Takdir Cinta Azizah

Takdir Cinta Azizah
Part 18


__ADS_3

Di atas panggung


"Untuk seseorang yang spesial. "Cinta luar biasa"." ucap kak Nando sebelum bernyanyi


Cinta luar biasa


Waktu pertama kali


kulihat dirimu hadir


Rasa hati ini inginkan dirimu


Hati terang mendengar suara indah menyapa


Gelora nya hati ini tak ku sangka


Rasa ini tak tertahan


Hati ini selalu untukmu


Terimalah lagu ini dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu

__ADS_1


Banyak pengunjung yang terkesima dengan penampilan kak Nando. Di tengah lagu, kak Nando turun dari panggung dan menghampiri mengajakku naik ke atas panggung


"Ayo! " ucapnya meraih tanganku


Sebenarnya aku tidak ingin naik keatas panggung tetapi suara pengunjuk bersorak memenuhi ruangan cafe


"Ayo naik"


"Ayo dong, kalian sungguh romantis"


Dan masih banyak lagi sorakan meraka dan mau tidak mau akupun ikut naik keatas panggung dengan digandeng oleh kak Nando. Setibanya di atas panggung kak Nando meneruskan nyanyiannya dengan terus menggemgan tangan ku.


Hari hari berganti


kini cintapun hadir


Melihatmu memandangmu bagai bidadari


manis senyum bibirmu


Hitam panjang rambut mu anggun terikat


Rasa ini tak tertahan, hati ini selalu untukmu


Rasa ini tak tertahan


Hati ini selalu untukmu


Terimalah lagu ini dari orang biasa

__ADS_1


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu


Kak Nando terus bernyanyi sambil menggenggam tangan ku serta menatapku penuh cinta. Aku yang di perlakukan seperti ini hanya bisa menunduk untuk menetralkan ritme jantungku yang seolah baru selesai lari maraton


Saat musik berhenti gemuruh tepuk tangan menyoraki penampilan kak Nando. Kak Nando hanya tersenyum ke arah pengunjung sekilas dan kembali menatapku


"Terimakasi semua." ucap kak Nando melihat kearah pengunjung


"Terimakasi juga." ucap kak Nando mencium punggung tanganku. Kondisi cafe semakin riuh atas ulah kak Nando


"Terimakasih untuk apa?" tanyaku


"Karna mau menemaniku diatas panggung."ucap kak Nando


Aku hanya diam tidak berkata apapun lagi, aku benar benar malu dibuatnya. Ingin marah, tetapi entah mengapa hatiku merasa senang karna ini semua


"Sebelum kami turun dari panggung ini, aku ingin mengatakan sesuatu." ucap kak Nando


"Jangan-jangan dia mau menembak si ceweknya." ucap pengunjung 1 menduga duga


"Tembak aja bang ceweknya." ucap pengunjung 2


"Jangan bilang kak Nando mau nembak zizah!" ucap Dewi

__ADS_1


"Aku gak mimpi kan Dew?" ucap Mita


"Ini nyata Mit." ucap Dewi


__ADS_2