
Karena pekerjaannya hari ini lebih cepat selesai dari waktu yang ia perkirakan, Kevin memutuskan untuk pulang lebih awal dari perusahaannya. Kevin memilih pulang ke rumah orang tuanya lebih dulu sebelum pulang ke apartemennya. Beberapa hari yang lalu Maminya baru saja sembuh dari sakitnya dan Kevin belum sempat melihat keadaan maminya saat ini,
Selama dalam perjalanan menuju rumah Mami Eve, Kevin tak hentinya berpikir dengan perubahan hubungannya dan Queen dua bulan belakangan ini. Bahkan saat ini Queen tak lagi ingin diantarkan olehnya ke perusahaan dengan alasan tidak ingin terbawa perasaan jika mereka terus bersama. Mau tak mau Kevin pun mengiyakannya dari pada membuat dirinya seperti memberi harapan yang tidak pasti pada Queen.
"Apa dia sudah pulang bekerja?" Tanya Kevin saat mobilnya mulai memasuki gerbang rumahnya. Wajah Kevin pun berubah datar saat melihat dua buah mobil yang ia kenali siapa pemiliknya. "Ada apa Melody dan kedua orang tuanya datang ke sini?" Gumam Kevin.
Kevin pun memarkirkan mobilnya di belakang mobil bewarna putih milik Melody. Setelahnya ia pun turun dari dalam mobil lalu berjalan masuk ke dalam rumah. Dari jarak yang tidak begitu jauh Kevin dapat melihat jika kedua orang tuanya dan kedua orang tua Melody tengah terlibat perbincangan serius. Melody yang sejak tadi hanya menjadi pendengar di antara percakapan kedua orang tuanya dan kedua orang tua Kevin mengalihkan pandangan ke arah pintu dan tersenyum lebar melihat keberadaan Kevin di sana.
"Kevin? Kau sudah pulang?" Tanya Melody hingga membuat percakapan di antara orang tuanya dan Kevin terhenti.
Kevin hanya diam dan melanjutkan langkahnya mendekat ke arah kedua orang tuanya. "Om, Tante." Sapanya pada kedua orang tua Melody.
"Hai, Kev." Balas kedua orang tua Melody hampir bersamaan.
__ADS_1
Kevin mengangguk lalu menatap ke arah kedua orang tuanya secara bergantian seolah meminta penjelasan.
"Ayo duduk dulu, Kev." Ucap Mami Eve dengan lembut.
Kevin mengangguk mengiyakan lalu duduk di kursi yang bersebelahan dengan Papi Niko.
"Kebetulan sekali Kevin juga berada di sini. Kalau begitu bagaimana kalau kita membahas persiapan pernikahan Kevin dan Melody bersama dengan Kevin saaat ini." Ucap Mama Yeni.
Sontak saja ucapan Mama Yeni membuat tatapan semua orang yang berada di ruang tamu tertuju ke arahnya.
Mami Eve tak menjawab ucapan Mama Yeni namun hanya menampilkan senyuman kakunya karena ada Kevin putranya saat ini.
"Apa maksudnya ini? Mami, Papi, Tante dan Om ingin membahas pernikahan saya dan Melody?" Tanya Kevin dengan wajah tidak bersahabat.
__ADS_1
"Benar, Kev. Kedua orang tua kita ingin membahas rencana pernikahan kita." Balas Melody dengan senyum merekah di wajahnya.
"Kau bilang apa? Kau ingin membahas masalah pernikahan kita sedangkan saat ini aku masih berstatus suami dari wanita lain?" Tanya Kevin dengan menatap tajam wajah Melody.
"Ya, lagi pula pernikahan kalian juga akan berakhir. Tidak ada salahnya bukan jika orang tua kita membahasnya saat ini karena kita harus merancang sebagus mungkin pesta pernikahan yang akan kita gelar." Balas Melody dengan enteng.
Kedua tangan Kevin terkepal. Ia sungguh merasa geram dengan Melody yang berbicara tanpa berpikir lebih dulu.
"Kevin, kau tidak lupa dengan janji yang pernah kau ucapkan waktu itu pada kami beberapa bulan yang lalu bukan?" Tanya Mama Yeni dengan tegas.
***
Vote dulu yuk baru lanjut🤗
__ADS_1
Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang berjudul Bukan Sekedar Menikahiđź–¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.