Takdir Setelah Perpisahan

Takdir Setelah Perpisahan
Mengajak tinggal bersama


__ADS_3

Setelah beberapa hari ini Kevin dibuat sibuk menemui kelurganya, keluarga Queen dan keluarga Melody untuk menjelaskan duduk permasalan yang terjadi, akhirnya hari itu Kevin dapat menghela nafas lega karena apa yang diperjuangkannya akhirnya tercapai.


Hari itu, di hadapan Tuhan dan semua orang terdekatnya, Kevin mengucap janji suci pernikahannya dan Queen. Tidak seperti yang dibayangkan, Queen dan Kevin sama sekali tidak menunjukkan wajah terpaksa mereka dalam melakukan pernikahan. Mereka justru terlihat bahagia seperti pasangan pada umumnya.


Queen terlihat tak pernah menyurutkan senyumannya selama acara pernikahan berlangsung. Pun dengan Kevin yang turut menyematkan senyuman tipis di wajah tampannya. Dan setelah melewati hari yang cukup melelahkan, akhirnya sore itu Kevin langsung mengajak Queen untuk tinggal di apartemennya.


Walau Papa Adam dengan tegas mengatakan jika tidak ingin Queen tinggal dengannya sampai anak yang dikandungnya lahir ke dunia, namun Kevin dapat melihat betapa Papa Adam sangat berat melepaskan putrinya yang kini sudah tidak lagi menjadi tanggung jawabnya.


"Apa kau lelah?" Kevin menatap sekilas pada Queen yang terlihat memejamkan mata di sebelah kursi kemudi.


Queen membuka kembali kedua kelopak matanya. "Ya. Aku sangat lelah." Balas Queen jujur. "Biasanya aku cukup kuat jika berdiri terlalu lama seperti tadi. Namun tadi aku benar-benar lelah. Sepertinya efek kehamilan membuatku mudah lelah." Lanjut Queen.

__ADS_1


Kevin mengangguk. "Istirahatlah. Kita akan sampai sebentar lagi." Balas Kevin.


Queen tidak lagi merespon ucapan Kevin dan lebih memilih memejamkan kedua kelopak matanya. Karena tubuhnya yang sudah lelah dan mengantuk, tidak membutuhkan waktu lama Queen pun sudah lelap dalam tidurnya.


Selama dalam perjalanan menuju apartemen, Kevin selalu mencuri pandangan pada wajah cantik Queen yang sudah lelap sembari fokus pada kemudinya.


"Maaf karena aku membuatmu terjebak dalam pernikahan yang tidak pernah kau inginkan." Gumam Kevin. Sedikit banyaknya Kevin cukup merasa bersalah atas apa yang terjadi pada hubungan mereka saat ini. Jika saja malam itu ia lebih bisa menggunakan akal sehatnya, pasti semua ini tidak akan terjadi. Namun apalah daya, kini nasi sudah menjadi bubur. Baik Kevin maupun Queen hanya bisa pasrah menjalani takdir mereka yang dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan.


Setelah menempuh tiga puluh menit perjalanan, akhirnya mobil Kevin pun telah sampai di parkiran apartemen. Kevin menghela nafas sesaat melihat Queen yang masih begitu lelap dalam tidurnya. Rasanya ia sungguh tidak tega membangunkan Queen yang masih terlelap apalagi melihat guratan lelah di wajah cantik istrinya itu. Tidak ada pilihan lain, akhirnya Kevin pun memutuskan untuk menggendong Queen sampai masuk ke dalam apartemennya.


Dengan hati-hati Kevin membaringkan tubuh Queen di atas ranjang yang dulunya menjadi saksi malam percintaan mereka. Kevin tak langsung menjauhkan tubuhnya setelah membaringkan Queen. Ia lebih memilih menatap wajah cantik Queen yang sedang terlelap yang entah mengapa mulai mencuri perhatiannya.

__ADS_1


"Ke-kevin..." Queen dibuat terkejut saat membuka mata melihat wajah Kevin yang begitu dekat dengan wajahnya.


***


Berikan dukungannya dulu yuk untuk mendukung semangat shy dalam menulis🤗


Like


Vote


Komen

__ADS_1


Hadiah


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2