
"Aku gak mimpi kan Dew?" ucap Mita
"Ini nyata Mit." ucap Dewi
"Sebelum kami berdua turun dari panggung ini, saya ingin mengungkapkan sesuatu." ucap kak Nando mengeluarkan bunga dari arah belakang bajunya dan berlutut didepanku
Aku hanya menatapnya dan bingung akan kejadian ini
"Kak ini apa? Ayo berdiri! Malu dilihat orang banyak." ucap ku. Namun sepertinya dia enggang untuk menurutiku
Diraihnya satu tanganku dan tangan yang lainnya memegang setangkai bunga mawar dan berkata "Wahai gadis spesial, gadis yang mampu membuat jantungku berdetak tidak normal sejak awal bertemu hingga saat ini. Seorang gadis yang mampu mengalihkan duniaku. Mungkin ini begitu cepat bagimu, namun aku tak ingin memendam lebih lama lagi. Aku ingin kamu tahu isi hatiku dan berharap kamu menerima perasaanku. Nur azizah Khairunniswah mauka engkau menjadi kekasihku?" ucap kak Nando menyerahkan setangkai bunga mawar padaku. Riuh tepuk tangan serta sorakan dari para pengunjung cafe
"Wow! Pemandangan yang sangat indah."
"Semoga si cewek menerima ungkapan perasaan si cowoknya."
"Sosweet banget sih mereka. Masih ada gak sih cowok kaya dia? Mua satu dong."
Banyak pengunjung cafe yang berharap zizah menerima perasaan dari Nando
"Kalau kamu menerima ku sebagai kekasihmu, maka ambillah bunga ini, namun jika kamu tidak menerima ku maka buanglah buka ini." ucap kak Nando
"Terima!"
"Terima!"
__ADS_1
"Terima dong, sayang kalau ditolak."
"Menurutmu apakah zizah akan menerima atau menolak?" tanya Mita
"Aku tidak tau, kita lihat saja sampai akhir, aku akan mendukung segala keputusan yang di ambil oleh zizah." ucap Dewi
"Apa apaan ini kak, kita baru mengenal dan kenapa kak bisa langsung melakukan ini?" tanyaku
"Aku menyukaimu sejak pandangan pertama, jadi aku melakukan ini semata mata karna aku tidak ingin ada yang mendahuluiku." ucap kak Nando
"Maaf kak zizah tidak bisa." ucap ku berbalik ingin turun dari panggung. Belum selangkah kakiku melangkah kak Nando menghentikanku
"Tunggu zah! Mungkin kamu mengangga aku mempermainkan mu, tapi aku serius mencintaimu zah, aku ingin kamu menjadi kekasihku."ucap kak Nando
"Sayang sekali dia ditolak." ucap salah satu pengunjung
"Yang sabar ya, jangan menyerah kamu pasti bisa dapatkan dia." ucap pengunjung yang lainya
"Sekarang kamu menolakku, tapi jangan sebut aku Nando jika dalam seminggu kamu tidak menjadi kekasihku." gumam kak Nando
"Dew! Zizah keluar cafe ini sendirian, ayo kita susul." ucap Mita
"Ayo! Semoga dia baik-baik saja." ucap Dewi
Diluar cafe
__ADS_1
"Apa apaan coba kak Nando, bercandanya gak lucu, baru kenal langsung mengatakan cinta. Di depan umum lagi. Memakukan." ucapku terus berjalan ke parkiran untuk mencari taksi. saat didepan aku mendengar suara Mita memanggilku
"Zizah tunggu! " ucap Mita. Akupun berhenti melangkah dengan maksud menunggu mereka
"Kamu main pergi aja sih zah. Kitakan datang bareng jadi pulang nya juga harus barenglah." ucap Dewi
"Maaf aku melupakan kalian. Aku sangat syok akan kejadian hari ini. Aku berharap ini tidak sampai kepada abikuh dan kak fatih." ucapku
"Kalau begitu kita pulang aja!" ucap Mita
"Tapi kita pulang naik apa, kita kesinikan bereng kak Nando?"ucap Dewi
"Kita naik taksi aja! Nanti aku yang bayar, jadi aku antar kalian oulang." ucapku
"Oke deh sip itumah." ucap Mita dan Dewi kompak
"Kompak amat sih?"ucapku
"Harus dong." ucap Mita
"Ya udah kita pesan taksi online aja." ucap Dewi
"Oke!" ucapku
Kami pun menunggu taksinya datang setelah itu kami pun pulang.
__ADS_1