Takdir Sakinah

Takdir Sakinah
episode 42


__ADS_3

5 bulan kemudian.....


Usia kandungan rania sudah masuk 6 bulan, rania hanya hamil 1 tidak kembar lagi. Usia menginjak usia 6 bulan. Rania semakin nyidam yang aneh aneh. Membuat vian frustasi. Pernah 1 minggu yang lalu vian harus Pulang ke JT karena sangat istri meminta nasi goreng buatan mama diana. Mama diana sangat senang melayani menantu kesayangan nya itu. Tapi tidak dengan vian padahal dia akan bertemu pembeli dari Vietnam, tamu nya akan memborong berlian buatan dari pabrik vian. Dan sang tamu hanya mau dilayani oleh vian. Akhirnya vian lebih memilih tamunya dan menomor duakan kemauan sang istri. Dikira istri nya akan mengerti malah yang terjadi vian harus tidur diluar selama 3 hari dan mendiami vian.


"Kamu fikir aku hanya butuh uang mu hah, aku juga butuh perhatian dan kasih sayang dari kamu, segitu penting nya klien kamu itu dari pada anakmu yang hanya meminta hal sederhana yaitu nasi goreng? " Ucap rania berteriak dan menangis, dan masuk kedalam kamar dan menutup pintu dengan keras. Membuat vian frustasi, sederhana sih sederhana tapi maslah nya dia harus mengambil langsung di JT. Ya akhirnya mau tidak mau dia harus tidur diluar. Dan mulai sekarang dia berjanji akan menomor 1 kan istri nya, dia benar benar menyesal sudah mensepelekan keinginan sang istri karena mama Mikha bilang orang nyidam gak boleh disepelekan. Kamu mau anak mu ngeces. Kamu itu jangan selalu memikirkan pekerjaan saja. Hingga vian merasa bersalah.


Hari ini Pagi pagi sekali. Rania bangun dari tidur nya dia membangun kan vian disaat masih tertidur lelap.


"Papi bangun.. Papi... Bangunnnn? " Ucap rania berteriak ditelinga vian.


"Izz... Ada apa sih sayang... Ini masih pagi banget?" Ucap vian membuka matanya dengan malas.


"Papi aku mau empek-empek...? " Ucap rania


"Suruh buatkan bibik sayang. Aku masih ngatuk. .? " Ucap vian masih memejamkan matanya.


"Kalau papi gak mau bangun dan mencarikan aku empek empek. Aku mau nyari duda yang siap untuk mengurusi nyidam aku? " Ucap rania marah. Vian langsung bangun dan gelagapan.


"Iya iya sayang aku bangun. Aku akan mencarikan kamu empek empek sekarang? " Ucap vian menahan dongkol huft padahal dia sangat ngantuk. Sang istri selalu saja seperti itu. Ganggu orang. Untung sayang.


Akhirnya dengan memakai boxser dan kaos berwarna hitam vian mengambil kunci mobil dan keluar dari kamar dia berjalan menuju garasi untuk mengambil mobil setelah itu membelah jalanan yang masih dingin karena jam masih jam 4 pagi. Beberapa saat vian sudah kembali kerumah karna sudah mendapatkan empek empek satu kresek. Dia segera lari ke atas untuk menemui istri nya. Ternyata istri nya menunggu dengan sabar. Setelah masuk dan memberikan empek empek itu. Rania menerima dengan senang hati. Rania langsung memakan nya dengan lahap. Membuat vian tersenyum. Dia sungguh menyesal sudah mendumel tadi. Melihat cara makan istri nya dia tersenyum bahagia.

__ADS_1


"Maafkan aku yang tidak bisa menjadi suami siaga? " Ucap vian dalam hati.


Disisi lain..


Di apartemen Reno sedang terkapar tak berdaya dia frustasi botol minuman keras berserakan dimana mana. Dia sekali kali mengumpat dan misuh misuh gak jelas. Dia mengutuk habis habis an sang istri. Ya dia mendapatkan berpuluh puluh video sang istri sedang bercinta dengan laki laki lain. Serta mendengar semua obrolan sang istri yang lebih mengejutkan adalah selingkuh han sang istri adalah mantan pacar pertama mia . Apa lagi Reno hanya menjadi pelampiasan saja.


Reno sengaja mempending keberangkatan nya ke Surabaya. Bahkan dia melupakan untuk mencari dira. Saat sedang melamun sambil merokok tiba tiba ada chat masuk kedalam ponsel nya.


Ting....


💬"((datang lah ke Surabaya besok aku mempunyai pertunjukan indah. Kau akan menyesal sudah pernah mengenal mia.))


Isi pesan itu. Reno yang geram langsung saja berdiri dan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Dia menguyur tubuhnya dengan air hangat. Setelah selesai mandi Reno segera keluar dan memakai pakaian lengkap. Setelah selesai. Dia menghubungi yudi sahabat nya sekali gua asisten nya untuk memesan tiket dan akan berangkat ke Surabaya sekarang dan Yudi yang momong anak ketiga nya yang baru lahir dua bulan lalu. Langsung menyerahkan bayi nya kepada istri tercinta dan akan keluar kota untuk waktu yang tidak ditentukan. Sang istri yang memang baik dan penurut mengerti akan pekerjaan suaminya itu yang menjadi asisten CEO no 1 di jakarta ini. Jadi dia harus siap kapan pun saat dibutuhkan. Bahkan Reno kemaren dengan baik hati memberikan uang sebesar 100 juta untuk hadiah kelahiran anak ketiga Yudi yang berjenis kelamin laki-laki itu.


Reno segera masuk dan disambut oleh bibik penjaga rumah yang ramah. Setelah itu Reno dan Yudi masuk ke kamar masing masing. Untuk beristirahat sejenak. Karena dia nanti siang akan mengrebek perseligkuhan sang istri jaham.


Mia sediri sekarang berada di rumah sakit. Dia tidak mengetahui kedatangan suaminya yang dia tau suaminya akan datang 1 minggu lagi. Mia biasa saja. Rasa cinta nya untuk Reno sudah hilang. Dia kembali mencintai hasan seperti dulu. Yang sampai sekarang dihati nya hanya ada hasan seorang. Tapi tidak dengan hasan dia sekarang sedang bersantai dengan anak istri tercinta nya.


Dia hanya memanfaatkan Mia untuk memenuhi nafsunya dan balas dendam. Karena selama 5 bulan ini dia tidak boleh menyentuh sang istri karena kehamilan sang istri yang kedua ini sangat lemah. Istri hasan sekarang sedang hamil 8 bulan. Hasan bisa sukses sekarang juga karena bantuan orang tua sang istri. Hasan benar benar sangat mencintai sang istri yang bernama Kamila itu.


Cepat atau lambat Mia akan menceraikan Reno dan ingin menikah dengan hasan pujaan hati nya. Yang sampai sekarang belum menikah karena sakit hati dengan dirinya. Padahal kamu hanya akan dihancurkan sebentar lagi Mia.

__ADS_1


"Selamat pagi kak Mia? " Ucap seorang perempuan yang hamil 7 bulan itu masuk keuangan Mia.


"Dira selamat pagi... Masuk sayang... Mau periksa kandungan ya. Bagaimana keadaan kamu dira"ucap Mia menuntun Dira agar duduk.


" Baik kak...? " ucap Dira tersenyum. Ya selama 7 bulan ini Dira dan Mia sudah semakin dekat. Dia sudah memanggil Mia kakak atas permintaan Mia. Dan Dira dengan senang hati mau memanggil kakak. Dira juga sering melihat Mia bersama hasan. Mia mengira bahwa hasan adalah suami Mia yang selalu diceritakan Mia kepada dirinya. Bahkan hasan juga sangat baik dengan dira.


"Kau tau kak.. Bayi ku selalu menendang nendang. Tapi jika aku tempelkan foto ayahnya dia langsung diam? " Ucap Dira bercerita kepada Mia setelah selesai diperiksa.


"Apa kamu benar benar tidak mau menemui laki laki itu dira siapa tau kakak bisa bantu kakak gak tega melihat kamu berjuang sendirian, mau dia sudah punya istri atau apa tetap dia yang harus tanggung jawab dira? " Ucap Mia


"Tidak kak.. aku tidak mau... aku yang nakal aku yang menjebak laki-laki itu. Pasti sang istri mengira aku lah yang murahan. Aku pelakor. Tapi tidak ada niat sedikit pun seperti itu aku yang bodoh demi uang 10 juta. aku tidak berfikir pecah prwana dengan laki laki yang beristri? " Ucap dira bersedih


"Terus bagaimana dengan nasip anak yang kamu kandung dimasa depan dira. Fikirkan itu? " Ucap Mia lagi memegang kedua tangan dira. dira membalas pegangan Mia dan tersenyum.


"Aku akan memberikan anak ini kepada nya. Agar dirawat oleh istri nya. Dan setelah ini aku ingin jadi TKW diluar negeri saja kak, bagaimana menurut mu? " Ucap dira tersenyum


"Tidak aku tidak setuju. Aku berjanji dan bersumpah akan mempersatukan kamu dan ayah dari bayi yang kamu kandung itu tidak perduli dia sudah punya istri bahkan anak kakak tidak perduli? " Ucap Mia berdiri. Mia benar benar tidak tega melihat dira yang menderita. Wajar dira nakal dan terbujuk akan uang 10 juta. dira masih kecil dira masih polos. Mia mengerti itu.


"Dira ini vitamin mu. Datang lagi nanti satu bulan lagi? * ical Mia memeluk dira.


" Baik kak.. Kakak baik sekali. Q selalu dikasih gratis saat akan periksa kandungan, aku menyayangimu kak? " Ucap dira meneteskan air matanya.

__ADS_1


"Baik lah jaga kandungan mu baik baik oke?kakak juga menyayangi mu " Ucap mia dan dira mengangguk. Dan pamit untuk segera kembali ke rumah makan ibu minah.


__ADS_2