
Disisi lain Reno datang ke sebuah kafe dia sedang mencari makan malam sambil menunggu seseorang tapi tak kunjung datang. Bahkan setelah makan habis pun seseorang itu tidak datang membuat Reno mengumpat kasar. Dan tiba-tiba ada chat masuk.
Tingg.....
Arseno:
💬 "((hay bro sory ya gue gak jadi dateng? Istri gue melahirkan. Jadi kita ketemuu nya kapan kapan aja ya. Gak papa kan. Sekali lagi sori ya?))
Reno....:
💬:((oke gpp santai aja kali. Ya sudah gue balik aja.. Dan selamat atas kelahiran anak lho?))
Dan setelah itu Reno mematikan ponsel nya. Dan dimasukkan kedalam celana nya lagi. Reno berdiri dan menuju kasir dan setelah itu membayar. Tapi setelah membayar dan akan keluar dari kafe itu. Reno tak sengaja bertemu dengan perempuan yang beberapa waktu lalu juga disini bersama teman nya. Ya dia dalah Lina teman dari gadis dan nadira. Reno segera menghampiri dia.
" Halo.. Permisi maaf menunggu waktu nya sebentar" Ucap Reno menghampiri wanita itu.
"Iya siapa ya.. Apa saya mengenal anda? " Ucap seorang wanita itu yang tak lain adalah Lina.
"Ah.. Tidak tidak nona.. Anda tidak mengenal saya dan saya juga tidak mengenal ada. Tapi saya ada perlu dengan anda. Saya mau bicara sesuatu dengan anda. Apa anda sibuk dan apa saya bisa minta waktu nya sebentar? " Ucap Reno
"Oh tidak tuan. Silahkan kebetulan saya sendiri.. Silahkan duduk. Dan mau pesan apa? " Ucap Lina. Ramah
"Tidak usah saya baru selesai makan. Anda saja..? " Ucap Reno duduk. Dan Lina hanya mengangguk. Lina segera memanggil pelayan dan memesan minuman dan makan. Setelah itu Lina melihat kearah Reno lagi.
"Ada yang bisa saya bantu tuan? " Ucap lina
"Em... Apa kamu punya teman atau sahabat yang pernah mengontrak digang delima tidak jauh dari sini, kamu kenal kan siapa namanya? " Ucap Reno tidak sabar an.
"Gang delima? " Ucap lina dan Reno mengangguk.
__ADS_1
((Apa yang dimaksud adalah nadira)) lanjut dalam hati.
"Memangnya kenapa tuan dan ada perlu apa? " Ucap lina menatap Reno dengan penuh curiga.
"Jagan Melihat saya seperti itu nona saya ini orang baik. Saya hanya ingin tau namanya saja. Dan dia sekarang ada dimana? " Ucap Reno tidak suka dengan cara lina menatapnya.
"Huft... Namanya nadira. Dia sahabat saya. Dia yatim piatu dari kecil dan dia bisa sekolah di jakarta karena beasiswa. Dan dua bulan yang lalu setelah merayakan kelulusan dia kembali ke tempat asalnya tanah kelahiran nya. Awalnya saya dan teman saya yang satu nya lagi sepakat akan membiayai sekolah kuliah dia sampai sarjana. Dan pas hari kelulusan itu kami ingin membatu dia dengan memberikan uang 10 juta untuk dia karena kami tidak tega melihat kehidupannya yang pas pasan. Tapi dia menolak dengan alasan kaki dan tangan nya masih lengkap mulut nya juga masih bisa bicara dia masih bisa cari makan sediri. Tapi kami tidak tinggal diam kami membohongi dia. Bahwa kami berdua sudah tidak prawan. Kami menantang dia untuk taruhan pecah perawan kami kira dia tidak mau. Eh dia menunjukkan hasil vidio rekaman dia Sama laki laki dan sudah berhasil pecah perawan itu" Ucap lina berhenti sejenak dan meminum minuman yang dia pesan sudah datang. Reno melotot kan matanya vidio rekaman. Jadi saat melakukan bercinta dengan dirinya gadis pecah perawan itu merekamnya. Astaga benar benar tidak punya otak.
"Dan setelah itu. Setelah dia menujukan hasil rekaman itu dia meminta uang 10 juta itu. Dan pergi dari kota ini dan akan kembali ke tanah kelahiran nya. Dan sampai sekarang kami kehilangan kontak. Dira sengaja menganti no telfon nya agar kami tidak bisa menghubungi nya. Entah ada apa dengan anak itu.? " Ucap lina.
"Apa kamu punya video rekaman itu? " Ucap Reno berbisik membuat lina bingung.
"Maksud tuan apa? " Ucap lina.
"Vidio rekaman saat dira pecah perawan itu. Apa ada? " Ucap Reno berbisik lagi.
"Tidak ada tuan. Kami melihat hanya diponsel dira. Kami tidak boleh meminta...aib katanya,wajah dari sang laki laki saja ditutup oleh dira ? " Ucap lina. Dan Reno bernafas lega.
"Di surabaya tuan..? " Ucap lina membuat Reno tersenyum mengembang.
"Kalau jodoh memang gak kemana. Tau saja aku mau kesana ternyata kamu selama ini sembunyi disana tunggu aku sayang? " Ucap Reno dalam hati sambil senyum senyum sendiri.
"Apa om om ini sudah gila kenapa senyum senyum sendiri" Ucap lina dalam. Hati.
"Terima kasih infonya saya pamit ya..? " Ucap Reno berdiri.
"Oh.. Iya kamu mau tau gak siapa laki laki yang ada didalam video yang diambil oleh teman mu itu? " Ucap Reno sambil senyum dan lina dengan bodoh nya mengangguk.
"Itu saya nona. Saya mencari teman anda karena dia harus bertangungjawab karena sudah menjebak saya dengan memberikan obat perangsang kepada saya dan memperkosa saya.? " Ucap Reno tertawa dan keluar dari kafe. Membuat lina bengong dan melongo.
__ADS_1
"Hah.....? "
Disisi lain...
Saat ini nadira sedang duduk di ranjang nya. Dia memikirkan masa depan anak yang dia kandung. Apa iya dia bisa menjadi ibu disaat usianya masih muda. Dia sendirian didunia ini. Dia pusing sendiri memikirkan itu. Dia jadi menyesal gara gara uang 10 juta dia jadi hamil gara gara taruhan dengan dua teman nya dia kehilangan keperawanan bersama laki laki asing.
"Huftttt.... Q gak boleh sedih ini kemauan aku sendiri. Ngapain aku menyesal. Minta pertanggung jawaban dari orang itu. Mana mungkin. Kan yang menjebak dirinya aku sediri. Mana mungkin dia mengingat ku. Ah sudah Lah aku harus kuat dan semangat. Demi janin aku ini... Sehat sehat ya nak di perut bunda? " Ucap dira mengelus perutnya yang sedikit menonjol. Karena dira sedikit berisi. Jadi hamil baru dua bulan saja sudah terlihat.
*****************
Huek..... Huekkkkk... Huekkkk......
Suara wanita yang muntah muntah padahal jam masih menujukan jam 3 dini hari.. Sang suami yang mendengar suara wanita dari dalam kamar mandi segera bangun. Dan dia melihat sebelah nya yang kosong segera berdiri dan berlari ke kamar mandi.
"Sayang... Kamu muntah lagi...? " Ucap vian.. Ya wanita yang muntah muntah itu adalah Rania.
"Iya tiba tiba.. Perut q bergejolak.. Dan kudu muntah tapi yang keluar hanya air saja? " Ucap Rania. Dengan keadaan pucat dan lemas tak berdaya. Vian membawa sang istri ke ranjang mereka. Dan mengelus perut istri nya.
"Anak papi yang baik dan manis. Jagan bikin mami susah ya nak kasihan... Cup... Cup... Cup...? " Ucap vian menciumi perut sang istri. Dan benar saja Rania tidak merasakan mual lagi.
"Sepertinya anak kita lebih suka jika papi nya ada didekat maminya sayang? " Ucap dira manja dan memeluk suaminya.
"Baik lah besok aku akan memberitahu Tio bahwa aku tidak ke kantor. Aku akan menemani mu seharian ini bagaimana? " Ucap vian menciumi kening istri nya.
"Mau sayang mau banget aku pengen berdua an sama kamu. Apa lagi aku pengen jalan jalan berdua tanpa sikembar. Boleh ya sayang? " Ucao rania dengan mata berkaca kaca,
"Mungkin bayi ku ingin bermanja manja. Karena selama kehamilan kedua kakak nya aku tidak disamping mami nya? " Ucap vian dalam hati tersenyum.
"Baik sayang... Apa pun akan aku lakukan. Besok aku hanya untuk mu seorang. Sudah ini masih malam baget ayo tidur sayang? " Ucap vian merebahkan istri nya lagi menyelimuti sampai batas leher. Dan vian memeluk istri nya dengan sayang menaruh Kepala sang istri dilengannya.
__ADS_1
"Tidur lah sayang ku. Istri kecil ku. Aku mencintaimu dulu sekarang dan selama nya... Cup.... Cup.... Cup....? " Ucap vian memeluk dan menciumi wajah istri nya. Rania hanya tersenyum dan memeluk erat sang suami. Mereka berdua tidur sambil berpelukan mesra.