
Siang harinya rania sudah berdandan sangat cantik. Memakai dress berwarna merah. Dipadukan dengan sepatu berwarna merah juga. Tak lupa rambut di gulung rapi dan meninggalkan poni disisi kanan kiri tidak lupa blazzer berwarna hitam dan memakai make up tipis dan Terlihat sangat cantik. Seperti prawan mau kencan saja. Rania turun kebawa menuju dapur. Mengambil Teperwer isi makan siang untuk suami tercinta.
"Bibik.. Saya mau kekantor tuan dulu ya.. Kalau anak anak pulang bilang saja sama mbak nya langsung makan siang dan tidur siang gak usah nunggu saya pulang? " Ucap rania dengan ramah.
"Baik nyonya... Hati-hati dijalan? " Ucap bibik dengan sopan. Dan rania segera keluar dari rumah dan menuju mobil nya yang sudah ada didepan pintu itu. Rania segera masuk dan menjalankan mobilnya dengan pelan.
Rania mengendarai mobilnya sambil bersenandung kecil. Dia sangat senang bisa mengedarai mobilnya sendiri lagi. Karena semenjak vian kembali kesisinya. Vian sangat melarang rania menyetir sendiri apa pun itu alasannya.
Dan hari ini dia senang sekali dengan alasan ingin makan siang bersama sanga suami dengan berat hati sangat suami mengizinkan ya walau pun TERPAKSA, karena kalau tidak bisa marah marah gak jelas kan hahahahaha.
Beberapa saat kemudian dia sudah sampai didepan kantor Sang suami. Setelah memarkirkan mobilnya dia turun dan masuk kedalam. Dia tidak menghampiri sang resepsionis karena dia sudah chat sang suami kalau dia sudah sampai didepan kantor. Dan sang suami menyuruhnya langsung menuju lift kusus CEO. Tapi ketika melewati loby dan akan menuju lift tiba tiba rania ditarik sari belakang.dan makan yang dibawa direbut dan dibating Membuat rania kaget dan melihat makanannya. yang tumpah. dan diam diam ada karyawan yang mevidio karena sudah kenal dengan rania dan akan melaporkan ke bos nya nanti.
"Makanan ku...? " Ucap rania menatap makanan yang berhamburan dengan berkaca kaca menahan tangis.
"Cih drama... Sudah banyak ya perempuan murahan sok sok an akan mendekati presdir dengan alasan mengantar kan makan siang? " Ucap perempuan memakai seragam hitam putih.seperti penunggu meja resepsionis bernama tag lia, berusia 35 tahun..Dengan gaya arogan nya. Rania masih tetap diam dan terus menatap maknanya.
"Apa salah saya kepada Anda mbak, kenapa anda membuang makanan yang susah payah saya buat? " Ucap rania dengan suara bergetar.
"Cih... Pergi dari sisni. Dasar gembel. Gak pantas kamu deketin calon suami aku. Ingat ya pak vian ini adalah calon suami saya. Jadi j@l@ng seperti kamu tidak pantas untuk merayu dia mengerti tidak? " Ucap perempuan itu berteriak hingga membuat semua orang berkumpul untuk melihat huru hara itu. Semua orang berkumpul ada yang menyemooh perempuan itu dan ada juga yang menyemooh rania. Rania menatap dengan tajam kearah perempuan itu.
"Kamu siapah hah berani Melarang aku untuk kekantor suami aku sendiri. Kamu siapa hah, hanya pegawai rendahan berani mengaku ngaku menjadi calon istri dari vian renaldi sanjaya. Kamu sudah keterlaluan, makan aku buat susah payah dari pagi kamu membuang nya begitu saja. Dan apa tadi kamu mengatai aku perempuan murahan lalu kamu apa... Gratisan gitu.? " Ucap rania berteriak dengan kencang.
Plak.... Plak....
"Dasar perempuan gembel berani kamu mengatai aku perempuan rendah an dan gratisan.nagku ngaku pak vian sebagai suami kamu. Hih mimpi kamu ****** kecil,Dasar ****** kecil sialan. Keluar kamu dari sini sebelum aku menyeret mu ******.? " Bentak perempuan itu lagi.
"Dan siapa suruh kamu masak dari pagi buat calon suami aku, mimpi kamu kalau pak vian mau sama kamu, jelas jelas aku yang pantas udah cantik montok dan pintar bergoyang di ranjang" Ucap perempuan itu dengan angkuh dan arogan. Kenapa semua perempuan yang ingin mendekati suami nya selalu bilang pintar goyang emang didalam hubungan itu selalu harus dengan goyangan. GOYANG doang gak makan mati dong pikir rania. Rania yang sudah tidak Terima langsung menelfon suamii nya.hingga suaminya mengankat.
, 📞((haloo say....? ")) ucapan vian terhenti karena mendengar suara Macan yang ngamuk.
📞((turun sekarang kalau tidak. Perusahaan mu akan aku ratakan vian Renaldi sanjaya. Cepat.)) ucap rania berteriak langsung mematikan membuat vian menjauhkan ponsel nya.rania mematikan telfonnya dan memasukkan ponsel nya kedalam tasnya lagi.
"Tio ayo segera turun Macan betina ngamuk dibawa siapa yang berani membuat masalah, bisa bisa hancur perusahaan ini? " Ucap vian langsung berlari menuju kebawah untuk menemui istri tercinta nya.
__ADS_1
" Heh j@l@ng kecil berani sekali kamu ya manggil calon suami dengan sebutan nama saja tidak pakek embel embel tuan? " Ucap perempuan itu tidak Terima.
"Siapa yang kau sebut j@l@ng kecil, siapa yang kau sebut calon suamimu hah? " Bentak seseorang yang baru datang. Dan masuk kedalam segerombolan orang, dia melihat kearah istri nya dan ada darah dipinggir bibir kiri dan kanan.
Vian berjalan dan ingin mendekati sang istri tapi ketika mendengar kan suara istri nya dia langsung berhenti seperti mobil direm mendadak.
"Stop... Diam disitu vian Renaldi sanjaya? " Bentak rania dengan keras. Membuat vian berhenti dan diam mematung membuat semua orang bertanya tanya siapa perempuan itu sebenarnya kenapa bos mereka sepertinya sangat takut dengan ngadis kecil ini.
"Sa....? " Ucap via berhenti lagi lagi lagi rania membentak dan menatap nya dengan tajam membuat vian bergidik ngeri, mood ibu hamil sangat menakutkan pikir vian.
"Diam.. Jagan bicara vian? " Bentak rania lagi.
"Jelaskan kepada calon istri kamu ini. Siapa aku yang sejelas jelasnya. Dengar tidak? " Ucap rania dengan suara keras nya.
"Sayang apa yang kamu bicara kan calon istri apa Jagan ngarang...jangan berbicara keras keras nanti anak kita.....? " Ucap vian terhenti lagi.
"VIAN RENALDI SANJAYA" UCAP RANIA MENEKAN NAMA VIAN.
"Baik sayang... KAMU ADALAH RANIA PUTRI DIRGANTARA, ANAK KEDUA DARI TUAN BESAR SALIM PUTRA DIRGANTARA DAN NYONYA MIKHA AULIA DIRGANTARA,ORANG KAYA NO 1 DIJAKARTA INI, DAN MEMPUNYAI KAKAK BERNAMA RENO PUTRA DIRGANTARA. KAMU ADALAH ISTRI DARI VIAN RENALDI SAJAYA. MAMI DARI ANAK KEMBAR BERNAMA KENZO RENALDI PUTRA DIRGANTARA DAN KENZI RENALDI PUTRA DIRGANTARA. DAN SEBENTAR LAGI AKAN MEMPUNYAI ANAK LAGI DAN SEKARANG HAMIL DUA BULAN, "??? " ucap vian dengan lantang dan arogan, dingin dan tegas. Perempuan yang menghina dan mengaku sebagai calon istri vian tadi langsung pucat dan tubuh bergetar keringat dingin keluar dari seluruh tubuhnya. Dia benar benar akan tamat hari ini bahkan orang-orang yang mencemooh tadi malah ikut gemeteran dan takut dan shok.
"Sayang kenapa kedua ujung bibir mu berdaarah dan kenapa makanan ini tumpah apa kamu jatuh? " Ucap vian dengan panik. Rania masih menatap tajam perempuan tadi yang menunduk dengan wajah memucat.
"Susah payah q dari pagi membuat kan makan siang untuk dirimu karena ini aku buat sepesial untuk kamu atas permintaan anak kamu yang ada di perut ku ini. Sudah capek capek lelah lelah gak perduli keadaan hamil aku membuat ini. Dengan seenaknya perempuan yang mengaku calon istri kamu yang pintar goyang diranjag ini merampas dan membuang makan ku,? " Ucap rania dengan datar dan sedikit berteriak. Awal mula vian tersenyum mendengar ucapan sang istri langsung berubah menakutkan dikala mendengar ucapan sang istri yang terakhir.
"Sayang.. Kamu diapakan sama perempuan rendahan ini mana sudi q sama dia. Lebih hebat kamu jika bergoyang diranjang sayang?"Ucap vian dengan dingin. Membuat perempuan itu ketakutan dan langsung bersujud dilantai.
Bruk...
"Maafkan saya tuan dan nyonya saya salah? " Ucap perempuan itu menangis dan ketakutan.
"Urus calon istri mu yang pintar goyang diranjang ini Dan malam ini tidur diluar titik? " Ucap rania berteriak dan keluar dari perusahaan membuat vian frustasi.
"Akhhhh sialan.... Ini semua gara gara kamu j@l@ng sialan bang*@t...? "
__ADS_1
Plak.... Plak... Plak.... Plak....
"Ampun tuan ampun saya salah saya minta maaf ampun tuan saya akan melakukan apa pun asal anda memaafkan saya? " Ucap perempuan itu menagis dan bersimpuh.
"Makan makanan yang dimasak oleh istri ku. Cepat.? " Ucap vian dengan dingin, dan mengusap wajah perempuan itu kelantai yang menuh makan itu.membuat semua orang kaget.
"Cepat.sialan? " Ucap vian menarik rambut perempuan itu dan mengusap wajah perempuan itu kelantai yang penuh dengan makanan.
"Sungguh sadis? " Batin semua orang.
"Tio cepat cek CCTV apa yang dilakukan oleh perempuan dajjal ini? " Bentak vian. Tapi sebelum menjawab seorang karyawan datang dan memberikan ponsel nya.
"Tidak usah tuan besar.. Saya sudah merekam kejadian ini dari awal? " Ucap karyawan itu. Vian langsung merampas ponsel jadul itu. Dan membuka video nya. Vian sangat geram setelah melihat vidio itu.
"Berani berani nya kamu perempuan rendahan mengaku ngaku sebagai calon istri ku punya apa kamu hah.,? " Ucap vian membentak dan melempar kan ponsel jadul itu dengan kacang sampai hancur.
Pyar.....
"Alamak ponsel kridit ku hancur? " Ucap pelan karyawan tadi menangis meratapi Ponselnya yang sudah hancur.
"Kau tenang saja. Setelah ini aku akan menganti ponsel mu yang jelek itu dengan ponsel yang lebih cangih. Jadi tidak usah melas didepan ku? " Ucap vian dengan datar.
"Ah... Ba... Baik tuan terimakasih banyak? " Ucap karyawan itu sumringah dan mundur lagi sambil senyum senyum.
"Tapi potong gaji hahahahah? " Ucap vian tertawa keras.
"Haha.. Ya tuhan apa pakk....? " Ucap karyawan itu menagis lagi.
"Canda gaji.. Tenang saja aku ganti aku ganti " Ucap vian lagi.
"Alhamdulillah...? "
"Dan untuk dia. Vian pecat dia dan kirim dia kebenua Afrika. Dan blokir paspor dan visa nya agar tidak bisa kembali ke Indonesia" Ucap vian berlari dan akan mengejar istri nya. Kalau sudah marah susah sekali menjinakkan istri macan nya itu.
__ADS_1
"Ini semua gara gara kamu sialan. Nambah nambahi pekerjaan saja.? " Ucap Tio ketus sambil marah marah dan menyeret perempuan yang sudah pingsan itu.