
Tiba di Sekolah, sesuai dugaanku bahwa aku akan dihukum oleh Pengurus osis karna keterlambatanku. Setelah hukumanku selesai akupun melangkahkan kakiku menuju ruang kelas. Setiba di kelas aku langsung di sambut dengan pertanyaan yang dilontarkan sahabatku.
"kok km telat sih?" tanya Mita kepadaku
Mita adalah salah satu sahabatku yang sangat dekat dengan ku selain Mita ada juga Dewi di Sekolah kami selalu bertiga dan tak jarang orang-orang selalu menyebut kami tiga serangkai.
"Aku telat gara-gara bangun kesiangan,"jawab ku
"Tapi kenapa tu muka keliatan masam sih?"ucap Dewi menimpali
"Gak apa-apa kok,"jawabku
"Kamu tuh gak pintar bohong Zah, pasti ada drama lagi kan sebelum kesini,"ucap Mita
"Kamu buat ulah lagi di rumahmu?"tanya Mita
"Enak aja, aku tuh gak pernah buat masalah, yang ada orang rumah tu yang suka urusi penampilan ku, penampilan sudah bagus malah pandangan mereka gak bagus, banyak pula lah alasannya, semua itu buat mood aku rusak."ucapku dengan nada kesal
"Yaelah, kamu kaya gak tau aja bagaimana keluarga kamu, udahlah dibawa santai aja, gak usah seperti itu."ucap Dewi
"Tapi kan tetap aja."jawabku
"Udahlah nanti aku pikirin ide deh untuk menghadapi keluarga kamu yang banyak aturannya itu."ucap Mita
"Benaran! Kamu gak bohongin aku kan?"tanyaku
"Benaranlah, emang aku pernah ya bohongin kamu?"ucap Mita
"Udah masalah Zizah nanti aja dibahasnya, itu Pak Reza sudah datang."Ucap Dewi
__ADS_1
"Assalamualaikum anak-anak?"sapa pak Reza
"Waalaikumsalam pak."ucap kami serentak
"Baik, tugas minggu lalu silahkan dikumpulkan kedepan!"ucap pak Reza
"Mit, Wi, emang ada tugas ya?"tanyaku
"Iyh! emang kamu tidak mengerjakannya?"jawab Mita kembali bertanya kepadaku
"Enggak, gimana dong ini? Aku pasti dapat hukuman, kenapa semalam kalian tidak memberi tahu ku sih."ucapku
"Matilah kamu Zah, pastilah itu hukumannya dilaporan sama kakak kamu, secara kan pak Reza temannya kakak kamu."ucap Dewi menimpali
"Kok kamu nambah-nambahin sih, kan aku jadi takut."ucapku
Dewi dan Mita pun mengumpulkan tugasnya kedepan sedang aku hanya diam saja di bangku ku, sampai suara pak Reza mengagetkanku
"Nurazizah Khairunnisa!"panggil pak Reza
"iyh pak."jawabku
"kenapa kamu hanya diam? Kumpulkan tugasmu kedepan!"ucap pak Reza
"A... Anu pak, maaf zizah lupa mengerjakannya."ucapku dengan menunduk
"Muju kedepan! Berdiri sampai jam pelajaran saya berakhir!"ucap pak Reza
"apa pak! Sampai jam pelajaran bapak selesai? Bisa-bisa kaki aku patah."protesku
__ADS_1
"Itu resiko yang tidak mengerjakan tugas."ucap pal Reza
"Tapikan pak, gak ada yang lain ya hukumannya?"tanyaku mencoba bernegosiasi
"Hukumannya saya tambah, nanti setelah jam saya habis ikut saya ke ruangan saya."uca pak Reza
"Kok di tambah sih pak, gak bisa gi...."ucapku terpotong
"sekali lagi bantahan hukuman semakin bertambah, silahkan maju kedepan dan laksanakan hukumannya!"ucap pak Reza
"iyh pak."ucapku
"ihh sial bangat hidup aku hari ini, ini semua gara-gara kakak, awas aja aku tidak akan mau bicara kepadanya nanti."gumam ku
"baik anak-anak kita lanjutkan ya pelajaran kita, buka bukunya halaman 125 silahkan dibaca dan buatkan kesimpulan, yang sudah selesai bisa dikumpulkan. Paham?"ucap pak Reza
"Paham pak!" ucap semua siswa serentak
Di saat semua siswa sedang asik mengerjakan tugas bel sekolah pun berdering, tanda waktu pelajaran telah usai
"Alhamdulillah."gumamku
"Baik anak-anak karna waktu telah habis, kita akhiri pelajaran kita hari ini dan akan dilamjutkan minggu depan, dan untuk tugasnya tetap dikumpulkan hari ini."ucap pak Reza
"Baik pak."ucap semua siswa
"Dan untuk kamu, ikut saya ke ruangan saya dan bawa tugas-tugas temanmu ini!"ucap pak Reza
"iyh pak."ucapku
__ADS_1