Takdir Sakinah

Takdir Sakinah
episode 38


__ADS_3

"Dira dimana suami kamu? " Ucap Ibu dokter Mia.


"Hah... Hehehe anu saya tidak mempunyai suami bu dokter Mia,menikah saja say belom? " Ucap dira tersenyum canggung


"Hah gak punya suami jadi. Kamu korban pemerkosaan atu bagaimana dira ya ampun ? " Ucap Mia kaget


"Tidak juga.. Ini karena keisengan dan kenakalan saya saja. Maklum saya sudah yatim piatu dari kecil tidak ada yang mendidik saya apa lagi saya bisa hidup dengan bebas? " Ucap dira tersenyum


"Maksud kamu apa dira saya tidak mengerti, ceritalah dira anggap aku ini kakak mu atau teman mu. Kamu bisa curhat sama saya? " Ucap Mia memegang tangan dira dengan tulus. Membuat dira sangat nyaman.


"Waktu itu saya sekolah di jakarta ksrena mendapat beasiswa sampe lulus SMA. Setelah lulus saya akan mencari kerja tapi kedua teman saya yang sangat baik mereka mau membantu saya untuk membiayai biaya kuliah saya, saya tidak mau dan memutuskan pulang ke Surabaya. Ternyata sampai surabaya semua habis dimakan kerabat orang tua saya. Jadilah saya ngontrak bu dokter, dan saat malam setelah kelulusan teman saya mengajak saya taruhan untuk pecah perawan dan uang taruhan sebesar 10 juta, saya dengan bodoh nya menerima tawaran itu. Semalaman saya menunggu diclub malam tapi tidak ada yang mau tidur dengan saya alasannya saya gila dan msih kecil. Saya sudah frustasi di depan klub saya menangis dikursi pinggir jalan. Saya di hampir seorang laki-laki yang umurnya terpaut jauh dengan saya. Saya membohongi nya bahwa pacar saya selingkuh dan saya diputuskan. Dia merasa iba dan kasihan, jadi saya memanfaatkan keadaan ini. Tiba-tiba dia mau mengantarkan saya pulang. Dan Saya langsung mau, Tiba dirumah saya langsung menyuruh dia masuk tapi dia anehnya langsung mau. Karena dia seperti nya juga sedang mabuk karena baunya sangat menyengat. Saya membuatkan dia minum dan saya berikan obat perangsang itu. Setelah itu saya sengaja mengodanya dengan cara memakai baju tipis. Hehehe sudah seperti lo*te saja saya bu dokter, setelah itu kami melakukan hal yang seharusnya tidak kami lakukan. Setelah beberapa kali penyatuan. Pagi hari saya meninggalkan laki laki itu sendiri an dikos. Entah bagaimana keadaan nya saat itu. Marah, kecewa atau dia mau menghukum saya saat ketemu nanti saya juga tidak tau. Karena setelah itu saya langsung pergi ke tempat teman saya untuk mengambil uang 10 juta dan menunjukkan hasil rekaman itu setelah itu saya pergi ke Surabaya sampai sekarang ini" Ucap dira menghela nafas yang panjang setelah bercerita.


"Kenapa kamu pergi dira. Seharusnya kamu minta tanggungjawab sama laki laki itu, walau pun kamu yang salah tapi kan dia laki laki dia mengambil keperawanan kamu? " Ucap Mia sedih mendengar cerita dira.


"Aku sadar diri bu dokter, q takut kalau dia sudah punya istri bagaimana,dan aku tidak mau menjadi perusak rumah tangga orang apa lagi orang ketiga,q tidak mau jadi pelakor,lagian ,mana mau dia tanggung jawab. Saya yang menjebak dirinya dia melakukan ini karena tidak sadar. Dan sedangkan saya sadar. Ini kemauan saya sendiri dan kebodohan saya sendiri. Gara-gara uang 10 juta bonus bayi ini? " Ucap dira terkekeh. Mia tau didari mata dira. Dia sangat sedih. Mia juga tidak bisa melakukan apa apa.hanya bisa berdoa semoga dira bisa dipertemukan dengan ayah dari bayi yang dikandung nya ini. ((Aduh ibu dokter Mia tidak tau saja... Itu suami kamu ayah dari anak yang dira kandung bu dokter))

__ADS_1


Tidak lama kemudian pesanan mereka berdua sudah datang dan mereka berdua langsung melahap sate yang sudah ada dihadapan mereka. Dira memakan sate nya dengan lahap benar benar nyidam nih si dira. Setelah selesai makan. Dira pamit kepada bu dokter Mia untuk segera pulang karena sudah malam. Dan sebelum pergi Mia dan dira tukeran no ponsel. Saat Mia melirik wallpaper dira Mia sedikit menajamkan penglihatan nya. Tapi belom jelas melihat ponsel dira sudah mati dan dimasukkan kedalam tas kecilnya lagi.


"Siapa foto laki laki itu apa dia ayah dari bayi dira.kenapa seperti nya aku pernah melihat wajah itu tapi dimana,,,Ah sudah lah ngapain q memikirkan itu " Ucap Mia dalam hati. Ya itu foto Reno entah kenapa semenjak hamil dira selalu ingin memandangi foto Reno jadi sama dira dijadikan wallpaper deh.


Setelah sampai kontrak an sira melihat mbak marni duduk didepan rumahnya sambil merokok.


"Baru pulang kau dira" Tanya mbak marni


"Sudah tau nanya" Ucap dira sewot. Dia tidak suka dengan mbak marni karena hidup bebas mbak marni udah tua gak mau nikah malah gonta ganti laki laki. Celup sana celup sini.


"Sewot sekali janda bunting ini" Sindir mbak marni


"Nih ada kue.. Nih sengaja gue beliin buat keponakan gue, dimakan ya dira? " Ucap mbak marni dengan gaya bicara yang ketus. Membuat dira tersenyum


"Makasih ya mbak.. Baik banget sih... Cup? " Ucap dira mencium pipi marni dan masuk kedalam kontrak an.

__ADS_1


"Sialan kau dira.. Aku masih normal. Jijik gue? " Teriak mbak marni dari luar sambil mengosok gosok pipi nya yang di cium dira. Mbak marni duduk didepan kontrak an nya lagi sambil senyum senyum sendiri.


"Manis banget andai dia jadi anak gue. Mana mau punya ibu kayak gue. Kerjaan aja gak bener malu maluin? " Ucap mbak marni mematikan rokok nya dan masuk kedalam rumah.


Didalam kamar dira merebahkan dirinya di ranjang kecil itu. Dia memakan kue dari mbak marni sambil menerawang jauh. Entah kenapa perutnya tiba tiba bergejolak seperti akan muntah dia segera berlari kekamar mandi dan muntah muntah. Semua sate dan nasi yang dia makan tadi keluar lagi. Setelah selesai berkumur dira keluar dari kamar mandi.


"Huft.... Sate nya cuma numpang sebentar setelah itu keluar lagi. Apa kamu cuma ingin melihat sate itu bentuk nya seperti apa nak. Setelah tau kamu keluarkan lagi? " Ucap dira berbicara dan mengelus perut nya. ((Mungkin dia tidak mau makan dari ibu tirinya dira kikikikikik))


Setelah itu dira kembali kekamar lagi. Dia merebahkan dirinya dikamar. Dan tiba tiba dia ingin melihat wajah ayah dari bayinya ini. Segera lah dia mengambil ponsel nya dan menyalakan layar.


"Huft.... Kan bener foto kamu sangat berguna om ganteng siapa nama kamu kemaren.. Re... Re.. Reno ya kalau gak salah. Om Reno iya om Reno dirgantara, kamu lagi apa om. Kamu pasti marah banget ya pas bangun tidur gak ada aku disamping mu. Ngerasa habis manis sepah dibuang, maafkan aku ya om. Bukannya apa apa. Aku takut aja nanti ternyata kamu sudah punya istri dan istri kamu jahat banget kan aku takut.? " Ucap dira memeluk ponsel nya yang ada foto Reno yang sedang terlelap dan dengan bertelanjang dada. Benar saja setelah memeluk ponsel nya dira tidur terlelap dan menuju alam mimpi.


Disisi lain. Mia yang sudah sampai di apartemen langsung mandi dan menganti pakaiannya dengan lingrai tipis. Terkesan sangat sexy.tanpa memakai ce*ana da*am dan b*a,Tiba tiba ada yang mengetok pintunya dan Mia langsung membuka pintu itu.


"Hasan....? " Kaget Mia.

__ADS_1


"Kenapa gak ngasih kabar kalau kamu sudah ada disini Mia. Apa kamu benar benar sudah melupakan aku, apa kau sudah tidak mencintai aku lagi? " Ucap laki tu bernama hasan itu langsung masuk kedalam.


"Maaf kan aku hasan. Kamu sendiri yang dulu meninggalkan aku sekarang aku sudah menikah hasan. Aku juga sangat mencintai suamiku. Tapi... Aku juga masih mencintai dirimu, tapi kita sudah tidak bisa bersama lagi? "Ucap Mia sendu.


__ADS_2