
2 minggu kemudian. Kenzi sudah dibawa pulang kerumah 1 minggu yang lalu, Kini vian ikut serta pulang kerumah papa salim, Karena kenzi dan kenzo sangat antusias ingin papi nya ikut pulang apa lagi mereka dengan antusias ingin menujukan kamar mereka 1 ruangan dua karakter.
"Papi ayo kekamar kenzo dan kenzi " Ucap kenzi menarik tangan papinya saat papinya sedang mengobrol bersama oppa.
"Kakak.....kenzi .....kakak.. Kenapa sih selalu saja kenzo kenzo terus menerus kakak dengar tidak? " Ucap kenzo marah.
"Kenapa kamu juga memanggil aku kenzi seharusnya kan adek" Ucap kenzi.
"Sudah sudah.. Ayo kakak kenzo dan adik kenzi katanya mau kasih tau kamar kalian? " Ucap vian. Dan diangguki oleh keduanya. Dan pada akhirnya vian naik ke lantai dua untuk menuju kamar kedua anaknya. Kini diruang keluarga tinggal mama dan papa serta rania sendiri.
"Sayang kapan rencana nya kalian akan ke JT? " Tanya mama Mikha
"Mungkin besok ma... Om vian sudah mengabari papa dan mama nya? " Ucap Rania
"Apa mamanya vian sudah berubah. Papa takut beliau akan menyakiti kamu lagi sayang? " Ucap papa salim
"Papa tenang saja ya. Mama Diana itu sebenarnya orang baik kok. Tapi gampang dihasut. Dia itu jahat karena hasutan Siska. Om vian bilang mama Diana pengen ketemu Rania karena mau minta maaf. Bukan papa sediri yang bilang kita harus saling memaafkan? " Ucap Rania.
"Iya sayang kamu benar...? " Ucap papa tersenyum.
Dilantai atas sikembar dengan semangat nya memperlihatkan tokoh pahlawan kesukaan nya.
"Papi tau aku sangat suka bathmen"
"Dan aku lebih suka spiderman"
"Kalau papi lebih suka mami? " Ucap vian. Membuat ketiga manusia itu tertawa terbahak bahak. Setelah selesai mereka bergabung lagi dengan oppa dan omma nya serta mami juga.
"Sudah selesai nunjukin kamarnya kepada papi? " Tanya oppa.
"Sudah...? " Ucap si kembar.
"Besok kita pulang ke tempat kelahiran papi dan mami senang gak sih? " Ucap omma
"Nenek disana jahat gak papi. Kenzi gak mau kalau nenek nya papi jahat? " Ucap kenzi
"Kok kenzi bilang kayak gitu. Nenek baik kok.? " Ucap Rania.
"Tapi kenzo dan kenzi pernah dengar mami nangis saat bicara sama omma ketika membahas nenek nya papi? " Ucap kenzo sendu.
__ADS_1
"Sayang itu hanya masalalu. Sudah ya jangan sedih lagi. Besok kita naik pesawat bukan nya kenzo dan kenzi tidak pernah naik pesawat? " Ucap Rania
"Besok naik pesawat milik papi sediri. Gak ada penumpang yang lain nya gimana suka gak? " Ucap vian
"Suka papi... Kapan kita naik pesawat nya? " Ucap kenzi.
"Besok sayang? " Ucap Rania tersenyum
"Ye.... Hore.... Naik pesawat....? Girang kedua nya. Membuat semua orang tersenyum senang.
Disisi lain...
" Mas... Semalam kemana... Kok gak pulang? " Tanya Mia.
"Aku sibuk Mia... Kamu tau sendiri papa sebentar lagi mengirim aku kesurabaya dan akan mengurus perus cabang entah berapa lama? " Ucap Reno sambil menganti bajunya.
" Mas kamu sudah 1 minggu ini jarang pulang dan tidak pernah menyentuh ku. aku 2 minggu lagi juga berangkat ke Surabaya. Aku dipindahkan tugas disana? " Ucap Mia sedih
"Bukannya aku tidak mau menyentuhmu Mia. Aku capek. Lagian percuma kita bercinta kamu sendiri tidak mau memiliki anak? " Ucap Reno masih sabar.
"Dan bukannya kamu ke Surabaya masih 2 bulan lagi kenapa jadi dua minggu lagi? " Ucap Reno.
"Iya itu karena kamu tidak mau berhenti bekerja.? " Ucap Reno meninggal kan Mia. Setelah Reno keluar dari kamar Mia menangis Reno benar benar mengacuhkan dirinya karena hanya ingin anak. Dan menyuruh Mia berhenti bekerja.
Malam harinya Reno menuju kerumah kedua orang tuanya. Disana ada vian dan juga bayu.
"Jelas saja apartemen mu sepi ternyata kamu ada disini? " Ucap Reno
"Iya.. Anak anak ingin aku tidur disini" Ucap vian tersenyum.
"Kamu sendiri... Dimana Mia? " Tanya mama Mikha.
"Dia tidak ikut. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaan nya? " Ucap Reno.
"Ren kamu menikah sudah lama. Kapan kalian akan memberikan papa dan mama cucu. Apa kau tidak ingin mempunyai anak. Suruh istri mu berhenti kerja. Apa kurang uang dari mu hingga dia tidak mau berhenti kerja? " Ucap papa salim.
"Papa tau pekerjaan istri mu sangat penting apa lagi. Bisa menyelamatkan nyawa banyak orang. Pekerjaan istri mu sangat mulia. Tapi pikirkan juga rumah tangga kalian. Umur kalian berdua sudah tidak muda lagi. Reno. Apa lagi istri mu. Umurnya ada diatas mu.? " Ucap papa lagi.
"Benar kata papa mu nak. Kalian sudah waktunya punya anak. Jagan memikirkan pekerjaan terus menerus? " Ucap mama Mikha
__ADS_1
"Iya nanti akan aku bicarakan dengan Mia ma pa? " Ucap Reno sendu.
"Sudah jangan terlalu difikirkan. Rileks kak. Oh iya besok aku akan pulang ke JT. Mungkin 1 bulanan, apa kakak mau ikut? " tanya Rania tersenyum dan duduk disamping kakaknya.
" Mana mungkin... Aku dikejar waktu. Karena aku akan segera pindah tugas ke Surabaya? " Ucap Reno
"Semangat....? " Ucap Rania.
"Paman ayo main... Besok kami sudah naik pesawat. Apa paman tidak ingin bermain dengan kami untuk terakhir kali nya. Kita akan lama disana paman.? " Ucap kenzi yang dianggurin oleh kenzo.
"Baiklah mau main apa sekarang? " Ucap Reno
"Kuda kudaan. Paman jadi kudanya, kenzi yang naik. Terus siapa yang menjadi kuda aku kenzi? " Ucap kenzo. Kenzi dak kenzo melirik kearah bayu setelah itu mereka berpandangan dan tersenyum misterius.
"Papi... Apakah boleh om bayu ikut main sama kita? " Ucap kenzi dengan puppy eyes nya. Membuat siapa saja yang melihat akan gemas.
"Boleh sayang boleh sekali? " Ucap vian tersenyum dan melirik kearah Bayu yang sudah menegang.
"Yeeee..... Ayo om...om bayu jadi kuda nya kenzo? " Ucap kenzo. Mau tidak mau bayu menuruti kemauan anak bos nya itu dari pada potong gaji. Demi anak istri pikir nnya. Akhirnya sikembar bermain bersama Reno dan bayu sebagai kudanya beberapa jam bermain. Sikembar sudah lelah. Dan diantar tidur oleh mami mereka. Sedangkan Reno izin akan pulang karna sudah sangat malam. Saat diperjalanan Reno mampir di sebuah kafe. Dan memesan makanan disana. Tapi saat sedang makan. Reno tidak sengaja mendengar obrolan yang membuat Reno ingat dengan gadis pecah perawan itu.
"Lina... Apa nadira sudah menghubungi mu? " Ucap gadis 1
"Belum sama sekali. No nya tidak aktif. Semenjak mengambil uang 10 juta itu. Dia hilang bagai ditelan bumi? " Ucap gadis bernama Lina.
"gimana kabar nadira ya. Aku kangen. Kenapa pakai pulang kampung segala Sih. Disana juga sudah tidak punya siapa siapa. Kenapa tidak menetap disana? " Ucap gadis
"Sudah lah dis... Kita doa kan saja semoga dia baik baik saja...? " Ucap Lina
"Kira kira uang 10 juta itu untuk apa ya.. Rela kehilangan kesucian nya demi yang 10 juta? " Ucap gadis.
"Itu karena hasutan kamu kan. Kamu tau sendiri. Walau pun dia nakal. Dia sangat polos dibohongi sedikit saja langsung panik? " Ucap Lina
"Hehehe Iya juga sih.. Kasihan dia. Kira kira siapa yang laki laki yang membobol keperawanan nadira, cakep gak. Terus masih muda apa om om yang sudah tua jelek apa tampan...? " Ucap gadis tersenyum jail.
" Gak tau juga sih.. Apa lagi nadira bilang dia gak pakek pengaman bagaimana kalau dia hamil? " Ucap Lina
"Semoga dia baik baik saja. Ayo balik besok gue udah harus berangkat ke jogjakarta,,? Ucap gadis.
" Kuliah ya.....cepat baget...besok q juga akan ke bandung kerumah nenekku tapi hanya untuk beberapa hari? " Ucap lina. Akhirnya mereka berdua keluar dari kafe. Reno segera membayar dan akan mengikuti kedua anak remaja itu dan bertanya tentang perempuan yang bernama nadira itu. Pecah perawan. Uang 10 juta. Dan tidak pakek pengaman. Fiks itu gadis yang dia cari selama Ini. Reno akan bertanya kepada dua gadis tadi. Tapi sayang sungguh sayang. Kedua gadis tadi sudah menghilang. Mobil nya baru saja keluar dari parkiran. Reno Men*esah pelan dan mengusap wajahnya kasar.
__ADS_1
"Sialan.. Aku kehilangan jejak? " Ucap Reno dalam hati. Dan akhirnya dia masuk ke dalam mobil dan pulang menuju apartement nya.