
"Ya. Aku akan menikahinya dalam waktu dekat ini." Balas Kevin.
"Bagaimana dengan Melody? Bukankah sebentar lagi kalian juga akan menikah?" Tanya Marvel.
Kevin terdiam sesaat lalu menjawab. "Aku akan menikahinya setelah anak kami lahir." Jawabanya kemudian.
"Jangan bilang jika kau akan menceraikan Queen setelah anak kalian lahir?!" Pungkas Dio.
Kevin kembali terdiam dan mengangguk.
"Aku tidak menyangka ternyata kau lebih berengsek dari Daniel, Vin! Kau tahu dengan jelas bagaimana selama ini Queen begitu menyedihkan karena cintanya yang tidak pernah terbalas oleh Daniel. Dan sekarang kau ingin menambah daftar kesedihannya dengan membuatnya menjadi janda!" Cecar Dio.
"Aku punya alasan untuk melakukannya. Sejak awal aku sudah mengatakan jika aku tidak bisa memberikan tanggung jawab dalam bentuk apa pun pada Queen. Dan kemarin aku sudah membicarakan kembali kesapakatan untuk pernikahan kami yang berdasarkan permintaan darinya."
"Apa Queen menyetujuinya?" Tanya Marvel.
Kevin mengangguk. "Dia menyetujuinya dan siap menerima resiko atas pernikahan kami."
__ADS_1
"Kenapa kau memilih menceraikannya sedangkan kau bisa mencoba memulai hidup bahagia dan anak kalian nantinya? Kau tahu jelas bukan bagaimana sikap Queen selama ini? Dia wanita baik dan tidak pantas harus kembali merasakan sakit hati karena kita." Tekan Dio.
"Kau pikir aku tega melakukannya? Apa kau pikir hanya Queen yang hancur dengan keputusanku saat ini? Kedua orang tuaku pun begitu. Pernikahanku dan Melody sudah ditetapkan akan digelar dua bulan lagi dan aku harus membatalkannya karena kesalahan ini. Banyak hal yang harus aku tanggung dengan keputusanku menikahi Queen. Dan hanya dengan cara itu aku bisa melanjutkan pernikahanku dan Melody jika dia masih menginginkannya." Terang Kevin.
"Jadi kau berniat berkata jujur pada Melody tentang pernikahanmu dan Queen?" Tanya Marvel.
"Ya. Aku akan mengatakannya. Lanjut atau tidak aku serahkan kepadanya. Aku juga sudah siap menanggung resiko jika pada akhirnya hubungan baik keluargaku dan keluarganya akan hancur karena ini."
"Oh astaga... ini sungguh begitu rumit karena dapat aku pastikan Melody akan tetap menerimamu apa pun keadaannya." Ucap Dio.
"Kau benar. Wanita itu sudah begitu tergila-gila pada Kevin. Sudah pasti ia akan menerima Kevin apa pun keadaannya." Timpal Marvel.
"Maaf jika aku telah merusak apa yang selama ini kau jaga." Ucap Kevin pada Daniel.
Daniel mengangkat kepalanya. Dio dan Marvel pun kini memusatkan perhatiannya pada Kevin.
Daniel menganggukkan kepalanya. "Aku harap kau bisa mempertimbangkan keputusanmu." Ucap Daniel.
__ADS_1
"Aku tidak janji." Balas Kevin.
Daniel menghela nafas panjang dan kembali diam. Saat ini pemikirannya terpusat pada Queen yang tengah hancur karena perpisahan mereka. Perasaan bersalah mulai menghantuinya saat mengingat begitu baik kebaikan Queen selama ini untuknya. Bahkan wanita itu rela menentang keputusan orang tuanya hanya untuk menemaninya melanjutkan pendidikan di luar negeri. Dan kini Queen harus kembali merasakan sakit akibat pernikahannya dan Kevin yang sudah disepakati akan berakhir jika anak dalam kandungannya sudah lahir.
Malam itu Daniel pun pulang ke rumahnya dengan perasaan bersalah yang semakin menghantuinya. "Jika aku bisa bersikap tegas sejak awal kepadanya pasti semua tidak akan seperti ini." Gumam Daniel sambil mencengkram erat kemudinya.
***
Berikan dukungannya dulu yuk untuk mendukung semangat shy dalam menulis🤗
Like
Vote
Komen
Hadiah
__ADS_1
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.