
Di rumah
Setiba di rumah ku ucapkan salam
"Assalamu alaikum umi, zizah pulang!" ucapku
"Waalaikumsalam!" ucap orang yang ada di ruang tamu. Kupandangi orang yang ada diruang tamu tersebut yang tak lain adalah abiku
"Ehh abi, zizah pikir abi tidak di rumah." ucapku tersenyum seraya menghamoirinya dan menjebak tangannya
"Adek dari mana? Kenapa pak Budi disuru pulang?" tanya abi penuh selidik
"Ade dari tokok buku bi." ucapku
"Apa yang ade lakukan di toko buku?" tanya abi
"Ya beli buku lah bi, masa beli baju. Abi gimana sih." ucapku tersenyum
"Terus bukunya mana?" tanya abi
"Aduh gimana ini? Abi pake segala nanya lagi." gumamku
"Kok ade ditanya malah diam sih? " tanya abi lagi karna aku masih diam
"Ehh, abi tanya apa tadi?" tanya ku
"Abi tanya mana bukunya kalau ade pergi ke toko buku?" ucap abi mengulang pertanyaannya
"Ohh bukunya ada sama Mita dan Dewi bi." jawabku "tadi ade lupa ngambilnya." lanjutku
__ADS_1
"Ade tidak sedang berbohong kan?" ucap abi penuh selidik
"Gak kok bi, zizah gak bohing." ucap ku
"Ya udah ade sudah shalat zuhur tadi?" tanya abi
"Belum bi, soalnya zizah lupa." ucapku
"Ya Allah nak, ini sudah masuk waktu ashar loh nak." ucap abi
"Kan ade lupa bi." ucap ku
"Ade selalu saja begitu, adek tidak malu sama Anisa keponakanku yang menangis jika ketinggalan waktu shalat." ucap abi
Ya keponakanku sangat berbeda dengan ku dia akan menangis jika waktu shalat dia lewatkan. Pernah suatu waktu aku jalan berdua dengannya ke mall
"Tente ini sudah pukul 14:10 kita ke musholla yuk!" ajaknya
"Tante lapar, kita makan dulu setelah itu kita ke mushollah." ucapku
"Tapi ini sudah lewat tante, nanti kalau makan dulu keburu habis waktunya." ucanya
"Kata kakek, kalau kita lapar tidak baik untuk shalar, karna hanya akan mengganggu kekhusyuan shalat kita, jadi makan dulu baru shalat." ucapku
"Tapi waktu shalatnya semakin menipis tante." ucapnya
"Makanya jangan ajak tante berdebat. Kita ke restoran dulu kemudian ke mushollah." uacapku
Kami pun melangkah ke arah restoran yang ada didalam mole tersebut
__ADS_1
Di restoran
Saat kami sudah berada didalam resto datanglah pelayan resto di meja kami
"Maaf ada yang bisa dibantu. Ini buku menunya!" ucap pelayan resto mengulurkan buka menu
"Sebentar ya kak!" ucapku meraih buku tersebut
"Kamu mau makan apa?" tanyaku padanya
"Nasi goreng siput dan es teh manis." ucapnya
"Oke kak! Kami
pesan nasi goreng siput 2 es teh manis juga 2." ucapku kepada pelayanresto
"Baik dek! Mohon ditunggu ya kak." ucapnya berlalu pergi
Lama kami menunggu pesanan kami tidak juga datang, ku pandangi keponakanku yang mulai gelisah dan memandangi jam tangannya terus. Aku yakin dia memantau jam untuk shalat zuhur
"Tante! Kok lama sih? Ini udah jam 14:30. Kita belum shalat." ucapnya
"Sabar napa sih. Orang sabar di sayang Allah." ucap ku
"Tapi shalat itu penting." ucapnya
"Sabar dong pengunjung resto ini banyak makanya agak sedikit lama pesanan kita datang." ucapku
"Tapi ka..." ucapnya terpotong
__ADS_1