Takdir Sakinah

Takdir Sakinah
episode 15


__ADS_3

15


5 TAHUN KEMUDIAN......


Seorang mama muda. Benama Rania putri dirgantara sehari hari disibukkan untuk mengurus kedua nanya bernama KENZO PUTRA RENALDI DIRGANTARA DAN KENZI PUTRA RENALDI DIRGANTARA. mereka tumbuh menjadi anak anak yang tampan serta gendut. Membuat mereka unyu unyu. Sekarang Rania sudah kembali lagi keperumahan elit dijakarta. Saat umur sikembar baru dua tahun. Kak Reno sudah menikah dengan dokter mia. Tapi belom juga mempunyai keturunan. Padahal mereka menikah saat baby duo ken berusia 2 bulan. Jika dihitung usia pernikahan mereka sudah 5 tahun. Tapi mereka enjoy saja. Mungkin Tuhan belom memberikan kepercayaan kepada mereka. Papa mama juga sehari hari selalu bermain bersama kedua cucu nya. Kenzo dan Kenzi menjadi anak penurut dan pendiam. Mereka sangat tampan wajahnya pun sangat mirip dengan papi vian.


"Kenzo, kenzi bangun sayang. Katanya mau main ke Timzone paman Reno dan bibik mia sudah datang untuk menjemput kalian? " Ucap Rania membangunkan kedua anaknya. Sudah kebiasaan seperti ini jika hari libur sekolah sikembar akan bangun jam 10 siang,


"Mami gak ikut ke mall? " Ucap Kenzo cemberut.


"Ya tidak mami kan mau bantuin omma masak. Apa kalian lupa nanti malam itu ulang tahun kalian yang ke 5 tahun. Makanya kalian akan diajak jalan jalan sama paman dan membeli mainan yang kalian mau tapi ingat satuan orang hanya dapar mainan saja apa kalian mengerti? " Ucap Rania dengan lembut.


"Mengerti mami.." Ucap sikembar kompak.


Kedua anak Rania masuk kedalam kamar mandi. Dan Rania menyiapkan baju ganti untuk keduanya.sedangkan dua mbak sebagai pengasuh sikembar hanya membantu ala kadarnya Beberapa saat kemudian mereka berdua sudah keluar dari kamar mandi. Hanya memakai handuk saja.


"Mami kita sudah selesai" Ucap Kenzo yang diangguki kenzi.


Rania segera memakaikan pakaian anak anak nya bergantian dibantu oleh kedua pengasuh.. Setelah itu menyisir rambutnya yang hitam lebat dan lurus itu ya kedua rambut anak nya di model macam artis. Kata oppa biar gaul. Dibelakang diberi sentit yang panjang. Serta diatas telingga diberi jalan rel kereta api. Lucu bukan. Mereka berdua adalah kesayangan oppa salim.


"Udah anak anak Mami udah tampan tampan dan cool.. Wah mami jadi jatuh cinta sama kalian? " Ucap mami Rania memeluk kedua anak nya. Setelah itu Rania menuntun kedua anaknya di sisi kiri dan sisi kanan. Mereka bertiga turun kelanti bawah .karena kamar sikembar berada di lantai atas. Sampai dibawa mereka berdua segera berlari menghampiri paman dan bibik nya serta omma dan oppanya.


"Paman...? " Teriak sikembar berlari memeluk paman Reno.

__ADS_1


" Wah... Keponakan paman udah tampan tampan.... Selamat ulang tahun ya sayang.. Dan hari ini papan dan bibik akan membawa duo ken jalan jalan sehari an sampai puas. Dan nanti malam kita merayakan ulang tahun duo ken dengan meriah..." Ucap Reno antusias karena dia sangat mencintai kedua keponakan nya ini.


"Apa kenzi boleh minta hadiah kepada paman? " Ucap kenzi


"Apapun yang duo ken minta paman akan belikan sayang? "Ucap Reno antusias mencium kedua pipi kedua keponakan nya.


"Tapi ingat....? " Ucap Rania terpotong si kembar.


"Seorang hanya boleh membeli satu mainan? " Ucap dua ken kompak... Membuat semua orang tersenyum.


"Anak mami pinter baget sih? " Ucap Rania merentang kan tangan nya.


"Kenzo/kenzi gitu lhooo? " Ucap sikembar kompak dan berlari memeluk maminya.


"Ingat jangan nakal ya sama bibik dan paman sayang? " Ucap Rania mengelus kepala anaknya.


Setelah itu reno dan Mia pamit membawa kenzi dan Kenzo berangkat ke mall. Sedangkan oppa menuju ke ruang kerjanya dirumah itu. Mami Rania dan omma Mikha. Kedapur dengan ditemani kedua asisten rumah tangga nya untuk memasak nasi tumpeng dan bebrapa lauk nya untuk acara ulang tahun nanti. Beserta memesan kue ulang tahun besar dua. Dan bertema Spider man dan betmen. Tokoh kesukaan mereka berdua, beserta kue box 100 box untuk mereka bagikan ketamu tamunya nanti.


Disisi lain...


"Bagaimana bayu...? " Ucap vian dengan Datar


"Semua sudah siap tuan. Saya juga sudah membeli kan apartemen disana. Karena kita disana entah sampai kapan? " Ucap bayu sang asisten.

__ADS_1


" Baik lah sebelum berangkat ke Jakarta, kita mampir kerumah mama dan papa dulu " Ucap vian dengan datar


"Baik tuan...? Mari...." Ucap bayu.


Akhirnya mereka berdua berjalan keluar dari kantor. Untuk pulang kerumah papa dan mama. Ya vian sudah memaafkan mamanya. Tapi vian tetap tinggal di apartemen. Sedangkan Mutia dan hasan sekali sekali pulang ke apartemen hanya untuk mengunjungi vian setelah itu kembali lagi ke asrama. Vian juga sudah mengikhlaskan sakinah. Mengikhlaskan bukan berati melupakan ya. Vian sudah tidak uring uring an seperti tahun tahun kemaren dia lebih banyak diam dan bicara seperlunya. Dia percaya dengan keajaiban. Maka dia percaya bahwa sakinah akan kembali lagi pada nya suatu saat nanti. Hanya perlu berdoa dan ikhlas. Serta bersabar. Dan selama 5 tahun ini vian selalu menyendiri. Dia hanya mau bertemu orang di kala mengurus pekerjaan saja. Seperti saat ini dia akan pergi ke Jakarta karena perusahaan cabang di sana ada masalah. Mau tidak mau vian lah yang harus angkat tangan. Sebenarnya vian malas untuk membahas masalah ini selalu saja ada orang yang bermain curang di perusahaan nya vian berencana akan memusnahkan orang seperti itu.


Beberapa saat kemudian Bayu dan vian sudah sampai didepan rumah orang tuanya. Mama yang mendengar suara mobil langsung keluar diikuti oleh perempuan yang sangat cantik tapi masih cantik sakinah.


"Kamu pulang sayang? " Ucap mama Diana senang


"Hem..." Dehem vian langsung masuk kedalam rumah. Membuat mama tersenyum kecut. Setelah itu mama kembali masuk dan menuntun perempuan itu. Vian duduk didepan papanya. Dan bayu berdiri di belakang nya. Mama langsung duduk disamping papa. Dan mengkode perempuan itu agar duduk disamping vian. Dan vian tau semua itu. Vian mengeluarkan pistol nya dan ditaruh dikening perempuan itu.


" Menyingkir lah dari hadapan ku j@l@ng jika kau tidak ingin mati sia sia dihadapkan ku. Perempuan rendahan seperti mu tidak pantas duduk disamping ku. Hanya sakinah yang pantas duduk disamping ku? " Ucap vian dengan dingin dan wanita itu sudah gemeteran ketakutan. Dia mundur perlahan dan langsung keluar dari rumah itu. Mama masih shok dan tidak bisa mengeluarkan kata kata dia tidak menyangka sang anak akan merespon seperti ini. Lagi lagi dia berbuat kesalahan. Papa bambang menatap tajam sang istri. Sang istri ini terbuat dari apa sebenarnya. Dulu sudah membuat kesalahan fatal dan sekarang setalah anak nya berubah seperti ini dia akan membuat masalah lagi.


"Dan untuk mu ma. Jangan sekali kali mama mencari kan aku perempuan mana pun. Hanya sakinah yang pantas untuk ku tidak ada yang lain. Ingat dengan kesalahan mu dimasalu. Jika mama masih berani mencarikan perempuan lain. Aku akan membunuh nya. Ingat itu" Ucap vian dingin dan datar. Membuat mama ketakutan karena ancaman nya.


"Bodoh kamu diana bodoh kamu? " Ucap mama Diana dalam hati.


"Aku ke sini hanya ingin berpamitan aku akan kejakarta dan entah kapan akan kembali. Aku harus membereskan tikus tikus yang bekerja di perusahaan yang ada di jakarta? " Ucap vian dengan datar dan langsung berdiri. Dan memasukkan pistol nya kedalam saku jasnya.


"Hati hati nak? " Ucap papa bambang dan vian hanya mengangguk dan keluar dari rumah papa mamanya. Setelah vian sudah pergi papa marah marah kepada mama.


"Kamu sungguh bodoh ma. Baru saja kamu mendapat maaf dari vian sudah bikin masalah lagi. Lihat akibat kelakuan yang sok sok an ingin menjodohkan dia. Dia berbicara dengan kita seperti berbicara kepada orang asing ini semua karena kesalahan mu.? " Ucap papa marah marah.

__ADS_1


"Maafkan mama pa, mama cuma ingin membuat vian bahagia. Dan tidak Larut larut dalam kesedihan? " Ucap mama menagis.


"Gampang ma gampang sekali agar bisa membuat anak kita bahagia dan ceria seperti dulu. Kembalikan sakinah yang sudah kamu buang itu kesisinya kembali. Puas kamu? " Bentak papa dan meninggal kan mama yang menangis sediri an diruang tamu. Papa benar benar kesal. Anak semata wayangnya begitu dingin dan datar dan seperti orang asing saja. Ini semua karena kesalahan fatal yang istrinya perbuat itu.


__ADS_2