Takdir Setelah Perpisahan

Takdir Setelah Perpisahan
Takut merepotkanmu


__ADS_3

Di tengah asiknya Queen menyuapkan Zeline makan dan menyuapkan makanan ke dalam mulutnya sendiri begitu pun dengan Kevin yang fokus pada makanan di depannya, mereka dikejutkan dengan /suara kedatangan Daniel dan Naina yang tiba-tiba sudah masuk ke dalam apartemen.


"Aku ke depan dulu." Ucap Kevin menghentikan suapan makanannya.


"Baiklah." Balas Queen tak ingin banyak tanya.


"Suala Mamah itu, Nty." Ucap Zeline disela kunyahannya.


Queen mengangguk. "Lanjutkan saja makannya. Makannya tinggal sedikit lagi." Ucap Queen lembut.


Zeline mengangguk lalu kembali menerima suapan dari tangan Queen.


"Kau sungguh tidak sopan Daniel!" Naina menepuk lengan Daniel yang tidak mendengarkan ucapannya untuk memencet bel apartemen Kevin lebih dulu.


"Hal ini sudah biasa, Sayang. Lagi pula Kevin juga selalu langsung masuk ke dalam apartemenku jika berkunjung." Balas Daniel tak ingin disalahkan.


"Tapi ini kondisinya berbeda. Kevin sudah menikah!" Naina mencubit kecil pinggang Daniel hingga membuat Daniel meringis.


"Hentikan, Sayang. Kau lihat saat ini Kevin tengah memperhatikan kita!" Ucap Daniel berupaya menghentikan cubitan istrinya.

__ADS_1


Naina pun tersadar lalu menghentikan aksinya. Lalu menatap Kevin dengan tatapan tidak enak. "Maaf telah lancang masuk begitu saja ke dalam apartemenmu." Ucap Naina sungkan.


"Tak masalah. Apa kalian ingin menjemput Zel?" Tanya Kevin.


Naina mengangguk sedangkan Daniel menatap Kevin dengan tatapan yang sulit diartikan.


"Ayo ikut aku. Zel sedang makan di dapur." Ajak Kevin lalu melangkah kembali ke arah dapur.


Daniel dan Naina pun mengikuti langkah Kevin menuju dapur. Saat sudah berada di ambang pintu, Daniel dan Naina dibuat tertegun melihat pemandangan di depannya dimana saat ini Queen sedang fokus menyuapkan makanan ke dalam mulut Zeline. Melihat kedatangan kedua orang tuanya membuat Zeline tersenyum tanpa bersuara karena sedang mengunyah. Sedangkan Queen terlihat tersenyum kaku pada Naina tanpa berniat menatap pada pria yang masih dicintainya.


"Queen..." ucap Naina seraya tersenyum membalas senyuman Queen.


Naina tetap tersenyum lalu mendekat pada Queen dan Zeline.


"Mamah... napa datang sini?" Tanya Zeline yang sudah selesai mengunyah.


Naina mengusap rambut putrinya dengan sayang. "Tentu saja untuk menjemput Zel pulang." Balas Naina.


"Bukankah kau ingin menjemputnya saat malam?" Tanya Queen berusaha untuk biasa saja.

__ADS_1


"Rencananya seperti itu. Tapi aku merasa sungkan membuat kalian kesusahan menjaga Zeline." Balas Naina yang turut mencoba biasa saja.


"Duduklah." Ucap Queen setelah menarik kursi Kevin kepada Naina.


Naina tersenyum lalu duduk di kursi yang Queen berikan.


"Sungguh aku tidak merasa direpotkan menjaga Zeline. Putrimu adalah anak yang pintar dan menggemaskan." Puji Queen seraya tersenyum.


"Terimakasih, Queen. Namun tetap saja aku merasa sungkan." Balas Naina tanpa menyebutkan alasan yang sebenarnya karena ia takut putrinya merepotkan dan membuat Queen yang sedang hamil merasa kelelahan. Tidak ada sedikit pun pikiran buruk Naina tentang Queen yang berstatus sebagai mantan tunangan Daniel selain takut Queen kelelahan dan repot karena putrinya.


"Ehem." Deheman Daniel membuat perhatian Queen teralihkan ke sumber suara hingga kini matanya dapat melihat dengan jelas wajah Daniel yang terlihat semakin tampan setelah tak lagi bersamanya. Menyadari jika matanya tak sanggup menatap lama pria yang masih dicintainya itu, Queen pun segera menundukkan pandangannya. Dan pergerakannya itu tidak lepas dari mata Kevin yang sejak tadi terus memperhatika gerak-geriknya.


***


Lanjut? Berikan vote, komen, like dan hadiahnya dulu yuk.


Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Bukan Sekedar Menikahiđź–¤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.

__ADS_1


__ADS_2