Ternyata Crazy Rich

Ternyata Crazy Rich
Bab 34


__ADS_3

Dia tidak tahu cara menjelaskannya.


"Apa kamu akan menarik kembali kata-katamu?"


"Justin, terima kasih sudah menyelamatkanku dan aku pun mengakui, kamu telah membuatku terharu. Namun, aku tidak bisa memutuskan pernikahanku sendiri. Kakekku sudah berencana mencarikanku suami. Dia akan memilih seseorang untuk menikahiku di hari ulang tahunnya. Maaf sudah menipumu," ucap Vina pada Justin dengan sungguh-sungguh.


Vina tidak berdaya saat mengatakan hal itu. Setiap perempuan berharap bisa menikah dengan seseorang yang dicintainya.


Justin adalah satu-satunya yang berhasil menggerakkan hatinya.


Vina berharap bisa mengembangkan hubungan dengan Justin, tetapi kenyataan itu kejam.


Justin tersenyum dan berkata, "Tidak masalah. Aku bisa berpartisipasi dalam kompetisi dan menikahimu."


Vina tertawa dan berkata, "Sebaiknya lupakan itu. Kamu tinggal di daerah kumuh. Kakekku menginginkan putra dari keluarga kaya dan berkuasa, jadi dia tidak akan menerimamu."


Justin berkata dengan percaya diri, "Jangan menganggap remeh seorang pemuda miskin. Aku memiliki keterampilan medis yang sangat baik. Coba saja bujuk kakekmu untuk memberiku kesempatan."


Vina memikirkannya dan berkata, "Baiklah, aku akan membujuk kakekku untuk memberimu kesempatan, tetapi kamu harus siap tereliminasi."


Vina tidak mau Justin kecewa. Bagaimanapun, pria itu telah menyelamatkannya.


"Baiklah, aku pasti akan menjadi suamimu." Justin tersenyum dan membantu Vina berdiri.


Mereka pun pergi menuju jalanan.


Terdengar suara sirene mobil polisi.


"Polisi sudah tiba di sini. Baguslah, Justin. Kita selamat dari bahaya." Vina sangat bersemangat hingga bersorak.


"Kita sudah selamat dari bahaya. Para pembunuh itu telah aku ledakkan," kata Justin.


Vina tidak bisa berkata-kata.


"Bagaimana caramu meledakkan mereka?" tanya Vina.


Justin menceritakan hal yang telah terjadi.


Vina mengacungkan jempol dan berkata, "Aku tidak menyangka kamu begitu pintar dan berani. Apakah kamu pernah menjadi seorang tentara?"


"Tidak, aku pernah menonton banyak drama militer dan belajar cara mengebom tank."


Vina lagi-lagi kehilangan kata-kata.


Bagaimana itu mungkin?

__ADS_1


Saat itu, lebih dari dua puluh Mercedes S350 yang dipimpin oleh sebuah Rolls-Royce, berhenti di samping Vina dan Justin.


"Kakek?"


Melihat mobil kakeknya, Vina berlari dengan girang.


Seorang pria tua di kursi penumpang depan keluar dari Rolls-Royce tersebut.


"Kakek, akhirnya kamu datang juga. Aku pikir tidak akan pernah melihatmu lagi." Vina memeluk kakeknya.


"Vina, baguslah kamu baik-baik saja. Aku mengkhawatirkanmu." Gilbert gemetar saat dia menepuk-nepuk punggung Vina. Saking bahagianya, tangisnya pun pecah.


Vina dan Gilbert berbincang sesaat.


Setelah mendengar penjelasan Vina, Gilbert tahu betapa berbahayanya situasinya tadi. Jika bukan karena Justin, Gilbert tidak akan pernah bisa lagi melihat Vina, cucunya yang berharga.


"Tuan Dirgantara, terima kasih sudah menyelamatkan Vina," kata Gilbert pada Justin.


"Dengan senang hati." Justin melambaikan tangan.


Gilbert menyuruh beberapa orang bekerja sama dengan penyelidikan polisi dan mengundang Justin untuk masuk ke salah satu Mercedes-Benz. Kemudian, mereka pun meninggalkan tempat kejadian tersebut.


"Bodoh sekali mereka! Bisa-bisanya mereka gagal menyingkirkan seorang wanita padahal rencana sudah begitu terperinci? Buang-buang puluhan juta dolar saja untuk mempekerjakan mereka."


"Master, harap tenang. Aku punya rencana untuk menyingkirkan Gilbert dan Vina," kata seorang pria tua bungkuk.


"Apa itu?" tanya pria paruh baya itu.


"Gilbert telah mengirimkan semua elite Keluarga Webster. Kita bisa mengambil kesempatan untuk mengirim seseorang ke Keluarga Webster. Selama Gilbert kembali ke rumah, orang kita bisa membunuhnya tanpa diduga-duga," kata pria tua bungkuk itu.


"Ide bagus!" Pria paruh baya itu senang. "Gilbert mengalami cedera dan kekuatannya jauh dari dulu. Seorang ahli bela diri di Alam Tenaga Dalam mampu membunuhnya, tapi tidak boleh kamu yang melakukan itu. Jika kamu gagal, Gilbert akan tahu akulah yang mengirim seseorang untuk melakukan itu. Kamu harus mengirim orang lain yang belum pernah Gilbert temui."


"Jangan khawatir, Master. Aku punya seorang kandidat." Pria tua itu tersenyum jahat.


"Siapa dia?"


Orang tua itu berkata, "Dia adalah saudaraku. Dia tinggal di Norfield. Beberapa hari yang lalu, dia datang ke Weston untuk mengunjungiku. Dia belum pergi, jadi aku bisa menyuruhnya melakukan itu. Dia telah mencapai Alam Tenaga Dalam. Asalkan dia berhasil menyusup ke kediaman Webster, dia mampu membunuh Gilbert."


"Kirim dia untuk melakukan itu segera. Jika dia mampu menyingkirkan Gilbert dan Vina, aku akan memberinya tujuh belas juta dolar. Selain itu, tarik kembali semua tentara bayaran dan singkirkan mereka diam-diam. Jangan biarkan satu orang pun hidup."


"Paham. Aku akan melakukannya sekarang juga."


Di dalam Rolls-Royce.


"Kakek, Justin mengatakan kalau dia ingin menjadi suamiku. Bolehkah dia ikut kompetisi?" tanya Vina sambil memegang lengan Gilbert.

__ADS_1


"Apa?" Gilbert terkejut. "Dia mau ikut kompetisi?"


Setelah menonton berita di pagi hari, Gilbert mengirim seseorang untuk menyelidiki Justin. Dia tahu bahwa Justin adalah menantu Keluarga Aretha yang tidak berguna. Terlebih, dia telah bercerai dan tinggal di daerah kumuh. Dia hanyalah orang kecil yang hidup di lapisan terbawah masyarakat. Gilbert akan memilih suami untuk cucu kesayangannya melalui kompetisi. Bagaimana mungkin Justin memenuhi syarat untuk berpartisipasi di dalamnya?


Jika orang lain tahu itu, mereka akan menertawakan Keluarga Webster.


"Iya, Kakek. Dia telah menyelamatkanku. Apakah kamu


bisa mengizinkannya untuk mengikuti kompetisi?" tanya Vina.


"Tidak mungkin." Gilbert menggeleng tanpa ragu dan berkata, "Semua orang yang akan berpartisipasi dalam kompetisi adalah anak-anak dari keluarga besar di Ibu Kota dan Kota Silvia. Jika Justin tidak menyelamatkanmu, aku tidak akan mengundangnya ke rumah kita. Tidak mungkin dia boleh berpartisipasi dalam kompetisi."


"Kakek ... "


"Jangan bicarakan itu lagi. Aku tidak akan mengizinkannya berpartisipasi dalam kompetisi. Itu akan memalukan bagi Keluarga Webster."


Vina kehilangan kata-kata.


Sepertinya Justin harus merasa kecewa.


Dia hanya bisa membalas Justin dengan cara lain karena telah menyelamatkan hidupnya.


Sekitar empat puluh menit kemudian, mobil-mobil memasuki sebuah manor mewah.


Tidak ada yang tahu bahwa terdapat seseorang yang diam-diam menyelinap ke manor, sepuluh menit sebelumnya.


"Nona Webster, senang sekali melihatmu aman dan selamat."


"Vina akhirnya kembali."


"Keluarga Webster kita diberkati!"


Melihat Vina, semua orang di Keluarga Webster gembira.


"Vina, aku sangat mengkhawatirkanmu. Kupikir aku tidak akan pernah melihatmu lagi," kata Jason dengan gembira sambil berlari ke arah Vina.


Ketika melihat Justin, wajah Jason berubah merajuk.


"Kita bertemu lagi." Justin tersenyum.


Ketika mendengarnya, Jason menjadi marah. "Kenapa kamu di sini?


"Siapa pun, patahkan kakinya."


Jason tidak bisa mengalahkan Justin sendiri. Ada banyak ahli di Keluarga Webster, jadi Jason memutuskan untuk mengambil kesempatan untuk membalas dendam.

__ADS_1


__ADS_2