
1 minggu seterusnya acara ulang tahun sikembar.pagi hari .. Rania membuat kan bekal kedua anaknya dengan lesu. Semua keluarga memandang nya aneh tidak seperti biasanya Rania seperti ini. Rania membuat telur mata sapi saja sampai salah. Telurnya dibuang kulit nya digoreng membuat mama Mikha mendekat dan menegur sang anak.
"Nia... Apa yang kamu goreng? " Tanya mama Mikha. Membuat Rania melihat kearah mamanya setelah itu melihat ke teflon.
"Astaga.. Mama....? " Ucap Rania kaget dan mematikan kompornya. Membuat Reno tergelak.
"Hahahahah kamu mau memberikan anak anak mu makan kulit telur hahaha? " Ucap Reno terbahak. Membuat nia sebal.
"Mas... Tegur Mia.
" Hehehe tidak tidak sayang? " Ucap Reno. Papa salim berdiri dan mendekat kearah mama dan Rania.
"Ada apa sayang.... Kenapa kamu lesu seperti itu..? " Ucap papa salim lembut.
Grep....
"Hikss hikss hiks.. Papa tadi malam q memimpikan dia pa.. Dia terlihat sangat tidak terurus sekian lama aku tidak pernah memimpikan dia. Tadi malam q memimpikan dia pa. Dia dia. Menjadi kurus pa. Dia dia sangat hikss hiks? " Ucap Rania tidak kuat untuk berbicara dia hanya bisa menangis terisak dipelukan papa salim.
"Sayang apakah kamu tidak ingin sama sekali bertemu dengan dia. Mungkin dia bingung kan? " Ucap papa salim
"Aku takut perempuan itu dan mama nya datang dan menyakiti anak anak ku pa. Aku tidak sanggup?? " Ucap Rania
"Sudah ya sayang. Jika sudah waktunya kalian bertemu pasti bertemu.? " Ucap mama Mikha mengelus punggung Rania dan Rania hanya mengangguk.
Beberapa saat kemudian sikembar sudah turun dan kedua mbaknya masing masing. Ya sikembar punya pengasuh sediri sendiri.
"Mami.... Mami.... Paman mami kemana? " Tanya kenzi
"Ada didapur ada apa...? " Tanya Reno
"Gak papa. Kenzi mau mami" Ucap kenzi
"Mami... Mamiiiii? " Teriak kenzi
"Kenzi telinga ku bisa budeg tau gak bisa gak sih gak usah berteriak? " Ucap kenzo yang sangat kesal.
"Maaf kak.. Aku hanya mau mami? " Ucap kenzi sedih.
"Ada apa sayang.. Mami lagi menyiapkan makanan untuk kalian? " Ucap Rania keluar dari dapur bersama mama dan papa.
"Mami... Mami anterin kenzi dan kenzo ke sekolah kan? " Ucap kenzi
"Kakak kenzi? " Ucap kenzo melotot
"Iya iya kakak kenzo puas? " Ucap kenzi kesal membuat semua orang tertawa.
"Iya mami hari ini yang ngatarin kalian tapi tetap mbak sari sama mbak Nur yang nunggu kalian sampai pulang sama pak supir nanti. Mama kan harus ke butik menemani omma? " Ucap Rania memasukkan kan bekal anak anaknya.
__ADS_1
"Mami tapi kenzi sama kenzo mau ditunggu mami sampai pulang? " Ucap kenzi manja
"Kenzi kakak...?? " Protes kenzo
"Hih kenapa sih.. Kita cuma beda bebrapa detik kita itu sama kenapa harus kakak kakakan segala sih menyebalkan? " Ucap kenzi marah dan kenzo hanya memutar matanya de malas.
"Sayang omma lagi banyak pesanan kasihan nanti kalau omma sendiri an nanti kecapek'an..? " Ucap Rania berucap dengan halus.
"Gak papa lah kenzi yang penting mami mengantarkan kita? " Ucap kenzo
"Baik lah? " Ucap kenzi pasrah. sangat sulit menyuruh mami agar mau menunggu dirinya disekolah an.
Dan akhirnya mereka semua sarapan bersama sama. Setelah sarapan Reno akan kembali keapartemen. Dan sikembar akan berangkat sekolah diantar mami dan mbak mbak nya.
"Ayo berangkat salim dulu sama omma dan oppa sama paman dan bibik juga? " Ucap Rania dan anak anak langsung mencium tangan orang tua satu persatu. Setelah itu naik kemobil. Setelah mobil yang dinaiki oleh Rania dan sikembar sudah tidak terlihat .papa juga berangkat kerja. Mama juga akan segera berangkat ke butik.Sedangkan paman Reno dan bibik Mia akan pulang keapartemen dan akan berangkat kerja masing masing. Bibik Mia kerumah sakit. Paman Reno ke kantor dirgantara.
Didalam mobil sikembar manja sekali kepada maminya. Kenzo dan kenzi memeluk mami nya dengan erat. Sambil bercanda satu sama lain. Saat lampu berwarna merah. Kenzo mengeluarkan kepalanya melalui jedela melihat banyak nya mobil dan sepeda montor berdenceng denceng.
"Kenzo awas kepala mu ayo masuk lagi? " Ucap Rania menarik anaknya.
"Sebentar mami " Ucap kenzo
"Kenzo nanti kalau ada montor dari belakang bagaimana "ucap Rania.
" Iya iya.. Ih..." Ucap kenzo masuk kedalam mobil lagi. Setelah itu bergantian dengan kenzi. Kenzi melihat mobil disebelah nya sang supir membuka kaca mobil nya dan menoleh kearah kenzi. Kenzi yang nakal langsung melotot kan matanya dan menjulurkan kan lidah. Setelah itu mengangkat jari Tengah nya πππdan tersenyum devil. Membuat sipengendara disebelah nya terkekeh.
"Kamu kenapa bay? " Ucap seseorang yang duduk disamping nya.
"Itu bos bocil nakal. Berani beraninya dia melotot pada saya dan menjulur kan lidah? " Ucap supir yang dipanggil bay itu. Hingga seorang yang dipanggil bos itu menoleh kearah bocah itu tapi hanya sekilas saja karena bocil itu sudah ditarik orang tua nya untuk masuk kedalam mobil lagi. Dan mobil itu kembali berjalan karena lampu sudah berganti warna hijau.
"Kenzi apa yang kamu lakukan ayo masuk, kamu ini nakal sekali. Gak boleh kayak gitu sama orang tua, nakal kami ini ? " Ucap Rania menegur anaknya setelah menarik masuk kedalam mobil lagi karena mobil sudah berjalan kembali.
"Habis muka orang itu menyebalkan? " Ucap kenzi membuat kedua mbaknya tersenyum lucu.
Beberapa saat kemudian sikembar sudah sampai di sekolahhan, mereka segera turun dan tas kedua nya dibawa oleh mbak masing masing.
"Mami kami masuk dulu ya...? " Ucap kenzi mencium tangan Rania diikuti noleh kenzo.
"Iya jangan nakal? " Ucap Rania
"Siap mami....? " Ucap kenzo dan kenzi.
Sikembar berlari kedalam kelas diikuti oleh dua mbak nya dan Rania masuk lagi kedalam mobil untuk menuju butik mamanya.
"Pak langsung kebutik, nanti setelah ini bapak kembali kesini menjemput anak anak" Ucap Rania
"Baik nyonya muda" Ucap pak supir.
__ADS_1
Lalu mobil itu berjalan menuju kebutik milik mama Mikha. Setelah 30 menit perjalan mereka sudah sampai didepan butik. Dan Rania segera turun dan masuk kedalam mobil. Setelah itu pak supir kembali lagi kesekolahan untuk menunggu anak anak.
Rania masuk kedalam dan disambut oleh mbak yana asisten dari mama Mikha.
"Selamat pagi mbak Rania? " Ucap mbak yana
"Selamat pagi mbak yana? " Ucap Rania ramah.
"Makin cantik aja mami muda ini. Makin iri deh saya? " Ucap yaya dengan gaya alay nya.
"Bisa aja mbak ini.. Mbak juga cantik kok. Apa lagi jadi cowok tulen wah ganteng banget... Biar bisa bilang LAKI hahahahaha? " Ucap Rania tergelak.
"Izz jahara kamu mbak Rania? " Ucap mbak yana. Sebenarnya mbak yana ini cowok tapi dia bertingkah seperti perempuan. Nama sebenarnya adalah yanto. Dan jika seperti ini namanya adalah yana hahahahaha.
"Bercanda mbak. Maaf ya hehe.. Mama ada kan? " ucap Rania memeluk yanto eh mbak yana maksudnya.
" Ada cantik.. Dan seperti nya ada tamu tadi..? " Ucap mbak yana membalas peluk an Rania.
"Nia masuk dulu ya mbak? * ucap Rania
" Oke...? " Ucap mbak yana tersenyum dan mengangkat tangannya.
Rania naik keatas ke lantai dua keruangan mamanya.
Tok....tok.. Tok..
"Masuk...? " Ucap mama Mikha dan Rania langsung masuk kedalam.
" Ada tamu ya ma...?? " Ucap Rania mencium tangan mamanya dan bersalaman kepada tamu mamanya.
"Iya sayang perkenalan ini tante juwita dan ini anaknya risma namanya? " Ucap mama Mikha
"Rania tante...? " Ucap Rania
"Wah anakmu cantik banget jeng.. Oprasi plastik dimana... Dan lihat tindik dihidungnya bagus banget? " Ucap tante juwita
"Mama risma juga mau tindik seperti itu? " Ucap risma merengek.
" Hus kamu ini mau menikah mana bisa seperti itu nanti gak diizinkan sama suami kamu? " Ucap tante juwita
"Oprasi apa.. Anak ku ini cantik alami ita. Enak aja kamu bilang operasi? " Ucap mama Mikha tidak Terima
"Oh maaf ya sayang tante kira... Hehehe habis cantik banget? " Ucap tante juwita.
"Rania langsung ke dalam aja ya ngecek ngecek kain sutranya mama asih membahas gaun pengantin untuk Sirisma ini? " Ucap mama Mikha
"Oke ma.. Permisi tante dan mbak risma? * ucap Rania dengan sopan dan masuk kedalam gudang untuk mengecek kain sutra terbaik..
__ADS_1