Takdir Sakinah

Takdir Sakinah
BONUS (1)


__ADS_3

1


15 tahun kemudian...


"Mami..... Mamiiiiiiiiiiii? " Panggil gadis cantik berusia 17 yang wajahnya 11 12 dengan mami tersayang.


"MasyaAllah bisa gak gak usah teriak teriak mami gak budek ya, dasar anak nakal... Kalau mama jantungan bagaimana? " Ucap wanita berusia matang tapi wajahnya masih sangat cantik. Menjewer telinga sang gadis cantik itu.


"Aduh..... Aduh.... Aduh... Sakti mami sakit.. Lepas... Maaf mami maaf? " Ucap gadis itu kesakitan karena telinga nya dijewer oleh sang mami.


"Ada apa ini siang siang kok ribut ribut? " Ucap pria paruh baya yang masih terlihat gagah nan tampan. datang Dari atas tangga dan akan turun kebawah. Sontak wanita yang dipanggil mami itu melepaskan jewer an nya. Dan sang anak berlari kearah papinya.


"Papi......? " Panggil gadis itu memeluk pria yang dipanggil papi itu. Dan memeluk nya.


"Mulai kan drama nya? " Ucap sang mami memutar bola matanya.


"Kenapa sih kia... Hampir setiap hari lho kamu itu selalu membuat mami mu marah? " Ucap pria itu membalsa pelukan anak gadisnya itu.


" ya seperti itu kalau sering dimanjakan,jagan kamu manjakan terus dia pi . Jadi seperti itu kan? " Ucap mami ngomel dan masuk kedalam dapur lagi.


"perasaan kan mami sendiri yang lebih memanjakan dia" ucap papi dalam hati.


"Maafkan azkia papi... Habis mami dipanggil gak nyaut nyaut. Ya aku teriak dong? " Ucap gadis bernama azkia itu nyengir tanpa dosa.


"Jagan diulangi lagi sayang, sudah berapa kali mami bilang, mami tidak suka dengan orang yang suka berteriak? " Ucap papi menasehati sang anak.

__ADS_1


"Iya papi maafkan kia, kia salah? " Ucap azkia sedih.


"Minta maaf sama mami dong, kan mami tadi yang marah? " Ucap papi


"Iya papi...? " Ucap sang anak gadis berjalan menuju dapur. Dan tiba tiba memeluk mami nya dari belakang.


Greb.....


"Mami Rania yang cantik, maafkan azkia yang lebih cantik ini ya. Kia gak akan mengulangi kenakalan kia.. Tapi kalau kia gak lupa hehehehe? " Ucap gadis bernama azkia itu membuat sang mami memutar bola matanya dengan malas. Membuat papi dan azkia terkekeh.


Ya dia adalah AZKIA PUTRI RENALDI DIRGANTARA SANJAYA. ANAK YANG DULU DILAHIRKAN OLEH MAMI RANIA PUTRI DIRGANTARA dengan perjuangan yang sangat besar, sehingga mami hampir kehilangan nyawanya,anak ketiga DARI PAPI VIAN RENALDI SANJAYA. DAN MAMI RANIA PUTRI DIRGANTARA.


Azkia tumbuh menjadi gadis yang galak jika di luar dan sedikit manja jika bersama mami dan papinya. Sedikit Barbar. Dia tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik. Menjadi incaran banyak laki laki. Tapi azkia terkesan cuek karena dia tidak suka yang namanya dekat dengan laki laki. Takut di sleding oleh ketiga bodyguard nya. Dan sekarang kedua bodyguard nya sedang menempuh pendidikan di NEW YORK. dan belom pulang sama sekali selama 4 tahun ini. Dan mereka akan pulang ketika sudah lulus S2.


"Nanti setelah makan siang sayang? " Ucap mami rania.


"Papi kapan aku boleh menyetir mobil sendiri. Papi lihat paman Reno sudah mengizinkan ilham dan bagas menyetir mobil sediri. Bahkan bagas umurnya baru 15 tahun. Sedangkan aku kan sudah 17 papi? " Ucap azkia..... Ya Reno dan dira mempunyai dua anak... Anak kedua bernama bagas putra dirgantara. Dan anak pertama bernama ilham Putra dirgantara. Yang seumuran dengan azkia. Dan azkia benar benar ratu dikeluarga dirgantara. Bahkan semua orang sangat memanjakan nya termasuk bibi Dira dan paman Reno memanjakan azkia melebihi mami papinya.


"Sayang.... Dengar kan papi baik baik... Kakak kakakmu itu kan laki laki. Sedangkan kamu perempuan nak.. Papi dan mami belom mengizinkan kamu menyetir mobil sendiri. Karena takut kamu kenapa kenapa sayang dengar tidak? " Ucap papi vian


"Tapi... Papi.....? " Ucap azkia akan membalas ucapan papinya tapi langsung terhenti karena mendengar ucapan maminya.


"Dengar apa kata papi.... Kalau kamu selalu membantah apa kata papi... Kamu akan mami kirim ke rumah nenek Diana yang ada di JT mau kamu? " Ucap mama Rania dengan tatapan tajam. Membuat azkia lagsung kicep dan cemberut.. Karena azkia sangat takut dengan maminya dari pada papinya.


"Huft.... Buat apa punya mobil banyak kalau gak bisa naik sediri. Mami kejam banget sih.. Apa lagi papi. Masak laki laki kok takut sama perempuan" Ucap azkia dalam hati.

__ADS_1


"Cepat makan makanan siang nya. Nanti kita langsung kerumah omma? " Ucap mami rania. Mengambilkan makanan untuk sang suami dan anak gadis nya yang cemberut itu.


" Iya mami? " Ucap azkia. Dan langsung melahap makanannya. Satu keluarga itu memakan makanannya dengan lahap. Tidak ada yang bersuara sama sekali.


Setelah beberapa menit kemudian mereka sudah selesai makan. Mami rania membantu bibik membersihkan meja makan dan mencuci piring kotor bekas makan mereka.setelah selesai rania naik ke lantai dua menuju kamar nya untuk siap siap, sedangkan papi Vian duduk diruang keluarga depan televisi sambil menunggu anak dan istri nya siap. Tak lama azkia turun dan duduk disamping papinya dalam bergelendot manja.


"Ada apa lagi.....? " Ucap papi vian


"Papi izinkan kia sekali aja ya nyetir mobilnya, tolong bujuk mami papi? " Ucap kia menciumi pipi papinya tanpa henti. Membuat papi vian terkekeh karena geli


" Papi tidak janji sayang... Kamu tau sendiri mami melarang kamu menyetir karna takut anak papi ini kenapa kenapa? " Ucap papi vian mengelus rambut panjang milik azkia. Sedangkan azkia hanya cemberut saja. Tiba tiba mami rania sudah berdiri didepan mereka. Sambil memakai sweeter tipisnya.


"Ayo keburu sore? " Ucap mami rania. Membuat papi dan azkia berdiri. Mereka bertiga berjalan beriringan menuju mobil yang sudah ada didepan pintu rumah mereka. Mereka semua masuk kedalam mobil. Papi vian yang menyetir mami rania duduk disamping sedangkan azkia duduk dibelakang.


Didalam perjalanan kia hanya diam saja. Membuat rania menoleh. Dan bingung melihat sang putri hanya diam. Rania menoleh kearah suaminya dan menatap suaminya. Sang suami yang seakan mengerti arti tatapan sang istri melirik kearah setir. Langsung saja rania membuang nafas yang sangat dalam.


*huftttt...... Kia? "Panggil sang mami Rania


" Iya mami " Sahut kia dengan tidak semangat.


"Oke... Besok mami izinkan kamu menyetir mobil, tapi hanya satu kesempatan saja, jika terjadi sesuatu mami akan benar-benar melarang kamu menyetir dan menjual semua koleksi mobil mobil kamu yang dibelikan oleh paman Reno dan oppa. Dan kamu akan mami kirim ke JT biar tinggal sama kakek nenek" Ucap Rania dengan pasrah. Azkia tersenyum senang dan langsung menghambur memeluk mami nya dari belakang dan tak henti henti nya mencium pipi mami Rania.


"Akhhhh mami yang terbaik, kia sayang sama mami, kia janji akan hati hati jika terjadi sesuatu kia bakalan nurut jika harus pindah kerumah kakek bambang,? Love you mami... Love you papi.... Muach.... Muach? " Isap Azkia sangat bahagia dan tidak hentinya mencium pipi mami dan papinya. Membuat Ranai dan vian saling pandang dan tersenyum bahagia.


oke.... kakak kakak aku kembali....... 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2