
Selesai sarapan aku kembali kekamar dan lanjut dengan tidur untuk menetralkan rasa jengkel ku ku kepada abi dan juga umi.
Lama aku tertidur akupun bangun dikarenakan suara ketukan pintu
Tok.... Tokk.... Tokk..
"Assalamualaikum nak zizah, ini mbok. "
"Loh ini apa mbok? Kok ada lemari baru? " tanyaku setelah aku membuka pintu
"Pak kiai yang menyuruh saya mengantar mereka kesini nak. "
"Ohh, silahkan dibawa masuk! " ucapku
"Abi sangat menjengkelkan, tapi jangan harap aku akan baik kepadanya. " gumamku
"Sudah nak, kami permisi dulu! "
"Iyah bi. "
Setelah kepergian mereka, aku kembali masuk kedalam kamar dan mulai merapikan kamarku dan setelah itu aku menyusun oleh-oleh yang akan aku bawa ke panti asuhan.
Setelah semuanya beres akupun segera mandi dan bersiap untuk pergi, saat melewati ruang keluarga kulihat abi dan umi ku sedang duduk bersama. Aku hanya melewati mereka tanpa ingin menyapa mereka
"Zizah tunggu! " ucap abi yang melihatku. Aku tidak menggubrisnya aku terus melanjutkan langkahku
"Azizah tunggu! Jika kamu berani keluar rumah tampa izin abi, maka jangan harap besok kamu dapat sekolah disekolah mu itu dan abi juga akan menyita segala fasilitas mu. " ucap abi lantang
Akupun berhenti melangkah dan berbalik kearahnya
"Jadi mau abi apa? "
__ADS_1
"Abi hanya ingin nak, sebelum pergi pamitlah lebih dulu. " ucap abi
"Sudah bi, sabar! Nanti darah tinggi abi kumat. " ucap umi
"Semakin abi memanjakanmu kamu semakin membuat abi merasa kecewa." ucap abi
"Baiklah zizah minta maaf! " pintaku
"Tapi zizah harus keluar sekarang karena zizah sudah buat janji dengan teman. " ucapku
"Abi tidak mengizinkanmu untuk keluar, lebih baik kamu kekamar mu sekarang! " ucap abi
"Tapi zizah sudah buat janji bi. "
"Abi bilang kekamar ya kekama. " ucap abi dengan nada tinggi
"Umi! Beri pengertian ke abi kalau zizah sudah ada janji dengan teman. " ucapku
"Bi! Biarlah dia pergi. Mungkin dia ingin melepas rindu dengan tamannya setelah satu pekan tak bertemu. " ucap umi mencoba membujuk abi
"Ayo lah bi! "
"Baiklah, tapi ingat harus pulang cepat. " ucap abi
"Baiklah."
"Umi terimakasih! Zizah berangkat dulu." ucapku menyalimi tangan mereka
"Assalamu'alaikum!"
"Waalaikumsalam!"
__ADS_1
Akupun pun pergi mengenakan taksi online karena pak budi sedang tidak ada dirumah. Saat dalam perjalanan aku menghubungi kedua sahabatku
📱"Gays, kalian dimana? "Tanyaku memelui pesan grub
📱"Aku di rumah. " jawab Dewi
📱"Aku juga. "Jawab Mita
📱"Kalian bolos sekolah? "
📱"Kami? Bolos? Gak layaw. "Ucap Mita
📱"Sekolah libur kali zah,"
📱"Tapi ngomong-ngomong kamu udah balik gak? "Tanya Dewi
📱"Sudah kok, tadi malam aku sampai, ini aku lagi dijalan menuju panti asuhan. "Jawabku
📱"Parah lu zah, kepangi gak ngajak kami. " ucap Mita
📱"Iyah parah bangat. "Ucap Dewi menimpali
📱"Ini juga mau ngajak mengakanya aku chet kalian. Datang ya setelah dari panti kita nongkrong. " ucapku
📱"Siap lah, aku OTW sekarang. "Ucap Mita
📱"Gas ful. " ucap Dewi
Aku pun tidak membalas pesan mereka
"Maaf dek! Kita sudah sampai. " ucap supir taksi
__ADS_1
"Terimakasih pak, ini uangnya. " ucapku menyodorkan uang kepadanya
"Terimakasih."