Ternyata Crazy Rich

Ternyata Crazy Rich
Bab 117


__ADS_3

Teriakan Gilbert menakuti seluruh Keluarga Webster.


Vina langsung menarik dirinya dari pelukan ibunya dan menatap Gilbert dengan ketakutan.


Vina tahu bahwa Gilbert telah menyadari betapa seriusnya masalah ini dan dia juga siap melampiaskan kemarahannya pada Justin.


Seperti yang sudah diduga, Gilbert menunjuk Justin dengan geram dan menggertakkan giginya. "Apa kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan? Apa kamu tahu betapa mengerikannya masalah yang sudah kamu timbulkan?"


"Aku bisa mengerti kemarahanmu. Jika aku di posisimu, aku juga akan sangat marah dan bahkan akan memukulnya!"


"Namun, kamu juga harus tahu bahwa kamu tidak bisa bertindak terlalu jauh. Begitu kamu melewati batas, kamu akan kehilangan akal. Terutama ketika harus berurusan dengan musuh yang lebih kuat darimu, kamu harus toleran dan tidak boleh bertindak impulsif!"


"Apa kamu tahu betapa menakutkannya Keluarga Gaillard? Apa kamu tahu konsekuensi seperti apa yang akan kamu hadapi karena kamu berani melumpuhkan Jace? Apa kamu juga tahu konsekuensi seperti apa yang akan dihadapi Keluarga Webster?"


"Biar kukatakan saja padamu. Lihat dulu siapa dirimu! Begitu Keluarga Gaillard marah, Javier dan Tuan Wadman hanya akan menyingkir dan tidak akan berani ikut campur dalam masalah ini!"


"Apalagi tindakanmu itu sudah mendorong Keluarga Webster masuk ke jalan buntu! Apa kamu tahu itu?"


Wajah Gilbert memerah setelah meluapkan amarahnya. Rambutnya berdiri, dan bahkan tenggorokannya serak. Dia tampak seperti singa tua yang sedang marah saat ini. Anggota Keluarga Webster tersentak seperti burung yang ketakutan.


Hanya Justin yang bersikap seolah tidak terjadi apa-apa, bahkan dia tersenyum.


"Kakek, Justin memang sudah bertindak impulsif, tapi saat itu dia tidak tahu apa-apa tentang konsekuensinya." Vina mengumpulkan keberaniannya untuk mencoba membela Justin.


"Benar, Kakek. Justin dibesarkan di tempat kumuh. Bagaimana bisa dia tahu bahwa bajingan itu adalah anggota Keluarga Gaillard? Jika itu aku, aku juga tidak akan tahu latar belakang bajingan itu kecuali aku bertanya." Jason pun ikut berdiri dan membela Justin.


Sebenarnya, akan jauh lebih baik jika Jason diam saja. Setelah dia mencoba membela, amarah Gilbert jutsru makin meledak. "Tidak bisakah kamu gunakan otakmu itu sedikit saja jika kamu memang tidak tahu apa-apa? Di Weston, bahkan Edgar dan Corbin saja tidak berani melakukan hal itu pada Vina. Kenapa tidak pernah terpikirkan olehmu kenapa bajingan itu justru berani melakukannya pada Vina?"

__ADS_1


"Istriku telah diganggu. Kenapa aku masih harus bertanya? Aku tetap harus memberinya pelajaran. Persetan dengannya!" Justin mengangkat alisnya.


Alhasil, begitu Justin mengatakannya, Gilbert sangat marah hingga kehilangan kesabaran.


"Kamu benar-benar kasar! Kamu ini hanya bajingan kasar yang berasal dari tempat kumuh dan tidak pernah melihat dunia!" Gilbert mencengkeram dadanya yang kesakitan dan kembali marah pada Justin, "Jika kamu sekadar menghajar bajingan itu demi membalas perbuatannya pada Vina, aku tidak tidak akan menyalahkanmu seperti ini, aku justru akan memujimu. Joshua juga tidak akan balik melawan karena itu hanya akan membuat malu keluarganya."


"Namun, apa yang sudah kamu lakukan? Aku tidak keberatan jika kamu sekadar memukulinya, tapi bagaimana bisa kamu membuatnya impoten? Apa kamu tahu begitu Jace impoten, tamatlah riwayatnya? Bagaimana mungkin Joshua akan melepaskanmu?"


"Memangnya kenapa?" Gilbert telah melampiaskan amarahnya, namun Justin justru berpikir bahwa ini saatnya untuk menunjukkan ketidakpuasannya.


Benar saja, Gilbert sangat marah sehingga dia bahkan tertawa. Dia menggeleng dan berkata dengan suara lemah, "Seharusnya aku tidak memilihmu untuk menikahi Vina. Sebagai pria yang terlahir di daerah kumuh, tidak peduli seberapa kuatnya dirimu, kamu tetap saja picik. Kamu tidak tahu seberapa dalam air di dunia bisnis."


"Aku sedang memberitahumu sekarang tentang kerugian apa yang akan dihadapi Keluarga Webster dan juga masalah keselamatanmu sendiri."


Gilbert menatap lurus ke arah Justin, "Pertama-tama, kalau sampai Joshua mengetahui masalah ini nanti, hal pertama yang akan dia lakukan adalah mengirim seseorang untuk mencari tahu siapa yang telah melumpuhkan putranya. Kedua, dia akan memberi tahu semua orang tentang Kamar Dagang Prowich di Weston, bahkan di Kota Silvia, serta Kamar Dagang Prowich di kota-kota sekitarnya, untuk sepenuhnya menghentikan kerja sama dengan Grup Webster, dan bahkan bisnis ekspor Grup Webster ke Prowich juga akan ikut terpengaruh. Apa kamu tahu kira-kira berapa banyak kerugian yang akan dihadapi Grup Webster?"


Gilbert menunjuk Justin dan menggertakkan giginya. "Aku benar-benar ingin menyerahkanmu pada Joshua untuk meredakan amarahnya!"


Mendengar ucapan Gilbert, Vina buru-buru menghentikan Gilbert dan berkata, "Kakek, tolong jangan lakukan itu. Justin adalah suamiku. Kita dilindungi oleh hukum. Tolong jangan serahkan dia pada Joshua. Dia bisa mati!"


"Lalu menurutmu, apa yang harus aku lakukan? Apa kamu ingin aku melihat Grup Webster merosot dan bangkrut?" tanya Gilbert cemas, "Aku memilihnya sebagai suamimu untuk menstabilkan Keluarga Webster, bukan untuk mempercepat kehancuran keluarga kita!"


Vina tidak tahu harus berkata apa.


Dia harus mengakui bahwa jika Joshua benar-benar menghukum Grup Webster, hal itu benar-benar akan mempercepat kehancuran Grup Webster.


Namun, Vina tahu kalau Justin melakukan semua ini demi dirinya!

__ADS_1


Vina sangat khawatir apabila Joshua akan menyalahkan Gilbert dan Justin akan dalam bahaya jika Gilbert menyerahkan Justin pada Joshua untuk menghukum Justin.


Vina yang sudah tidak berdaya kini hanya bisa menangis cemas.


"Sayang, jangan menangis." Justin menyeka air mata Vina, lalu beralih pada Gilbert dan berkata padanya, "Ini bukan masalah besar. Lihatlah betapa marahnya dirimu. Kamu bahkan sampai membuat Vina menangis. Kamu tidak perlu sampai seperti ini."


"Kamu ini!"


Mendengar perkataan Justin, Gilbert sangat marah hingga seakan hampir muntah darah.


"Lantas, apa kamu punya solusi?"


"Ya, ada banyak cara untuk menyelesaikannya."


"Lalu kenapa kamu tidak memberi tahuku sejak awal?" Sejujurnya Gilbert tidak memiliki harapan pada Justin. Dia bersumpah dalam hatinya jika Justin meminta Javier dan Tayden membantunya, dia akan menampar Justin.


Keluarga Gaillard memiliki hubungan dekat dengan Geng Ular Hijau. Javier tidak pernah mau menyinggung Geng Ular Hijau. Apakah dia akan melawan Geng Ular Hijau demi Justin?


Meskipun Tayden adalah ahli bela diri, Geng Ular juga Hijau dipenuhi dengan para ahli bela diri. Apakah Tayden berani menyinggung ahli Geng Ular Hijau demi Justin?


Memangnya siapa lagi yang bisa membantu Justin selain kedua pria itu?


Namun, Justin ternyata tidak berniat mengajak siapa pun untuk membantunya. Dia hanya menyarankan sesuatu.


"Beralihlah ke bisnis lain."


"Kamu ingin aku melakukan bisnis lain?" Gilbert bahkan tidak tahu harus tertawa atau menangis. "Apa menurutmu bisnis itu cuma main-main?"

__ADS_1


Justin terkekeh dan berkata, "Dalam industri manufaktur milikmu, biayanya tinggi, tapi keuntungannya rendah, selain itu juga cukup menghabiskan tenaga kerja dan sumber daya material. Daya jualnya standar, itu sebabnya kamu tidak akan menghasilkan banyak keuntungan. Sepanjang hari, kamu membiarkan Vina menemui banyak orang untuk membicarakan kerja sama. Itu membuatnya lelah. Hal seperti hari ini mungkin akan terjadi lagi lain kali, jadi Grup Webster harus segera mengubah mode bisnisnya. Aku bisa jamin kalau Vina akan mendapatkan laba bersih miliaran dolar setiap tahun dengan mudah."


__ADS_2