Takdir Cinta Azizah

Takdir Cinta Azizah
Part 9


__ADS_3

Di rumah saat kak Fatih telah sampai


"Assalamualaikum umi."ucap kak fatih


"Nak, bagaimana keadaan adikmu, apa dia baik-baik saja? Dia sudah sadarkan nak? Kenapa kamu malah pulang? Kamu tidak menjaga adikmu?"tanya umi


"Bukannya jawab salam malah disambut dengan segudang pertanyaan."ucap kak fatih pura pura kesal


"Astagfirullah! Umi lupa sayang, maaf ya! Umi sangat khawatir sama adikmu."ucap umi dengan raut wajah sedih


"Umi jangan khawatir! Adek baik-baik saja kok, dia sudah sadar dan nanti sore sudah bisa pulang."ucap kak fatih


"Alhamdulillah kalau seperti itu, umi senang mendengarnya,"ucap umi "tapi kenapa kak pulang tidak menunggu disana bersama abi?"tanya umi


"Abi yang menyuruh kak pulamg, soalnya ada jadwal kak di pesantrean, nanti sore kak juga akan jemput mereka kembali jadi umi tidak usah pikirkan lagi ya! InsyaAllah adek baik baik saja dan kalau umi mau ikut ke rumah sakit umi siap-siap saja, setelah shalat ashar kita berangkat."ucap kak fatih


"Iyh nak umi pasti akan ikut, sebalum melihat keadaan adek umi tidak akan tenang."ucap umi


"Iyh umi, kalau begitu kak ke pondok dulu, Assalamualaikum!"ucap kak fatih berlalu pergi


"Waalaikumsalam."jawab umi


Sore hari


"Umi sudah siap belum?"tanya kak fatih


"Sudah nak, umi ambil tas umi dulu ya, tunggu sebentar!"ucap umi berlalu pergi tampa menunggu jawaban dari kak Fatih


"Ayo nak! Umi sudah siap."ucap umi


"iyh umi."jawab kak fatih


Setiba di rumah sakit

__ADS_1


"Assalamualaikum!"ucap umi dan kak fatih bersamaan


"Waalaikumsalam."jawab abi


"Kalian sudah datang?"tanya abi


"Bagaimana keadaan anak kita bi?"tanya umi kepada abi


"Alhamdulillah dia baik-baik saja, umi tidak usah khawatir ya, dia sedang tidur dan kalau sudah bangun kita sudah boleh pulang."ucap abi


"Alhamdulillah."ucap umi


"Nak! Kamu urus adminustrasi adikmu ya! Agat kalau adek sudah bangun kita bisa segera pulang."seru abi kepada kak fatih


"Iyh bi, kak pergi dulu, assalamualaikum!"


"Waalaikumsalam."ucap umi dan abi bersamaan


Saat kak fatih sudah diluar ruangan aku mulai membuka mata sebagau tanda bangun tidur


"Nak apa yang adek rasakan? Apa ada yang sakit sayang?"tanya umi khawatir


"Ade sudah tidak apa-apa kok, umi jangan khawatir ya, bidadari umi yang cantik ini kan kuat, jadi gak akan merasakan sakit."ucapku sambil tersenyum


"Kamu ini malah bercanda, umi itu khawatir sayang, jangan sakit-sakit ya!"ucap umi


"InsyaAllah ade akan jaga kesehatan adek, suapaya umi dan abi tidak khawatir lagi sama adek."ucapku


"Bukan hanya abi sama umi yang khawatir tapi kak juga,"ucap kak fatih yang baru memasuki ruangan


"Iyh, iyh biar kalian semua tidak khawatir lagi."ucapku


"Gadis pintar, ini adiknya siapa sih pintar amat."ucap kak fatih menarik kedua pipiku

__ADS_1


"Ihh... Kak sakit tau, bi! Liat kak, dia menganiaya adek." aduku kepada abi


"Sudah! Jangan bertengkar! Kak bagaimana sudah selesai?"tanya abi


"Sudah bi, dan kita sudah boleh pulang."ucap kak fatih


"Alhamdulillah."ucap umi


"Hore!!! Bisa pulang, sudah tidak sabar tidur di kasur empukku yang nyaman di rumah."uacapku girang


"Biasa aja kali, kaya sebulan aja tidak tinggal di rumah, padahal baru juga kemarin."ucap kak fatih


"Sirik aja sih kak fatih ini, suka-suka zizah dong." ucapku


"Sudah! Sudah! Kalian ini tidak di rumah, tidak di rumah sakit selalu saja bertengkar, umi pusing dengarnya."ucap umi melerai


"Lihat gara-gara kalian istri abi jadi pusing."ucap abi "Tidak apa apa sayang, mana kepalanya yang sakit, sini abi pijiat."lanjut abi yang hendak memijat kepala umi


"Apa sih bi, didepan anak-anak juga, malu tau."ucap umi


"Kenapa mesti malu, abi kan mau membantu istri yang sedang sakit."ucap abi


"Tapi tidak didepan anak-anak juga kali bi."ucap umi


"Stop!!!"ucapku dan kak fatih bersamaan


"Kenapa jadi abi dan umi yang bertengkar?"tanya kak fatih


"Betul itu, kalau abi dan umi bertengkar, kapan zizah pulangnya?" ucapku


"Maafkan abi sayang! Ini semua gara-gara kakakmu."jawab abi


"Loh kok kak sih bi?"tanya kak fatih

__ADS_1


"Sudah kita siap-siap saja untuk pulang."ucap umi


Pembincangan yang mengarah perdebatan itu pun selesai dan kami bersiap siap untuk pulang.


__ADS_2