
Rumah sakit
"Sus! Dokter Raihannya ada? "Tanyaku
"Ada kok dek di ruangannya. " ucapnya
"Baik sus, terimakasih ya, saya kesana dulu. " ucapku
"Iyah dek, sama-sama. " jawabnya
"Ayo Rum! " ajakku
Setiba di depan ruangan dokter raihan akupun mengetuk pintu ruangannya.
"Tok... Tok... Tok... " bunyi pintu diketuk
"Masuk! " jawab orang yang ada didalam ruangan. Akupun melangkah masuk kedalam ruangan tersebut
"Eh zizah. Kamu sakit lagi? Kenapa tidak memanggil saya saja kerumah? " tanya dokter Raihan
"Satu-satu kali dok tanyanya. " ucapku
"Tinggal dijawab aja. " ucapnya
"Bukan zizah yang sakit, tapi anak ini. "ucapku menunjuk ke arah Rumi
"Dia siapa? " tanyanya
"Teman aku. " ucapku
"Teman? Sejak kapan temanmu anak kecil, dan ini kenapa masih pake baju sekolah? " tanyanya lagi
"Kak ini dokter bukan sih? Bukannya meriksa pasien malah banyak tanya. " ucapku
"Gitu aja kok marah," ucapnya
"Baringkan diatas brangkar disebelah sana. " lanjutnya menunjuk kearah brangkar.
Tampa menjawab aku pun melangkah kearah yang ditunjuk.
Setelah diperiksa aku pun bertanya
"Bagaimana dok? " tanyaku
__ADS_1
"Dia sepertinya gejala DBD, tekanan darahnya juga rendah serta HB nya juga rendah makanya dia kelihatan pucat. " ucapnya
"Terus? " tanyaku
"Dia harus dirawat disini agar dapat perawatan yang maksimal dari dokter. " ucapku
"Baiklah! Tapi dokter boleh bantu zizah untuk mengurus ruang perawatannya? " ucapku
"Boleh sih, nanti saya minta ke suster untuk mengurusnya. "Jawab nya
"Terus biayanya? " tanyaku
"Silahkan urus dibagian administrasi. "Jawabnya
"Bisa nyicil gak? "Tanyaku, .
Mendengar pertanyaanku membuatnya bingung
"Maksudnya nyicil? Masa anak seorang kiai terkenal serta adik seorang pengusaha bayar pengobatan nyicil. " ucapnya tertawa
"Ihh kok dokter malah ketawa sih, zizah serius bertanya. " ucapku
"Kak mu bangkrut sehingga kamu minta biaya rumah sakit nyucil
"Kak! Kalau kak gak ada uang, Rumi dirawat dipanti aja. Rumi tidak ingin membuat kak repot. "Kini Rumi ikut berbicara
"Kak liat, tidak kasihankah kak melihat anak yatim piatu yang tidak punya kedua orang tua serta sedang sakit harus dirawat dirumah karna tidak bisa bayar biaya rumah sakit. " ucapku berhatap dia membolehkan
"Baiklah, anak ini akan dirawat dirumah sakit ini secara gratis. " ucapnya .
"Benarkah? "tanyaku memastikan
"Iyah." ucapnya
"Terimakasih dokter, gak sia-sia kak Fatih punya teman seorang dokter dan menejer rumahsakit pula. " ucapku Senang
"Sama-sama." jawab nha
"Ohh Iyah satu lagi. " ucapku
"Apa? " tanyanya
"Rumi kan harus dirawat di rumah sakit, ibu panti tidak bisa menjaganya. Terus besok juga aku akan ikut kak Fatih ke Mesir selama seminggu. Jadi zizah minta tolong jagain Rumi ya! " ucapku
__ADS_1
"Ini namanya sudah ditolongin dimanfaatin lagi. " ucapnya membuang nafas kasar
"Sekali-kali kak, boleh ya! " ucapku
"Baiklah! Tapi tidak gratis. " ucapnya
"Yaelah, gak ikhlas amat. " jawabku
"Yasudah kalau gak mau. " ucapnya
"Lama-lama kak ngeselin ya. " ucapku
"Biar aja. " ucapnya
"Apa imbalannua? "Tanya ku
"Belikan saya oleh-oleh dari Mesir. " ucapnya
"Ihh kirain apa, baiklah. " ucapku
"Saya minta suster dulu untuk menyiapkan ruangannya. Ucapnya.
"Baiklah kami tunggu disini ya. "jawabku
Setelah ruangan sudah siap, Rumi pun dipindahkan keruangan tersebut. Waktu menunjukkan pukul 16:00 sore
"Rum! Kak mau shalat dulu, habis itu kak pulang. Tidak apa-apakan kalau Rumi kak tinggal. " ucap ku
"Gak apa-apa kok kak, kan ada suster. " ucapnya
"Nanti kak kabari bunda, memberitahu kalau Rumi harus dirawat. " ucapku
"Iyah kak. Terimakasi banyak ya, kak memang baik. " ucapnya
"Sama-sama sayang, cepat sehat ya, dan kak juga ingin minta maaf karna kak tidak bisa menemani Rumi selama dirawat soalnya besok kak ke Mesir selama seminggu bersama kak nya kak zizah. " ucapku
"Gak apa apa kok kak, Rumi tidak masalah kok, justru Rumi bersyukur karna kak Rumi bisa berobat secara gratis disini." ucapnya
"Tapi Rumi janji sama kak setelah kak pulang Rumi harus sedah sembuh dan ada di panti. Dan nanti kak minta Mita dan kak Dewi nemanin Rumi di sini
"Terimakasi kak. " ucapnya
"Yasudah kak pulang ya. Assalamu'alaikum adik cantik! " ucapku keluar dari rungan rawatnya
__ADS_1
"Wa'alaikumussalam." jawabnya