
Letticia masih pergi ke berbagai tempat dan membandingkan beberapa bahan. Hari-harinya sibuk dengan membuat laporan dan survey serta mencari ide. Ketika Letticia sedang berjalan ada seorang laki-laki mengikuti dirinya. Sadar akan hal tersebut, Letticia mampir di sebuah supermarket sampai memastikan dirinya aman.
"Zhaa" sapa pria itu pelan.
Letticia langsung menoleh, betapa kagetnya ia ketika melihat Johny berdiri di depannya. Wajah tampan khas bule nya sangat jelas mengingatkan Letticia dengan perasaannya dulu, bola mata warna abu-abu gelap seolah menyihir Letticia. Belum sempat Letticia menjawab, ada seorang perempuan cantik dengan baju press body dan rambut ikalnya.
"Aku mencarimu kemana-mana sayang" wanita itu langsung memeluk Johny. Letticia sadar dan langsung menyapanya kembali.
"Hai, apa kabar?" Letticia melambaikan tangannya sok akrab.
Wanita itu menatap Johny dan Letticia seolah menginginkan penjelasan.
"Baik, kenalkan ini Sarah. Temanku" ucap Johny canggung. Sarah lalu mengulurkan tangannya.
"Zha, teman Johny di London" ucap Letticia singkat.
__ADS_1
"Hmmmm, aku duluan ya masih banyak yang harus di kerjakan, have fun ya" Letticia buru-buru pamit. Ia tak mau semakin lama menatap Johny.
Hari ini Letticia sangat suntuk, mungkin karena bertemu dengan Johny moodnya jadi jelek. Ia memutuskan untuk kembali ke apartement dan berencana pergi ke sebuah club nanti malam. Setelah mandi dan melakukan ritualnya, Letticia mengecek hpnya, tidak ada pesan sama sekali dari Marlo. Ia ingin menghubungi duluan namun gengsinya sangat besar, ia tak mau memulai duluan. Akhirnya Letticia hanya bermain-main dengan medsosnya. Ia upload sebuah foto selfie dan mengunggahnya di story Instagram. Pakaian tidurnya dan rambut panjang yang habis ia catok membuat netizen ramai. Ting tung ting tung suara pesan masuk di instagram berbunyi tiada hehti, rata- rata dari mereka banyak merindukan Letticia yang sudah lama sekali off dari dunia per medsosan.
"Yeaayyy, you are back!" Seru salah satu orang yang tidak ia kenal. Ternyata foto Letticia banyak di sebarkan oleh orang-orang, maklum sebelumnya Letticia adalah selebgram.
Letticia bersiap untuk pergi ke sebuah club malam, ia memilih dress warna hitam dengan model sabrina dengan belahan dada berbentuk V, panjag dress sampai paha dengan belahan sedikit ke atas. Dress yang membentuk sempurna setiap lekukan tubuh Letticia. Ia pun memesan taxi dan berangkat.
Disana Letticia langsung menuju bar meminta minuman alkohol favourite nya, menikmati setiap tegukan sambil melamun, sesekali ia menggoyangkan bahunya menikmati music yang berdentum kencang. Letticia ingin ke kamar mandi, ia berjalan melewati beberapa orang yang menggodanya namun ia hanya tersenyum tipis. Dalam perjalanan Letticia melihat Johny duduk bersama Sarah, pemandangan yang tak asing baginya. Dulu di London sering sekali ia melihat Johny bermesraan dengan beberapa wanita, dulu Letticia belum pernah merasakan nikmatnya dan hanya bisa kesal sambil menangis melihat cinta pertamanya bercumbu dengan wanita lain. Johny hanya menganggap Letticia sebagai adiknya tidak lebih, tidak pernah ada kontak fisik diantara mereka kecuali pelukan antar teman yang biasa dilakukan Letticia dan teman lainnya. Sarah mulai agresif, mulai mencium Johny dan menggoda nya. Letticia cepat mengalihkan pandangannya dan melanjutkan tujuannya ke kamar mandi.
Setelah selesai merapikan diri, Letticia berniat kembali ke tempatnya semula namun betapa terkejutnya ia melihat Johny berdiri tak jauh dari tempatnya. Sepertinya ia sedang menunggu sarah di kamar mandi. Letticia segera berlalu dan menuju lantai dansa, ia menggoyangkan bahunya, melenggokkan tubuhnya menyesuaikan irama yang ada. Siapa sangka beberapa pria mengambil gambar Letticia dan memasukkannya di instagram. Tak butuh waktu lama, hanya dalam waktu setengah jam. Video Letticia viral dengan caption.
Letticia hanyut dengan music yang semakin malam semakin seru, beberapa laki-laki mendekati Letticia mencoba menjamahnya namun dibtepis oleh Letticia, Johny memperhatikan dari kejauhan. Ia sadar Zha telah berubah, dulu Letticia juga suka party tapi tidak begini gerakan badannya. Dulu masih ada polos dan lugunya. Namun yang ia lihat saat ini adalah wanita yang terlihat sedang melepas kepenatannya. Sadar dirinya semakin menjadi pusat perhatian, Letticia berhenti dan menuju bar dan memesan satu minuman lagi. Sudah pukul satu pagi, cukup lama ia duduk di bar sambil menggerakkan bahu dan kepalanya, tiba-tiba ada seseorang yang memberikan Letticia secarik kertas. Letticia membukanya.
"Temui aku di ruang VIP nomor 4"
__ADS_1
Letticia tersenyum, ia sudah mengira ini pasti Johny. Benar saja di tengah jalan ia bertemu dengan Johny yang langsung menariknya dan memeluknya, jarak mereka sangat dekat. Aroma Letticia yang khas membuat Johny ingin memilikinya
"Kau belum membuka suratku sampai sekarang?" Bisik Johny. Letticia tidak bereaksi apapun.
"Katakan saja sekarang, akan ku dengarkan" Letticia kembali berbisik sambil merangkul Johny.
"Aku menunggumu Zha, ternyata aku mencintaimu. Kepergianmu ternyata membuatku menggila"
Johny semakin dekat siap untuk melahap Letticia. Namun Letticia hanya tersenyum dan berbisik kembali, payuddaranya menempel erat di depan Johny, ia sengaja memancing Johny. Ingin membuatnya menyesal. Tangan Letticia memeluk punggung Johny sambil meraba nya pelan.
"Aku sudah mencintai orang lain"
kemudian ia lepaskan dan berlalu meninggalkan Johny. Ada surat lagi, Letticia membukanya dengan kesal
"Kutunggu 5 menit lagi, VIP 4"
__ADS_1
Letticia semakin tertantang, ia akan membuat Johny menyesal dan memohon kepadanya. Letticia mencari jalan menuju ruangan VIP. Ternyata tempatnya di ujung sana, dengan cepat ia membuka ruangan tersebut namun tak ada orang. Ia mencari di setiap sudut, ternyata ada ruangan rahasia. Letticia membukanya ternyata Isinya tempat tidur dengan kaca besar di samping tempat tidur.
"Kayanya gue di kerjain orang deh!" Letticia sadar dan bergegas keluar. Tetap tidak ada orang, Letticia bernafas lega.