
"Papah..." ucap Zeline menatap Daniel dengan tersenyum.
Daniel turut tersenyum. "Apa Zel sudah selesai makan?" Tanya Daniel.
Kepala mungil Zeline menggeleng. "Masih makan ini." Ucapnya sambil menunjuk piring di depan Queen yang masih berisi makanan untuknya.
"Sudahlah. Biarkan Zel menghabiskan makanannya lebih dulu. Lebih baik sekarang kau ikut denganku ke ruang tamu saja sambil menunggu Zeline." Ajak Kevin karena menyadari kecanggungan diantara Queen dan Daniel. Terbukti kini Queen terus menunduk tanpa berani menatap pada Daniel, pun dengan Daniel yang seperti enggan menatapnya.
"Baiklah." Balas Daniel lalu membalikkan tubuhnya ke belakang. Bukannya enggan menatap pada Queen, namun perasaan bersalah itu kembali menghantuinya saat melihat wajah tulus Queen saat ini.
"Apa kau sudah makan, Naina?" Tanya Queen setelah Kevin dan Daniel hilang dari balik pintu dapur.
"Sudah. Sebelum pulang bekerja aku sempat makan lebih dulu." Balas Naina.
"Suap lagi, Nty." Pinta Zeline karena makanan di mulutnya sudah habis sejak tadi.
Queen tersenyum lalu kembali menyuapkan makanan ke dalam mulut Zeline.
"Lanjutkan saja makananmu, biar aku saja yang menyuapkan Zel." Ucap Naina setelah menatap makanan Queen yang belum habis.
"Tak masalah. Biar aku saja yang menyuapkan Zeline." Balas Queen.
__ADS_1
Naina pun mengangguk dan membiarkan Queen melanjutkan menyuapkan putrinya hingga makanan di piring Zeline dan piringnya habis tak tersisa.
"Kenyang Zel ini." Ucap Zeline sambil mengusap perutnya yang nampak membuncit.
Naina tersenyum. "Anak Mamah sudah kenyang?" Tanya Naina.
Zeline mengangguk. "Kenyang, Mah. Mau es klim yah bial tambah kenyang?" Pintanya sambil berkedip lucu.
"Es krim?" Tanya Naina merasa bingung.
"Agh, maaf, Naina. Tadi saat menyuapkan Zeline aku sempat menawarkannya makan es krim yang ada di dalam kulkas setelah dia menghabiskan makannya." Terang Queen merasa sungkan.
Queen turut tersenyum. "Tunggu sebentar." Ucapnya lalu mengumpulkan bekas piring makanannya dan Zeline lalu membawanya ke westafel.
"Mamah baik gini seneng Zel tuh." Ucap Zeline merasa senang karena diperbolehkan makan es krim kembali.
"Hari ini saja, ya. Tidak dengan besok. Karena Zel sudah makan es krim dua kali hari ini." Tutur Naina.
"Dua kali?" Wajah Zeline nampak bingung.
"Di sini dan di perusahaan Om Kevin." Ucap Naina lalu melipat bibirnya ke dalam saat melihat wajah Zeline berubah tak bersemangat karena ketahuan olehnya.
__ADS_1
"Ya deh, Mah." Balas Zeline dengan suara pelan.
Naina tersenyum lalu mengusap kepala Zeline. Setelah mengambil es krim di dalam kulkas untuk Zeline, Queen pun mengajak Naina dan Zeline keluar dari dalam dapur.
"Papah... lihat ini!" seru Zeline pada Daniel sambil memperlihatkan cup es krim di tangannya.
"Zel makan es krim lagi?" Wajah Daniel nampak bingung menatap pada Naina. Bukankah Naina sudah mengetahui putrinya itu sudah makan es krim saat di perusahaan Kevin tadi pikirnya.
"Ya, Pah. Mamah bolehin itu. Anty Queen baik ini kasih Zel es klim. Seneng Zel tuh!" Ucapnya tersenyum senang
Daniel mengangguk saja lalu menatap pada Queen yang terlihat tengah menunduk tak berani menatap kepadanya.
"Aunty Queen memang baik." Balas Daniel hingga membuat Queen mengangkat kepalanya yang membuat tatapannya dan Daniel pun beradu.
***
Lanjut? Vote yang banyak dulu ayukš¤
Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Bukan Sekedar Menikahiš¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1