
Beberapa saat kemudian dira dan Mbak marni sudah sampai didalam rumah sakit. Tapi mereka diturunkan di sebrang jalan. Jadi masih harus menyebrang untuk sampai di depan rumah sakit. Setelah selesai menyebrang mereka segera masuk keloby rumah sakit. Dan menuju resepsionis untuk mendaftar ke poli kandungan. Setiap orang yang melihat marni pasti menahan tawa. Tapi mereka hanya bisa mesem karena tidak mau membuat marni sakit hati. Dira dan marni cuek saja
Setelah sampai didepan ruang praktek poli kandungan dira dalam marni segera antri dan mendapat nomor antrian no 11.banyak sekali ibu ibu hamil yang masing-masing ditemani oleh suaminya dan dira hanya tersenyum kecut.
Beberapa saat kemudian tiba saatnya dira dipanggil dira segera masuk dan didampingi marni. Mereka berdua disambut oleh dokter kandungan yang berusia 36 tahun. Dan bernama teg Mia Maharani. Dokter mia tersenyum dan mempersilahkan masuk.
"Silahkan masuk nyonya nyonya," Ucap bu dokter mia
"Terima kasih bu dokter" Ucap merka berdua.
"Kalau boleh tau ada keluhan apa nyonya? " Ucap bu dokter mia tersenyum kearah marni. Ya bu mia berfikir yang hamil adalah mbak marni.
"Eh tidak dokter saya cuma mau ngantar adik saya.. Ini adik saya yang hamil? " Ucap mbak marni gelagapan. Nikah aja belom kok hamil hamil sama anak jin pikir mbak marni.
"Oh.. Maaf.... Namanya siapa nyonya...? " Ucap bu dokter mia
"Nama saya nadira bu dokter mia panggil saya dira saja tidak usah pakai embel-embel nyonya..? " Ucap dira dengan sopan.
"Oh... Baik lah dira berapa usia kamu? " Ucap bu dokter mia sambil menulis nama dira dibuku besar.
"Umur saya 18 tahun bu dokter. 5 bulan lagi 19 tahun? " Ucap dira tersenyum
"Gak usah diperjelas juga kali..? " Ucap mbak marni sewot.
"Siapa tau aja bu dokter mau merayakan ulang tahun saya hahahahaha, canda bu dokter? " Ucap dira keluar kan sifat pecicilan nya.
"Kamu bisa saja.. Keluhan nya apa dira? " Tanya bu dokter mia tersenyum lucu melihat dua orang didepan nya ini.
"Gak ada keluhan apa op bu dokter biasa saja kan saya gak lagi sakit? " Ucap dira polos
"Astagfirullahalazim dira.....nadira bin lemot dan bodoh Gue tabok baru tau rasa ya... Bu dokter tanya keluha kamu saat hamil apa o'on..? " Ucap Mbak marni mengeratkan gigi nya.
"Heheheh kirain keluhan sakit. Saya memang gak ngerasain apa apa bu dokter. Tapi setiap pagi saya mual mual. Saya kira asam lambung saya naik. Saya memutuskan untuk membeli alat ini. Dan ini ada garis dua merah kata mbak marni saya positif hamil. Emang iya bu dokter? " Ucap dira panjang lebar sambil menunjukkan tespeck nya.
__ADS_1
"Benar ini positif dira.. Ya sudah silahkan berdiri dan naik kebrangkar itu ya biar saya periksa? " Ucap bu dokter mia tersenyum.
Setelah dira berbaring dokter mia membuka baju atasan milik dira. Sedikit ditekan bagian perut yang dibawah kiri. Setelah seperti ada janin bu dokter mia tersenyum. Setelah itu suster mengoleskan jell diperut dira setelah itu menempelkan alat USG. Dan benar saja disana sudah ada janin berusia 2 bulan.
"Lihat ini dira ini janin kamu, kehamilan kamu sudah memasuki 2 bulan lebih. Dijaga baik baik ya? " Ucap bu dokter mia tersenyum
"Terima kasih dokter? " Ucap dira tersenyum senang.
Setelah selesai suster kembali memberisihkan sisa jell. Setelah itu dokter mia mempersilahkan dira duduk lagi.
"Bagaimana keadaan janinnya dok. Kelamin nya laki-laki apa perempuan? " Tanya mbak marni antusias.
"Maaf bu.. Janin bisa dilihat ketika usia kandungan 4 bulan. Ini baru dua bulan dan bentuknya masih menyerupai gumpalan daerah.? " Trang bu dokter mia.
"Oh.. Seperti itu...? " Ucap mbak marni mangguk mangguk. Dan dokter mia hanya tersenyum.
"Oh iya ini vitamin dan obat penguat kandungan. Vitamin nya diminum saat mau tidur ya dira dan obat penguat ini diminum setelah sarapan pagi..? " Ucap bu dokter mia memberikan obat yang tersedia didalam ruangan praktek nya.
"Baik bu dokter... Kalau begitu kami permisi ya? " Ucap dira tersenyum yang diangguki oleh Bu dokter mia.
"Baik bu kami permisi? " Ucap dira segera keluar dari ruangan praktek milik bu mia. Setelah itu. Mereka berjalan keluar dari rumah sakit itu. Dan saat ini tiba saatnya istirahat makan siang untuk mia.
"Bu dokter mau makan dikantin apa disini saja biar saya pesan kan? " Ucap suster ayu
"Makan disini aja sus.. Pesankan saya makan ini uang nya sekalian sama kamu ya kita makan disini sama sama? " Ucap bu dokter mia
"Baik bu kalau begitu saya permisi dulu? " Ucap suster keluar dari ruangan praktek milik bu dokter mia.
Tak lama setelah membereskan berkas berkasnya ponsel milik bu dokter mia berbunyi tanda ada video call masuk. Dan bu dokter mia segera mengangkat nya.
📲((halooo bibik.....))
📲((hallo sayang...))
__ADS_1
📲((bibik apa kabar, aku rindu padamu bibik))
((Kenapa kau dekat sekali kenzi bibik tidak bisa melihat ku jga))
((Kita sudah terlihat semua kak. Kakak itu kenapa sih. Geseran dikit.))
((Kenzi aku tidak bisa melihat bibik. Kau terlalu dekat ke layar))
Dari sebrang dua bocil sedang huru hara lagi membuat dokter mia terkekeh.
📲((kabar bibik baik sayang.. Itu kenapa yang terlihat hanya hidung, hidung siapa itu))
📲((tu akan apa aku bilang, kau terlalu maju, bibik tidak bisa melihat wajah kita yang tampan rupawan,))
((Hihhh iya iya... Bibil sekarang apa kau bisa melihat wajah kami))
📲 ((bisa dong. Wahh kalian tambah tampan saja, bibik kangen sama kalian))
📲((kami juga kangen sama bibik. Kenzo sama kenzi punya kabar bahagia bibik))
📲((kabar apa sayang...))
Belom sempat si kembar menjawab terdengar orang muntah muntah dari arah belakang mereka. Ya sekarang sikembar sedang Melakukan video call bersama bibik mia istri dari Reno dirgantara. Dan membelakangi kamar mandi jika ada seseorang keluar masuk dari kamar mandi pasti terlihat. Tak lama kemudian keluar lah seorang perempuan yang sangat lemas tak berdaya.
📲((hay kak bagaimana kabar mu apa kau tak merindu kan aku))
📲 ((kakak sangat merindu kan mu nia..kamu kenapa pucat seperti itu))
📲((mami seperti itu karena kami mau punya adik. Bibik mami hamil lagi. Dan kami baru pulang dari rumah sakit))
📲((wahhhh keponakan aku nambah.. Sudah berapa bulan rania))
📲(1 bulan dua minggu kak? " Ucap Tania
__ADS_1
📲((selamat ya jaga kandungan nya baik baik.. Ya sudah nanti ngobrol ngobrol lagi kakak masih ada Pasien. Oke.. Bay bay sikembar... Siuuuuuu.... Muahhh? " Mia langsung mematikan ponsel nya.
Mia bernafas sangat kasar. Sang adik ipar hamil lagi. Calon anak ketiga. Sedangkan diri nya belom hamil sama sekali. Padahal secara diam diam dia selau periksa dan meminum obat penyubur kandungan tapi belom ada hasil. Teman temannya sama seperti suami dan kedua mertua dan adik iparnya. Cuti berkerja dulu. Istirahat yang cukup dan jangan setres. Agar cepat mengandung. Tapi jujur mia sangat berat karena dia masih menyayangi karirnya yang sedang naik daun ini. Lagi lagi mia bernafas kasar. Apa lebih baik dia menyuruh Reno menikah lagi agar Reno bisa mempunyai anak. Jujur dia terlalu menyayangi pekerjaan nya dari pada anak.menurutnya mempunyai keponakan saja sudah cukup. Toh dia juga bisa menganggap mereka anaknya. Tapi tidak dengan Reno dia hanya ingin anak dari darah daging nya. Keponakan ya keponakan, anak ya anak. Mia berfikir bodoamat lah. Dia terlalu membangangkn karirnya. Tidak tau saja karena hasil keegoisan nya rumah tangga nya akan hancur. Sang suami mungkin akan melepaskan nya dan akan bahagia bersama perempuan lain dan anak anaknya nanti.