
"Sedang apa mereka di sini?" Lanjut Queen kemudian. Semangat yang tadi berkobar dalam dada Queen karena ingin makan makanan favoritnya pun sirna begitu saja. "Jadi... Kevin tidak datang mengantarkanku makan siang karena dia sedang sibuk makan siang bersama dengan Nona Melody?" Ucap Queen dengan tersenyum kecut di akhir ucapannya.
Queen pun segera membalikkan tubuhnya agar keberadaannya tidak disadari oleh Kevin dan Melody yang sedang asik menikmati makanannya masing-masing. Kaki jenjangnya pun melangkah dengan lesu keluar dari dalam restoran.
Queen pun memutuskan kembali ke perusahaan dan tidak melanjutkan niatnya untuk makan siang. Seakan paham dengan suasana hatinya yang tidak baik-baik saja, bayi mungil yang masih bersemayam dalam perutnya pun tidak memberontak meminta makan lewat bunyi dari dalam perutnya.
"Apa yang sedang kau harapkan Queen? Kau menunggunya datang membawakan makan siang sedangkan dia sedang asik makan bersama wanita yang akan melanjutkan statusmu menjadi istrinya nantinya." Hembusan nafas Queen semakin melambat saat bayangan wajah Kevin dan Melody yang sedang makan bersama terus melintas di benaknya hingga mobilnya sampai kembali di perusahaan.
"Nona Queen, anda sudah kembali?" Riri yang baru saja keluar dari pantry nampak terkejut melihat Queen yang tengah berjalan melewatinya.
Mendengar pertanyaan Riri membuat Queen menghentikan langkahnya. "Ya, saya sudah kembali." Balas Queen dan mencoba menampilkan senyuman manisnya.
__ADS_1
Riri berjalan mendekat pada Queen lalu menatap wajah Queen dengan intens. "Kenapa cepat sekali? Apa Nona tidak jadi makan siang di luar?" Tanya Riri. Karena tidak mungkin Queen menghabiskan makan siangnya dengan waktu secepat ini.
"Emh... tiba-tiba saja aku tidak berselera untuk makan di luar dan aku ingin makan di ruangan kerjaku saja." Dusta Queen.
Kening Riri mengkerut mendengar ucapan Queen yang tidak masuk ke dalam logikanya. Memperhatikan wajah Queen yang terlihat tidak baik-baik saja lewat senyuman palsunya membuat Riri menyimpulkan ada yang tidak beres pada Queen.
"Nona Queen—" ucapan Riri terputus saat Queen kembali angkat suara.
"Oh ya Riri, bisakah kau memesankan makanan untukku dari kantin perusahaan saja? Sepertinya aku lebih menginginkan makan makanan dari kantin untuk siang ini." Ucap Queen.
Queen tersenyum lalu mengucapkan terimakasih pada Riri. Setelahnya ia pun berpamitan untuk masuk ke dalam ruangan kerjanya.
__ADS_1
"Kenapa aku merasa Nona Queen sedang tidak baik-baik saja? Tapi kenapa? Raut wajahnya sangat terlihat walau Nona Queen mencoba menutupi kesedihannya." Ucap Riri sambil menatap punggung Queen yang semakin jauh darinya. Riri pun segera beranjak untuk memesan makanan untuk Queen setelah melihat punggung Queen hilang dari balik pintu.
Sedangkan Queen yang baru saja masuk ke dalam ruangan kerjanya nampak menghembuskan nafasnya berulang kali berharap dapat meredakan sesak di dadanya saat ini.
"Aku ini kenapa? Kenapa dadaku sakit sekali jika mengingat pertemuan Kevin dan Melody? Sudah sewajarnya bukan mereka bertemu karena sejak awal mereka memang adalah calon pasangan yang akan menikah." Ucap Queen lalu menutup kedua kelopak matanya seraya menarik nafas panjang.
Queen pun mengelus perutnya berharap bayinya tidak rewel karena suasana hatinya yang sedang buruk. "Anak Mommy... mulai saat ini kita harus terbiasa tanpa perhatian dari Daddymu." Ucap Queen dengan tersenyum miris.
***
Vote dulu yuk baru lanjut🤗
__ADS_1
Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang berjudul Bukan Sekedar Menikahiđź–¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.