Takdir Cinta Azizah

Takdir Cinta Azizah
Part 29


__ADS_3

Saat pak Reza menyuruh semua siswa pulang, aku pun memilih untuk langsung pulang kerumah. Tiba dirumah, aku melihat abi dan umiku yang sedang duduk diruang keluarga.


"Sepertinya dia masih marah mi! " ucap abi


"Iyah bi, nanti umi akan bicara keoadanya." ucap umi


"Biarkan dia sendiri dulu mi, dan abi harap umi bisa mengiyakan keputusan abi tadi." ucap abi


"Umi hanya tidak ingin terjadi sesuatu kepada zizah bi. Mesir itu jauh loh bi." ucap umi


"Abi juga tau mi kalau Mesir itu jauh, bahkan abi kuliah disana beberapa tahun. Tetapi zizah pergi tidak sendiri, ada fatih bersamanya. Abi yakin fatih akan menjaganya. " ucap abi


"Baiklah! umi memberi izin demi kebahagiaan putri kita bi. " ucap umi seraya memeluk abi yang sedang duduk di sampingnya


"Nah itu baru istri abi." ucap abi membalas pelukan umi


Sedangkan ditempat lain, tepatnya di kediaman ustadz arif


"Kak temani adek ke toko buku yah! " pintar salwa kepada Azzam


"Jam berapa? " tanya Azzam


"Habis shalat ashar. " ucap salwa


"kak ada kerjaan ba'da ashar dek."ucap Azzam


"Yah kak! Gimana dong? Ade sam siapa perginya? "Ucap salwa


"Ade pergi sendiri aja! Nanti lain kali baru perginya kak antar! " ucap Azzam


"Ihhh! Kak tega membiarkan adik kak pergi sendirian? "Ucap salwa cemberut


"Ya mau gimana lagi, kak ada pekerjaan penting. " ucap Azzam


"Kak lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan sifa adik kak satu-satunya. "Ucap salwa cemberut

__ADS_1


"Kenapa anak cantik abi cemberut seperti ini." ucap ustadz Arif yang tiba-tiba datang


"Kak bi!" ucap salwa manja


"Kenapa jadi kak sih? " ucap Azzam


"Ada apa sayang? "Tanya ustadz Arif


"Kak tidak mau antar adek ke toko buku bi. " ucapku kepada abi


"Kenapa kak tidak mau mengantar ade? " tanya ustadz Arif kepada kak Azzam


"Kak ada pekerjaan penting bi, pekerjaan ini tidak dapat dialihkan pada orang lain." ucap Azzam


"Tapi bi, masa adek perginya sendiri." ucap salwa pada ustadz Arif


"Ya udah, abi yang antar, tetapi setelah abi mengantar ade ke toko buku, kita gantian antar abi kesuatu tempat! " ucap ustadz Arif


"Oke bi! " ucap salwa


"Abi ingin berkunjung ke kediaman kiai Dahlan. " jawab abi


"Kita mau berkunjung ke pondok pesantren yang nantinya akan ade tempati bi? " tanya salwa


"Iyah nak! Mau ya! "Tanya ustadz Arif


"InsyaAllah bi! Ade mau kok." jawab salwa


"Tapi kok abi sudah rapi, kan kita perginya setelah shalat ashar? " tanya Azzam


"Abi ada jadwal kajian hari ini, jadi abi ingin kesana. Setelah ashar abi pulang dan kita berangkat. " ucap ustadz Arif


"Ade bisa ikut bi? " tanya salwa


"Kajiannya khusus ikhwah nak." ucap ustadz Arif

__ADS_1


"Gitu ya bi, ya udah adek tidak jadi ikut." ucap salwa bergelayut manja pada lengan ustadz Arif


"Iss, manja amat, sudah besar juga." ucap Azzam


"Syirik aja deh. " ucap salwa menjulurkan lidahnya ke arah Azzam dengan maksud mengejek


"Salwa! Tidak baik seperti itu, Azzam adalah kak kamu yang wajib kamu hormati! " ucap ustadz Arif


"Iyah abi, adek salah." ucapku menundukkan kepala


"Minta maaf sama kak! " seru ustadz Arif


"Maaf kak! Adek tidak bermaksud. " ucap salwa masih menundukkan kepalanya


"Tidak apa-apa kok adikku sayang. Jangan sedih dong! " ucap Azzam


"Terimakasih kak." ucap salwa memeluk Azzam


"Sama-sama bidadari kak. " ucap Azzam membalas pelukan salwa


"Nah gitu dong. Sesama saudara harus selalu seperti ini. Bukan hanya untuk saat ini. Tetapi saat umi dan abi sudah tidak ada. " ucap ustadz Arif


"InsyaAllah bi, Azzam akan senantiasa menjaga ade dengan segenap kemampuan kak."ucap Azzam


"Terimakasi kakaku sayang. Ade sayang menyayangi kalian pahlawan-pahlawan ade." ucap salwa memeluk kedua lelaki yang sangat berharga dalam hidupnya


"Kalian adalah pahlawan salwa Maaf salwa banyak salah. Dengan tidak memberi tahu kepada kalian tentang penyakit salwa. Semua salwa lakukan agar kalian tidak terlalu memikirkan salwa dan itulah sebabnya salwa menerima masuk pondok." gumam salwa dalam pelukan ustadz Arif dan Azzam


"Ya sudah abi berangkat ya! " ucap ustadz Arif


"Iyah abi Hati-hatiya! " ucap salwa


"Iyah nak! Assalammualaikum! " ucap abi melangkah pergi.


"Waalaikumsalam! " jawab salwa dan Azzam

__ADS_1


__ADS_2