
"Apa kau sudah siap?" Tanya Kevin saat Queen beranjak dari meja rias.
"Sudah. Ayo keluar." Ajak Queen.
Kevin mengangguk lalu berjalan lebih dulu keluar dari dalam kamar.
"Kevin, Queen, ayo duduk." Ucap Mami Eve saat melihat anak dan menantunya sudah berada dekat meja makan.
Queen tersenyum lalu duduk di kursi yang bersebelahan dengan Kevin.
"Apa Papi belum turun?" Tanya Kevin karena tidak melihat keberadaan Papinya di sana.
"Papi ke depan sebentar. Katanya mau berbicara dengan sopir pribadinya." Jawab Mami Eve.
Kevin mengangguk paham dan tak lagi bersuara. Sedangkan Queen hanya tersenyum menatap pada Mami Eve.
"Kalian sudah lama turun?" Suara Papi Niko yang terdengar dari belakang tubuhnya membuat Queen memutar kepalanya ke arah belakang.
"Belum. Kami baru saja turun, Pi." Balas Kevin. Sedangkan Queen hanya tersenyum sebagai jawaban karena Kevin telah menjawabnya lebih dulu.
Papi Niko mengangguk paham lalu duduk di kurisnya.
"Ayo kita mulai sarapan paginya." Ucap Papi Niko.
__ADS_1
"Baik, Pi." Balas Mami Eve, Kevin dan Queen hampir bersamaan.
"Kau ingin makan apa?" Tanya Queen pada Kevin.
"Terserah kau saja." Balas Kevin karena menu yang terhidang seluruhnya bisa ia makan.
Queen mengangguk lalu mengambilkan makanan yang menurutnya sesuai dengan keinginan Kevin seperti biasanya.
"Makanlah yang banyak agar anak yang ada di dalam kandunganmu tumbuh dengan sehat." Ucap Papi Niko pada Queen yang telah mengambil makanan untuk dirinya sendiri.
"Baik, Pi." Balas Queen menurut. Ada rasa bahagia yang terus memenuhi hatinya karena merasakan rasa perhatian penuh dan tulus diberikan keluarga Kevin untuknya.
Dua puluh menit berlalu akhirnya sarapan pagi mereka pun selesai. Queen mengelap sisa makanan yang menempel di sudut bibirnya begitu pun dengan Kevin.
Queen mengangguk. "Ya, Queen akan bekerja hari ini, Mami." Balasnya.
"Agh sayang sekali. Padahal Mami sangat ingin bercerita denganmu hari ini." Keluh Mami Eve.
"Memangnya Mami tidak pergi ke taman bermain?" Tanya Papi Niko mengingat usaha istrinya.
"Tidak. Hari ini Mami tidak datang karena sudah ada asisten Mami yang mengontrol keadaan di sana." Terang Mami Eve.
"Mami bisa bercerita banyak dengan Queen esok hari." Timpal Kevin.
__ADS_1
Mami Eve menatap malas pada putranya. "Kau tahu jelas besok Mami dan Tante Hasna ingin berkumpul bersama di rumah Daniel." Kesal Mami Eve.
Kevin terdiam karena ia melupakan janji Maminya dan Mama Hasna.
"Ya sudah, lebih baik Mami bawa saja Queen ikut ngumpul bersama di rumah Daniel. Dengan begitu kalian bisa saling bercerita bersama di sana." Usul Papi Niko.
Suasana di meja makan pun seketika hening setelah mendengar ucapan Papi Niko. Mami Eve menatap tak enak pada Queen sedangkan Kevin menatap datar pada Papinya yang sembarangan berbicara. Merasa suasana sedikit cangguh karena dirinya, Queen pun angkat bicara.
"Menurut Queen itu ide yang bagus. Lagi pula besok Queen tidak bekerja dan sepertinya cukup menyenangkan jika pergi bersama Mami dan bertemu Tante Hasna dan si kecil Zeline." Ucap Queen tanpa beban.
Mami Eve terdiam sambil menatap bergantian wajah Queen dan Kevin.
"Bagaimana Mami? Queen sudah menyetujui saran Papi." Ucap Papi Niko.
"Jika Queen bersedia maka itu lebih baik. Besok kita akan berkumpul di rumah Daniel bersama Tante Puspa, Naina dan si kecil Zeline."
***
Lanjut? Berikan vote, komen, like dan hadiahnya dulu yuk.
Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Bukan Sekedar Menikahiđź–¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1