
"Kenapa kamu tidak menunggu ku Mia, bukan nya aku sudah pernah bilang bahwa aku keluar negri untuk bekerja untuk mengumpulkan uang untuk masa depan kita . Jika aku kembali aku akan menikahi mu Mia. Bukan maksud aku menghilang dan meninggalkan kamu tanpa kabar Mia. Waktu itu aku kena begal dan terluka parah. aku tolong dan dirawat dan diberi pekerjaan,bahkan aku menolak dijodohkan dengan anak nya hanya demi kamu . Apa kau tau aku selalu berusaha mencari keberadaan mu. Tapi kamu pindah kejakarta dan bekerja dirumah sakit jakarta. Dan yang membuat aku shok kamu menikah dengan laki laki lain. Kamu menghianati aku Mia kamu menghianati aku. Apa kamu tau aku sampai sekarang belom menikah hanya demi kamu Mia aku sungguh sangat mencintaimu? " Ucap hasan menagis. yang jelas jelas pura pura ya.ditanggisan hasan ada dendam yang membara,Mia yang tidak tega memeluk hasan dan ikut menangis. Hasan membalas peluk an Mia. Hasan tersenyum jahat dibalik pelukan mereka. hasan melepaskan peluk an itu.memandang Mia dengan dalam Hingga hasan mendekat kan wajah nya kewajah Mia. Mendekat perlahan hingga bibir mereka menempel perlahan hasan ******* bibir Mia dengan pelan. Mia mebuka mulut nya dan membalas ciuman hasan. Hasan tersenyum ternyata Mia masih mencintai nya. Hasan memasukkan lidah mereka dan mereka saling ber*elit lidah. Hasan membawa Mia kedalam kamar milik Mia. Merebahkan Mia diranjang itu. Mereka sudah sama sama bertelan*ang dan tidak memakai apa pun. Setelah itu mereka langsung melakukan percintaan panas itu beberapa jam , kemudian mereka baru selesai bercinta dan berpelukan.
"Sayang aku masih sangat mencintaimu, kembali lah kepada ku Mia? " Ucap hasan.
"Aku juga sangat mencintaimu, tapi aku sudah menikah hasan, mana bisa seperti itu? " Ucap Mia memeluk hasan mereka masih sama sama telan*ang.
"Kita diam diam saja tanpa sepengetahuan suami mu itu. Kamu kan baru mengenal suami mu kenapa kamu tiba tiba mau menerima dirinya dan langsung menikah, kenapa kamu tidak menunggu ku Mia sayang? " Ucap hasan.
"Aku menunggu kamu terlalu lama hasan. Lagian aku juga semakin tua. Aku lebih tua 1 tahun dengan suami ku. Aku terpaksa mau menikah dengan dia karna dulu adiknya adalah pasien aku. Aku harus tinggal satu atap dengan dia sampai adiknya melahirkan? " Ucap Mia mempererat pelukan nya.
"Kamu mau kan kita kembali seperti dulu aku sangat mencintaimu Mia.? " Ucap hasan
"Iya aku mau tapi kita harus hati hati. Kita puas puas kan mulai hari ini sayang. Karena suamiku 3 bulan lagi akan kesini dia akan mengurus perusahaan cabang di surabaya juga? " Ucap Mia dan hasan mengangguk. Mereka berciuman kembali dan setelah itu mereka melakukan percintaan lagi. Sampai pagi. Dan jam 3 pagi Mia dan hasan baru tidur kembali.
Keesokan harinya Mia sudah bangun dan ketika bangun hasan sudah tidak ada disamping nya. Dia melihat kertas yang diatasnya ada kopi susu yang masih hangat.
{{Kopi susu manis untuk kekasih ku yang manis, sayang aku pergi dulu untuk bekerja. Maaf aku tidak membangun kan mu aku buru buru karena harus miting. Nanti malam aku akan kesitu lagi oke. Kita akan makan malam bersama, kita habiskan waktu kebersamaan kita sebelum suami kamu datang. I LOVE YOU MIA SAYANG }}
Isi dari kertas itu. Mia tersenyum dan mencium kertas itu.
"I LOVE YOU HASAN. AKU MENCINTAIMU SAYANG? '" Ucap Mia. Dan tak lama ponsel nya berdering dan Mia langsung mengangkat nya.
Reno...
📞((haloo sayang... Selamat pagi))
Mia..
📞((pagi sayang.....))
Reno.....
__ADS_1
📞((apa belom bangun kamu sayang,kok sepertinya suara kamu masih serak begitu))
Mia...
📞((iya q baru bangun,aku capek banget sayang,maaf ya))
Reno...
📞((tidak papa..ya sudah buruan mandi dan sarapan,aku juga akan sarapan,jangan terlalu capek jaga kesehatan Mia))
Mia...
📞((baik lah kalau begitu aku tutup telfon nya oke)) setelah itu Mia menantikan telfon nya.
"Apa aku salah melakukan ini semua. Maafkan aku rano maafkan aku sudah menghianati mu, ternyata aku masih lebih mencintai cinta pertama aku? " Ucap Mia menerawang jauh. Lalu dia turun dan menuju kamar mandi.
Disisi lain...
"Iya iya sayang ini ini papi sudah bangun nak? " Ucap papi vian. Dengan mata masih tertutup.
"Oke kalau papi gak mau bangun. Kita akan bilang sama mami kalau papi lagi memimpikan janda bahenol? " Ucap kenzo mengancam. Tapi ketika sikembar akan berteriak memanggil maminya. Vian segera mendekap kedua mulut anaknya yang ember dan suka fitnah itu.
"Jagan teriak ini papi sudah bangun puas kalian? " Ucap vian dengan sebal dan sikembar hanya terkekeh saja. Tak lama rania masuk kedalam dan tersenyum.
"Ada apa ini kok udah peluk peluk an? " Ucap Rania membuka lemari dan mengambil kan baju untuk vian.
"Tidak apa apa sayang ini anak anak mau aku antarkan kesekolah? " Ucap vian tersenyum kikuk kearah istri nya dan melotot kearah kedua anak nya.membuat sikembar saling lirik dan tersenyum devil. Sebelum sangat dua bocil bilang yang tidak tidak vian segera membisiki keduanya.
"Dua mobil Tamia keluaran terbaru, yang ada remotnya Nanti papa belikan? " Bisik vian.
"Papi mau nyogok kami? " Ucap kenzi berbisik yang diangguki oleh kenzo.
__ADS_1
"Siapa yang nyogok. Kan kalian yang menginginkan mainan itu tapi mami gak ngizinin. Nanti papi yang bujuk mami? " Ucap vian masih berbisik.
"Oke dil" Ucap kedua nya dengan kompak dan tak lupa suara keras nya.
"Apa ada apa.. Apanya yang dill? " Ucap T
Rania mendekati mreka.
"Dill karena papi janji mau nganterin kita mami" Ucap kenzo yang diangguki oleh kenzi.
"Baiklah ayo tunggu dibawah. Biar papi mu mandi" Ucap Rania
"Baik mami.." Ucap kenzo dan kenzi. Setelah istri dan kedua anaknya berjalan keluar vian bisa bernafas lega. Baru saja bernafas lega dia harus berhenti bernafas lagi karena kedua anaknya berhenti di depan pintu dan menoleh kearah nya serta tersenyum devil. Membuat vian frustasi.
"Akhhhh anak siapa sih itu" Teriak vian dalam hati.
Setelah itu vian segera turun dan menuju kamar mandi. Segera mandi dan turun ke lantai bawah untuk sarapan. Setelah selesai mandi vian segera memakai baju dan celana yang disiapkan oleh istri tercinta. Dan memakai jam tangan mewahnya dan gesper mewahnya. Tidak lupa menyisir rambut nya hingga rapi mengambil tas dan dasi. Dan segera turun kebawah
Sampai dibawah dia mencari sang istri untuk memakaikan dasinya. Dengan senang hati rania memakaikan dasi milik suaminya. Setelah selesai. Vian segera duduk dan memulai sarapan yang sudah disiapkan oleh istri nya itu.
"Papi nanti makan siang mami antar kekantor papi ya. Mami ingin melihat kantor papi? " Ucap rania sambil menyuapkan nasi kedalam mulutnya.
"Nanti siang biar dijemput oleh Tio sayang? " Ucap papi vian
"Gak mau nanti kesana bawa mobil sediri aja. Boleh kan ini keinginan anak mu ini? " Ucap Rania memegang perut nya sambil berkaca kaca.
"Baik lah sayang tapi nyetir nya hati hati. Papi gak mau mami dan dedek kenapa kenapa? "Ucap vian lebay membuat sikembar dan rania memutar bola matanya dengan malas, membuat vian terkekeh.
Setelah selesai makan. Sikembar dan vian berangkat bersama sama. Rania mencium tangan punggung vian dengan hikmat. Setelah itu vian mencium kening rania dengan sayang. Dan tidak lupa mencium perut istri nya untuk berpamitan dengan anaknya yang dikandung istri nya itu. Setelah itu sikembar mencium tangan punggung maminya dan mencium kedua pipi maminya. Dan juga mencium perut maminya juga. Mereka tidak mau kalah dengan vian. Setelah mencium perut maminya sikembar melirik vian dengan senyum devil's nya. Membuat vian berdecak sebal. Dan Rania hanya terkekeh saja.
Setelah itu sikembar masuk kedalam mobil diikuti oleh kedua mbaknya. Dan berangkat bersama Tio juga. Setelah dirasa mobilnya sudah menjauh Rania masuk lagi kedalam rumah.
__ADS_1