
"Nty Queen?" Seru Zeline begitu senang menatap Queen yang sedang mengeluarkan sebuah paper bag berukuran cukup besar dari dalam mobil.
Queen menoleh pada Zeline yang kini sedang berdiri di teras rumahnya. "Zeline..." Balas Queen dengan tersenyum.
"Nty Queen..." Zeline pun berjalan ke arah Queen. "Nty main sini juga sama Oma?" Tanya Zeline dengan tersenyum senang.
Queen semakin melebarkan senyumannya lalu mengangguk sebagai jawaban. Mami Eve yang berada di samping Queen pun turut melebarkan senyumannya melihat Zeline yang terlihat senang melihat kedatangan Queen.
"Asikna... napa Mamah nda bilang itu Nty main sini juga." Ucapnya.
"Karna Aunty tidak memberitahu Mama Nai jika akan ikut bersama Oma Eve." Jelas Queen.
Pandangan Zeline pun beralih pada Mami Eve yang masih menatapnya dengan tersenyum. "Oma Eve..." ucap Zeline lalu mengulurkan kedua tangan mungilnya pada Mami Eve.
Mengerti dengan maksud Zeline, Mami Eve pun segera mengangkat tubuh Zeline dan menggendongnya. "Kau semakin cantik saja, Sayang." Puji Mami Eve lalu memberikan ciuman cukup lama di kedua pipi Zeline.
"Tantik dali dulu ini, Oma." Balasnya percaya diri.
Mami Eve tertawa mendengarnya. Bertemu dengan Zeline selalu membuatnya merasa gemas untuk menggigit kedua pipi bulat Zeline.
"Turunlah sebentar. Oma ingin mengeluarkan sesuatu untukmu." Ucap Mami Eve lalu menurunkan kembali tubuh Zeline.
"Apa tuh?" Kedua mata Zeline membola menanti jawaban dari Mami Eve.
__ADS_1
"Tunggu sebentar." Ucap Mami Eve lalu mengeluarkan kedua bonekan yang ia bawa dari kursi belakang mobil.
"Boneka?" Ucap Zeline begitu senang menatap kedua boneka besar yang kini dipegang Mami Eve di tangan kanan dan kirinya. "Boneka untuk Zel ini?" Tanya Zeline sambil menunjuk kedua boneka di tangan Mami Eve.
"Tentu saja boneka ini untuk Zeline." Balas Mami Eve.
"Dua gini?" Tanya Zeline lagi.
"Ya..." balas Mami Eve seraya mengangguk.
"Asikna..." Zeline melompat-lompat sangking senangnya.
"Tante Eve... Queen..." ucap Naina yang baru saja keluar dari dalam rumahnya.
Naina tersenyum menatap Mami Eve dan Queen secara bergantian.
"Mamah... Oma bawa banak boneka gini untuk Zel." Adu Zeline sambil menunjuk dua boneka yang masih berada di tangan Mami Eve.
"Tante tidak perlu repot-repot begini." Ucap Naina merasa sungkan.
"Oma nda lepot kok. Benal begitu kan Oma?" Tanya Zeline pada Mami Eve.
"Zel..." Naina menggeleng menatap putrinya.
__ADS_1
"Tante tidak merasa repot, Nai. Ini adalah hadiah untuk Zeline sesuai janji Tante bulan lalu. Dan bukan ini saja, Queen juga membawa hadiah untuk Zeline." Ucap Mami Eve lalu menatap pada paper bag yang sedang dijinjing oleh Queen.
"Hadiah untuk Zel?" Pandangan Zeline pun beralih pada paper bag yang berada di tangan Queen.
"Benar... ini adalah hadiah untuk Zeline." Balas Queen seraya tersenyum.
"Queen, ini terlalu merepotkan." Naina semakin sungkan menatap pada Queen.
"Mamah... seneng Zel tuh banak hadiah gini." Ucap Zeline lalu memeluk erat kedua kaki Naina untuk menyalurkan rasa senangnya.
Naina mengusap rambut putrinya lalu menatap bergantian Mami Eve dan Queen. "Tante, Queen, ayo silahkan masuk dulu." Ajak Naina merasa tidak enak terlalu lama berbicara di luar rumahnya.
Mami Eve dan Queen mengangguk lalu berjalan masuk ke dalam rumah.
"Oma... ayo kemalikan bonekanya. Zel mau memeluknya ini." Ucap Zeline saat mereka sudah berada di ruang tamu.
***
Berikan vote dan komennya dulu yuk untuk lanjut ke bab berikutnyaš¤
Sambil menunggu TSP update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Bukan Sekedar Menikahiš¤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1