ini, udah jalan aja! Jangan hiraukan dia! " ucap ku terus melangkah


Saat jarak kami sudah dekat tak sedikit pun aku melirik kearahnya, mungkin saja dia jengkel dengan tingkahku


"Sombong sekali gadis ini. Tapi jangan sebut aku Nando kalau aku tidak bisa membawanya jalan." gumam Nando

__ADS_1


Saat aku berjalan di hadapannya tiba-tiba tanganku ditariknya dan aku pun hampir memeluknya. Seketika tatapan mata kami terkuci.


Deg... Deg... Deg... Dengan keadaan sedekat ini jantungku pun tak dapat bekerja dengan baik "Ada apa dengan ku?" gumamku lama kami berdiam dalam posisi kami dan baru sadar akan jarak kami yang sangat dekat dengan suara deheman dari Mita


"Hmhmhm."


"Maaf! Sekali lagi maaf! Kak tidak sengaja. " ucap kak Nando


"Tidak apa-apa." ucapku menunduk malu


"Jadi, kamu mau ya ikut dengan kak! "Ucapnya


"Maaf kak Zizah tidak bisa." ucapku menolak


"Tapi zah, sekali saja, mau ya." ucapnya kekeh


Belum sempat aku menjawab tiba-tiba pak Budi datang


"Nak zizah sudah pulang?" tanya pak Budi


"Ayo nak!" ucap pak Budi melangkah menuju mobil


"Iyah pak." ucapku seraya mengikuti langkah pak Budi


"Tunggu zah!" ucap kak Nando menahan tanganku. Mendengar ucapan kak Nando pak Budi berhenti melangkah dan berbalik ke arahku


"Maaf kak! Lepaskan tangan zizah!" ucapku.


"Aku akan lepaskan jika kamu ingin ikut aku hari ini." ucap Nando masih menggenggam tanganku.


"Oke aku ikut, tapi kedua sahabatku juga ikut!" ucapku


"Oke!" ucap kak Nando melepaskan tanganku


"Pak Budi jangan salah paham ya! Kejadia tadi tidak sengaja kok pak, jangan beritau abi dan kak fatih ya!" ucapku memberi penjelasan

__ADS_1


"Iyah nak, kalau begitu mari kita pulang." ucap pak Budi


Aku masih berdiam di tempat ku dan melirik kearah kedua sahabatku meminta bantuan


"Ayo nak!" ucap pak Budi


"Iyah pak." Ucapku


"Zah! Tunggu! Bukannya hari ini kita mau ke toko buku ya?"ucap Dewi


"Ohh Iyah, zizah lupa."ucapku


"Jadi nak, perginya bapak anatar atau tidak?" tanya pak Budi


"Zizah perginya sama mereka aja deh pak, pak Budi pulang aja! Nanti mereka nganterin aku pulang kok." ucapku


"Iyah pak, bapak pulang aja, nanti kita yang antarin zizah pulang." ucap Mita


"Tapi, tidak apa-apa kan nak?"tanya pak Budi


"Tidak apa-apa kok pak." ucapku


"Kalau begitu, bapak pulang ya, kalian hati-hati perginya." ucap pak Budi


"Sip pak, kami akan hati-hati." ucap Dewi


"Bapak permisi ya, Assalamualaikum!" ucap pak Budi melangkah menuju mobil


"Akhirnya selamat." gumamku


"Jadi kita perginya naik mobil kak saja ya!" ucap kak Nando


"Terserah, kami capek debat." ucapku malas


Kami pun berangkat ketempat yang tujuan

__ADS_1


__ADS_2