
Setiba didepan kelas aku pun memintanya untuk segera pergi
"Aku sudah sampai, silahkan kak kembali ke kelas kak! " ucapku
"Jadi aku diusir ni? Sudah diantar juga tidak ada ucapan terimakasih gitu? " ucapnya
"Kan aku tidak meminta untuk diantar tadi." ucapku masih sinis
"Ya sudah! Kak balik ke kelas dulu." ucapnya
"Balik aja! Kan aku tidak melarang. " ucapku masih sinis
"Awas kamu! Aku pastikan kamu akan menjadi milikku! " gumam Nando melangkah pergi
Saat kepergian nya aku pun melangkah ke dalam kelas dimana kedua sahabatku sudah duduk manis di kursi mereka
"Maaf! " ucapku saat tiba di hadapan mereka
"Maaf untuk apa zah? " tanya Mita
"Maaf karena aku tidak jadi makan bereng kalian, gara-gara si Nando sialan itu. Aku semakin membencinya."ucapku
"Jangan terlalu membenci zah! Benci dan cinta itu beda tipis. " ucap Dewi
"Aku! Cinta sama dia? Gak akan." ucapku dengan nada sombong
"Jangan besar berkata zah! Sekarang kamu bisa benci tapi besok-besok bisa ajakan tu jantung berdetak lebih kencang saat bersama dia." ucap Mita
"Bagaimana mereka tau kalau jantung ini berpacu lebih cepat jika aku berada di dekatnya? Apa benar ya aku sudah menyukai nya? " gumamku
"Tidak! "Ceplos ku
"Tidak? Maksudnya apa zah? " tanya Dewi
"Ehh tidak apa-apa kok." ucapku
__ADS_1
Bel sekolah pun berbunyi pertanda waktu istirahat telah habis dan itu tandanya waktu pelajaran dimulai
"Yah? Udah bel aja." ucap Mita
Pak Reza pun masuk kedalam kelas
"Assalamu'alaikum! " ucap pak reza
"Waalaikumsalam pak! " ucap semua siswa
"Apakabarnya hari ini? " tanya pak Reza
"Baik pak! " ucapku semua siswa
"Baik kita lanjutkan pembelajaran kita hari ini, silahkan buka bukunya halaman 54 dan catat dari halaman 54 sampai halaman 56.
"Oke Pak! " ucap semua siswa
Kami pun mulai menulis apa yang disuruhkan dengan tenang tampa ada yang berbuat hal yang lain. Begitulah kelas kami, kalau pak Reza yang masuk pasti suasananya jadi tenang dikarenakan sikap tegas pak Reza yang membuat anak-anak takut berbuat ulah karna hukumannya tidak tanggung-tanggung
"Sudah selesai semua? " tanyanya
"Yang sudah selesai harap jangan mengganggu ketenangan kelas dan yang belum selesai segera selesaikan! Waktu pelaharan sudah hampir habis." ucapnya
"Iyah pak! " ucap semua siswa
"Zah! " panggil Mita
"Hmm." balas ku dengan deheman
"Kamu udah selesai? " tanya Mita lagi
"Iyah! Emang kenapa? " tanyaku
"Minjam pulpen kamu dong! Pulpen ku tintanya habis, lupa bawa cadangan. " ucap Mita
__ADS_1
"Nih!" ucapku menyerahkan pulpen kearah Mita
"Kalian berdua sudah selesai? "Ucap pak Reza yang berada di samping ku
"Bapak ngagetin aja! " ucap Mita
"Aku sudah kok pak," ucapku
"Kalau kamu Mita? " tanya pak Reza kepada Mita
"Sedikit lagi pak." ucap Mita
"Kalau kalian sudah selesai, kalian boleh kembali kerumah kalian masing-masing. " ucap pak Reza
"Loh! kenapa pak? " tanya Dewi
"Iyah pak kenapa? Kan masih ada satu mata pelajaran lagi." ucap salah satu siswa
"Karna hari ini guru-guru mau adakan rapat jadi seluruh siswa di bolehkan pulang lebih awal." ucap pek Reza
"Hore!!! " sorak semua siswa kegirangan
"Harap tenang! Kalian boleh pulang kalau catatan kalian sudah selesai. " ucap pak Reza lagi
Kami pun berlomba-lomba menyelesaikan catatan kami agar dapat pulang cepat
"Sudah selesai semua? " tanya pak Reza
"Sudah pak! " ucap semua siswa
"Kalau begitu kalian boleh pulang kerumah masing masing dan jangan keluyuran! " seru pak Reza
"Sip pak." ucap semua siswa
Kami pun beranjak dari bangku masing-masing dan tak lupa menyalimi tangan pak Reza sebelum keluar jelas
__ADS_1
"Assalamualaikum pak! " ucapku
"Waalaikum salam! " ucap pak Reza