
Yah yang dimaksud Azzam adalah Azizah yang ditemuinya secara tidak sengaja di masjid beberapa minggu lalu
Flashback On
Kejadiannya bertepatan dengan kegiatan Azzam yang mengisi tausiah disalah satu masjid menggantikan ustadz Arif waktu itu.
Saat itu Azzam sedang buru-buru karna ada hal penting, dan tampa sengaja dia menabrak seorang perempuan
"Aduh." keluh Azizah yang ditabrak Azzam
"Kalau jalan liat-liat dong, liat karna kamu menabrak ku jualan ibu itu berantakan."ucap Azizah emosi
"Maafkan saya, saya tidak sengaja dan saya sedang buru-buru. "Ucap Azzam ingin melangkah pergi
"Enak aja main pergi setelah buat keruauhan, kamu harus tanggun jawab!" ucap Azizah
"Tanggun jawab apa? aku sedang buru-buru ada hal penting yang harus saya hadiri. " ucap Azzam
"Hal yang kamu anggap penting itu tidak kalah penting dengan dagangan ibu ini, kalau kamu tidak ganti rugi maka ibu ini tidak akan makan hari ini. Dan itu semua karena mu. " ucap Azizah tegas
"Kenapa saya. Kamu yang jatuh ke dagangan ibu itu, lalu kenapa saya yang harus ganti rugi? " ucap Azzam
"Saya tidak akan jatuh kalau kamu tidak menabrak saya. " ucap Azizah
"Gak bisa gitu dong. Saya sudah minta maaf dan saya buru-buru. " ucap Azzam
"Jangan harap kamu bisa pergi sebelum kamu ganti rugi. " ucap Azizah mengambil kunci mobil yang ada ditangan Azzam
"Hei, kembalikan kunci mobilku, saya sedang buru-buru. " ucap Azzam
"Sudah nak! Tidak apa-apa mungkin hari ini bukan rezeki ibu. " ucap Ibu yang dagangannya hancur gara-gara ditimpah Azizah
"Tidak bisa gitu dong bu, dia yang membuat semua ini jadi dia harus tanggun jawab. " ucap Azizah
"Tapi dia sedang buru-buru nak. " ucap Ibu itu lagi
"Pokok nya tidak bisa. " ucap Azizah bersikeras ingin Azzam tanggun jawab
__ADS_1
"Kamu ini aneh, yang punya dagangan tidak mempermasalahkan kenapa kamu yang jadi memperpanjang masalah sih? Kembalikan kunci mobil saya! " pintar Azzam
"Jangan harap. " ucap Azizah
"Baik lah saya akan ganti rugi, tapi dompet saya ada di mobil, jadi kembalikan kunci mobil saya dan saya akan ambilkan uangnya! " ucap Azzam
"Nak! Bukannya tadi kamu ingin shalat ya? " ucap Ibu itu
"Aduh, jadi lupa kan gara-gara cowok resek ini." jawab Azizah
"kalau begitu zizah ke masjid dulu ya bu, jagain nih cowo biar gak kabur. " ucap Azizah melangkah pergi
"Hei! Kunci mobil ku kembalikan dulu, saya sedang buru-buru. "Ucap Azzam, namun Azizah tak mempedulikannya
"Dasar cewek barbar, tapi cantik. "Ucap Azzam lirih
"Astagfirullah, ampuni hamba yaAllah! " ucap Azzam tatkala dia sadar telah memuji yang tak sepantasnya dia puji
"Maaf ya nak! Masalahnya jadi panjang deh. " ucap Ibu pedangan
"Tidak masalah bu, kalau boleh tau dia anak Ibu ya? " tanya Azzam
"Saya kira dia anak Ibu, soalnya dia ngotot minta ganti rugi. " ucap Azzam
"Nak Azizah memang demikian nak, dia akan melawan para preman yang kadang malak disekitaran sini demi membela kami para pedagang kecil disini. Pedagang disini semua pada kenal dengan dia. Anaknya baik, dan dengar dengar dia juga seorang anak kiai di kota ini." ucap Ibu pedangan
"Anak kiai? Tapi pakaiannya tak mencerminkan dia anak seorang kiai. " ucap Azzam
"Jangan menilai orang dari apa yang kamu lihat. " ucap Azizah yang tiba-tiba datang
"Akhirnya kamu datang juga, kembalikan kunci saya! " pinta Azzam
"Ganti rugi dulu kalau mau kunci kembali. " ucap Azizah
"Oke ikut ke mobil saya! " jawab Azzam
"Baiklah, silahkan jalan saya ikuti dari belakang! " ucap Azizah
__ADS_1
Azzam pun berjalan menuju mobilnya dan Azizah mengikutinya
"Bu! Zizah kesana sebentar ya! " ucap Azizah melangkah pergi
"Iyah nak. " ucap Ibu pedagang
Sesampainya di mobil, Azzam menyodorkan tangannya ke arah Azizah
"Apa? " tanya Azizah bingung
"Kunci." ucap Azzam
"Biar aku saja, entar kamu kabur lagi. " ucap Azizah maju ke arah pintu mobil
"Terserahmulah." ucap Azzam pasrah
Azizah pun masuk kedalam mobil untuk mengambil dompet milik Azzam
"Nih." ucap Azizah menyodorkan dompet ke arah Azzam
"Berapa ganti ruginya? " tanya Azzam
"Satu juta. " ucap Azizah santai
"Sejuta? Kamu mau malak saya? " ucap Azzam
"Kerugiannya memang sejuta, kamu mau atau gak itu urusan kamu, kalau kamu kasi kunci mobilku kembali kalau gak ya udah saya pergi dengan kunci mobil ini. " ucap Azizah ingin melangkah pergi.
"Oke baik baiklah. Ini satu juta. " ucap Azzam menyodorkan uang kepada Azizah
"Tunggu! Saya hitung dulu." ucap Azizah
"Ya elah, itu sudah cukup. " ucap Azzam sedang Azizah sibuk menghitung uang
"Oke pas, ini kunci mobil kamu, dan kamu boleh pergi. " ucap Azizah melempar kunci kearah Azzam
"Sangat tidak sopan. " ucap Azzam masuk kedalam mobil dan melaju pergi.
__ADS_1
Flashback Of