
Jadi apa yang ingin abi bicarakan? " tanya kak Fatih
"Begini nak, nak salwa akan tinggal di rumah kita selama dia belajar disini, dan dia akan tinggal dikamar zizah. " ucap abi
"Kamar zizah? Mana bisa begitu bi, zizah gak suka berbagi kamar dengan orang asing bi. " ucapku
"Dia bukan orang asing nak, dia anak sahabat abi. Jadi dia keluarga kita. " ucap ab
i
"Tapi dia orang asing bagi zizah. Bagaimana bisa zizah sekamar dengan orang yang zizah tidak kenal. " ucapku
"Makanya kalian kenalan agar kalian bisa kenal. Dan abi juga berharap kalian bisa jadi teman atau bahkan sahabat. " ucap abi
"Dan abi juga berharap untuk Fatih agar hati hati, karena dirumah ini ada seorang perempuan yang bukan mahrom mu dan jangan sampai kejadian tadi terulang kembali. " lanjut abi
"InsyaAllah bi. " jawab kak Fatih
"Abi! Adek tidak ingin berbagi kamar. " ucapku
"Mau atau tidak salwa akan tetap sekamar denganmu. " ucap abi
"Tidak bisa begitu dong bi. " ucapku
"Abi sudah putuskan dan tidak ada yang bisa mengubahnya. " jawab abi
"Maaf Pak kiai. " ucap salwa yang dari tadi diam
"Iyah nak? "
__ADS_1
"Kalau Azizah tidak ingin sekamar dengan saya tidak apa-apa, biar saya tetap di kamar tamu saja. " ucap salwa
"Ihh dasar caper amat sih didepan abi. " gumamku
"Tidak apa-apa nak, saya sudah putuskan kalau kalian akan sekamar. " ucap abi
"Kenapa abi ngotot sih, dianya aja bisa nerima. " ucapku kesal
"Zizah. Sejak kapan abi mengajarimu menjadi anak yang seperti ini. Suka berbicara dengan nada tinggi kepada orang tua. " ucap abi
"Zizah gak akan seperti ini kalau tidak di ada sebab bi. " ucapku
"Akankah wanita yang seperti ini yang akan menjadi pendamping kak. Kak sangat lembut dalam bertutur kata dengan orang tua sedang dia. " gumam salwa
"Zizah! Abi sudah katakan abi tidak menerima bantahan. Dan belajarlah kepada salwa bagaimana cara bersikap kepada orang yang lebih tua. " ucap abi
"Ogah." ucapku beranjak pergi
"Tidak apa apa umi. Salwa mengerti kok. "
"Kami pindahkan saja pakaian kamu ke kamar zizah ya nanti akan datang lemari untuk menyimpan baju baju kamu. " ucap umi
"Iyah umi. Kalau begitu salwa mau kesekolah dulu. "
"Iyah nak. " ucap umi dan abi
"Assalamu'alaikum." ucap salwa menyalimi tangan mereka
"Waalaikumsalam." jawab semua orang
__ADS_1
"Fatih juga berangkat ya bi, mi. " ucap Fatih berpamitan
"Assalamu'alaikum."
"Waalaikumsalam."
Saat didepan rumah dia berpapasan dengan seorang gadis cantik memakai kerudung putih dan juga memakai seragam sekolah.
"Tunggu! " ucap kak Fatih
"Iyah." ucap salwa berhenti
"Saya ingin minta maaf mengenai kejadian tadi. " ucap kak Fatih
"Tidak masalah ustadz. " ucap salwa menunduk
"Nama kamu siapa? "
"Salwa ustadz. "
"Jangan panggil ustadz, panggil kak Fatih saja kalau dirumah, tapi kalau dikelas baru panggil ustadz. " ucap kak Fatih
"Iyah ust, eh maksudnya kak Fatih. " ucap salwa masih menunduk
"Baiklah kalau begitu saya duluan ya. " ucap kak Fatih
"Iyah kak. "
"Assalamu'alaikum! "
__ADS_1
"Waalaikumsalam! "