
Justin tertawa, "Aku akan berusaha sekuat tenaga supaya tidak mengecewakanmu."
Lily tertawa dengan keras. "Jika kamu bisa menikahinya, aku akan berlutut dan memanggilmu ayah! Apa kamu tidak punya kaca? Kamu hanyalah seorang pecundang. Jangan membuat Vina dan Keluarga Webster jijik!"
"Aku ingin membuat Vina dan Keluarga Webster jijik. Aku ingin kamu berlutut dan memanggilku ayah. Tidak, aku tidak memiliki seorang putri yang mata duitan sepertimu. Aku ingin kamu berlutut dan mematuhiku."
"Kalau kamu bisa menikahi Vina, kamu bisa menyuruhku melakukan apa pun yang kamu mau," ucap Lily tanpa rasa khawatir sama sekali.
Lily tahu bahwa Gilbert telah mencarikan seorang suami kaya untuk Vina kemarin. Sedangkan Justin, dia bahkan tidak memenuhi syarat untuk menjadi pendamping mempelai prianya.
Jika Justin ingin menikahi Vina, dia harus dilahirkan di sebuah keluarga kaya di kehidupan selanjutnya.
Vina tak bisa menahan diri untuk tidak tertawa.
Vina dan Justin sudah mendapatkan akta nikah mereka. Upacara pernikahan mereka digelar di tanggal 15. Vina harus mengirimkan undangan pernikahannya kepada Lily dan memintanya berlutut juga bernyanyi di hadapan Justin. Itu akan menyenangkan.
Setelah melalui beberapa diskusi, Corbin dan teman-temannya akhirnya membuat keputusan yaitu untuk mengalahkan Justin, Vina, dan saudara lelakinya.
Saat ini, masalahnya bukan lagi soal segelas wine, melainkan masalah kehormatan. Mereka tidak pernah menyangka akan sampai di titik ini. Demi kehormatan, mereka hanya bisa terus bertarung tanpa ragu.
Kehormatan merupakan hal yang sangat penting bagi mereka. Hal ini berkaitan dengan apakah mereka akan tetap bisa bersosialisasi di masyarakat kelas atas Weston di masa depan, memiliki lebih banyak pemuda kaya yang bergabung dan bermain dengan mereka, serta memberi mereka hadiah. Jika mereka dipermalukan, tidak akan ada yang mau mengikuti mereka lagi.
Alasan inilah yang membuat mereka beramai-ramai mentransfer uang ke Corbin untuk mengumpulkan tujuh belas juta dolar.
Betul, tujuh belas juta dolar.
Mereka percaya Justin akan tercengang jika mereka meneriakkan harga ini. Mereka bisa meminta lima juta
dolar dari Vina lalu mengembalikan uang itu kepada Ruben dan yang lainnya.
Sebetulnya, Corbin menawarkan diri untuk mengeluarkan enam juta enam ratus ribu dolar. Sementara Ruben dan yang lainnya hanya mengeluarkan tiga ratus empat puluh ribu dolar, seorang.
Meskipun mereka merasa tertekan, mereka hanya bisa berusaha sekuat tenaga demi menjaga kehormatan mereka.
"Dengarkan aku, pria miskin! Aku sudah memutuskan untuk mengalahkanmu!"
Tak terhitung banyaknya orang yang menantikannya untuk waktu yang lama. Corbin akhirnya berbicara. Dalam sekejap, semua orang menajamkan telinga mereka dan ingin melihat berapa banyak uang yang bisa ditawarkan oleh sekelompok pemuda kaya raya itu.
__ADS_1
"Sebutkan dulu penawaranmu." Justin tetap bersikap tenang sepanjang waktu.
Mengalahkannya? Lelucon yang luar biasa!
Meskipun mereka memanggil ayah mereka kemari, Justin tidak takut. Cukup Tayden seorang, bisa mengalahkan semua ayah mereka. Paling jauh, Justin bisa membuat beberapa pil untuk Keluarga Wadman dan membuat keluarga mereka menjadi luar biasa.
"Aku yakin bisa mengalahkanmu!" Corbin tersenyum mengerikan dan menggertakkan giginya sambil menyerukan harga yang bisa membuatnya kurang tidur selama beberapa bulan ke depan.
"Tujuh belas juta dolar!"
Penawaran itu membuat seluruh penonton berdiskusi dengan panas!
"Astaga! Tujuh belas juta dolar!"
"Keren! Tidak ada lagi yang bisa terus menawar!"
"Jika si miskin masih bisa menawar, aku akan melahap sepanci kotoran!"
Wajah Vina memucat dan dia mengedipkan mata indahnya kepada Justin seolah-olah sedang bertanya apakah Justin ingin menggunakan tujuh belas juta dolar miliknya.
Bohong kalau Vina tidak merasa sayang dengan uang itu. Namun, dia tidak mau melihat Justin berlutut dan dihina.
"Iya!" Corbin menjawab, "Kalau tujuh belas juta dolar belum cukup, maka aku akan menawarkan tiga puluh empat juta dolar. Kalau masih belum cukup juga, maka aku akan menawarkan delapan puluh lima juta dolar. Aku akan terus menawar sampai aku mengalahkanmu!"
Perkataan Corbin membuatnya merasa bersalah. Tujuh belas juta dolar adalah batas maksimalnya. Untuk menakuti Justin dan Vina, dia hanya bisa terus membual.
Banyak orang ketakutan karena kata-kata Corbin.
Namun, Justin berkata, "Oleh karen kamu sudah bertindak melebihi kemampuanmu, aku ingin melihat bagaimana kamu akan mengakhirinya."
Kemudian Justin berseru, " tiga puluh empat juta dolar!"
Tiga puluh empat juta dolar!
Jumlah ini seperti bom besar yang jatuh, menyebabkan semua orang yang ada di bar itu menjadi tercengang.
Uang tidak ada artinya bagi Justin! Banyak orang yang tak terhitung jumlahnya meraung di dalam hati mereka. Corbin seperti mendapat pukulan pada kepalanya dan jatuh ke lantai dengan bunyi gedebuk seolah-olah dia telah kehilangan segalanya.
__ADS_1
"Kenapa bisa seperti ini?"
Pikirannya dipenuhi dengan berbagai macam pertanyaan. Corbin berpikir, bukankah Justin orang miskin? Kenapa dia lebih kaya dariku? Apakah karena Vina? Tidak mungkin!
Tidak ada alasan bagi Vina untuk membayar harga setinggi langit demi Justin.
Lalu apa alasan sebenarnya?
Selain Corbin, Lily dan yang lainnya juga tercengang.
Lily bertanya-tanya, mungkinkah orang yang tidak berguna ini benar-benar mengalahkan selusin anak muda
yang kaya raya?
Bahkan Vina dan kakaknya juga ikut terkejut dan tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun.
Mereka berpikir Justin adalah sebuah misteri!
"Nah, jangan duduk di tanah. Cepat bangun. Aku menunggumu menaikkan harganya menjadi lima puluh juta dolar atau lebih." Justin mulai memanas-manasi.
"Persetan denganmu!" Corbin hampir menangis.
"Jadi, apakah kamu ingin menyerah?" tanya Justin.
Mendengar hal tersebut, Corbin pun langsung berdiri dari lantai dan berteriak dengan histeris, "Aku akui bahwa aku kalah dari Vina. Namun tidak kalah darimu, keparat miskin!"
Corbin harus mencari jalan keluar untuk dirinya sendiri.
Kalah dari Vina bukanlah suatu hal yang memalukan karena semua orang tahu bahwa Vina mengelola miliaran aset milik Keluarga Webster, yang bukan sesuatu yang bisa dibandingkan dengan diri Corbin. Keluarga Meech memiliki miliaran aset yang dikelola oleh saudara Corbin.
Namun, Corbin tidak menyangka bahwa Vina akan langsung memberinya pukulan yang telak tepat saat dia selesai berbicara.
"Kamu tidak kalah dariku. Kamu kalah dari Justin si keparat miskin itu."
"Mustahil! Ini benar-benar tidak mungkin!" Corbin sepertinya sudah gila saat dia meraung, "Kalian pasti berbohong padaku! Kalian semua mencoba mempermainkanku!"
Kalah dari Vina dan kalah dari Justin itu berbeda.
__ADS_1
Pertama-tama, semua orang tahu bahwa Vina adalah seorang taipan. Dia hanya sedikit pelit dan tidak tega membuang-buang uang. Namun, jika Vina benar-benar menghabiskan uang, hanya sedikit orang di seluruh Weston yang bisa menyainginya.