Ternyata Crazy Rich

Ternyata Crazy Rich
Bab 90


__ADS_3

"Dan apa yang disebut Wine sang Ratu milikmu itu sama seperti kamu. Meskipun tinggi badanmu standar, sosokmu terlalu ceria, membuatmu kurang proporsional. Kulitmu terlihat cerah tetapi pori-porimu terlalu besar. Jika kamu melepas stokingmu, aku berani mengatakan bahwa kulit pahamu itu agak bersisik seperti kulit ular. Sedangkan fitur wajahmu sudah bisa dianggap bagus, jadi aku tidak akan mengomentarinya. Namun, kepribadianmu terlalu keras. Sangat sulit bagimu untuk membuat orang merasa bergairah di tempat tidur."


"Secara keseluruhan, Wine sang Ratu ini sama sepertimu. Rasanya rumit. Aku sudah menunjukkan rasa hormat pada harga dirimu dengan mengatakan bahwa wine ini adalah sampah. Sebenarnya, wine itu adalah yang terburuk dari wine sampah sekalipun."


"Kamu, kamu, kamu..." Peony mengangkat alisnya. Matanya membelalak. Dia menunjuk Justin dan tangannya bergetar hebat seolah ada mesin di tangannya. Dia benar-benar kesal.


Peony merasa heran. Dia berpikir, bagaimana dia bisa berkomentar buruk mengenai diriku? Namun, semua yang dia katakan itu benar.


Di sisi lain, semua orang yang hadir tercengang, tetapi mereka merasa bahwa apa yang dikatakan Justin tadi masuk akal.


Vina merasa semakin senang saat mendengar hal itu. Ternyata dirinya begitu sempurna di benak Justin. Vina bertanya-tanya dalam hatinya, apa ini hanya rayuan manis belaka? Apa dia sungguh-sungguh?


Tiba-tiba saja, Corbin ikut campur dan menunjuk Justin, kemudian memanas-manasi, "Jangan gunakan matamu yang picik itu untuk menilai kecantikan Peony. Di mataku, Peony sepuluh kali atau bahkan seratus kali lebih cantik dari Vina. Kamu mengatakan bahwa Peony terlalu ceria, tetapi aku ingin mengatakan bahwa Vina tidak cukup ceria! Selain itu, kamu belum pernah melihat paha Peony. Bagaimana kamu bisa mengatakan bahwa kakinya


terlihat bersisik seperti kulit ular? Kamu belum pernah tidur dengannya. Bagaimana kamu bisa mengatakan bahwa dia tidak bisa membuat pria bergairah? Kamu hanya merendahkan Peony untuk menyanjung Vina! Wine sang Ratu adalah yang terburuk dari semua wine yang buruk? Aku pikir kamulah yang terburuk dari semua orang jahat!"


"Tepat sekali! Aku juga berpikir bahwa Peony sepuluh kali lipat, bahkan seratus kali lebih cantik dari Vina!" kata Lily dan yang lainnya, setuju dengan kata-kata Corbin.


Namun, tidak ada yang menyangka bahwa Peony akan mengucapkan kata-kata yang membuat semua orang tercengang.


"Dia benar. Rasa Wine sang Ratu ini rumit. Wine itu memang yang terburuk dari semua wine yang buruk. Wine tersebut hanya dipuji oleh sekelompok pria hidung belang yang suka menggodaku. Mereka tidak tahu apa-apa mengenai wine. Tidak sama sekali!"


"Apa?"


Semua orang terkejut. Wine sang Ratu memang yang terburuk dari semua wine yang buruk?

__ADS_1


Wine tersebut hanya dipuji oleh sekelompok pria hidung belang yang suka menggoda Peony? Wajah Corbin menjadi muram. Dia berpikir, jadi ayahku juga seorang pria hidung belang? Ini tidak masuk akal!


"Kamu dengar itu? Hanya karena terlalu banyak pria hidung belang seperti ayahmu, maka wine sampah seperti itu menjadi terkenal dan disebut sebagai Wine sang Ratu. Izinkan aku bertanya kepadamu, pria hidung belang kecil, apakah kamu masih ingin bersikeras?" kata Justin mengejek Corbin.


"Sialan kamu... " Corbin ingin membalas tetapi dia menyadari bahwa apa yang dikatakan Justin memang benar.


Tiba-tiba saja, kata-kata Peony selanjutnya seperti petir yang menyambar di langit cerah yang menghantam Corbin, yang membuatnya tercengang.


"Kamu adalah orang yang paling mengerti wine. Memang rugi menghabiskan tiga puluh empat juta dolar untuk membeli segelas wine seperti itu. Beritahukan rekening bankmu kepadaku, aku akan mengembalikan uangmu."


Semua orang tercengang. Peony ingin mengembalikan tiga puluh empat juta dolar kepada Justin?


Vina menutup mulutnya keheranan dan menatap Justin dengan tidak percaya. "Pria ini luar biasa! Dia tidak menghabiskan satu sen pun. Dia membual dengan baik, dan terlebih lagi, dia menampar wajah orang-orang itu. Dia bahkan mendapatkan sepuluh juta dolar dari Corbin?"


"Tentu saja, bergaul dengannya akan sangat menyenangkan dan mengasyikkan!"


Mata Vina yang indah itu berbinar. Dia terlihat sedang mengamati pacarnya yang tampan itu. "Beritahukan rekening bankmu kepadanya," kata Justin sambil tersenyum pada Vina.


"Ah? Oke." Pada awalnya Vina tertegun, tetapi kemudian dia memberitahukan rekening banknya kepada Peony dengan gembira.


Vina merasa senang dan berkata dalam hatinya, suamiku memberiku uang lagi! Aku senang sekali! Lily merasa sangat cemburu. Dia berkata dalam hatinya, Justin baru saja memberikan sepuluh juta dolar kepada Vina, dan sekarang dia kembali memberikan tiga puluh empat juta dolar kepada Vina. Justin, kenapa kamu tidak memberiku banyak uang saat menjadi suamiku dulu? Kenapa?


Lily meraung dalam hati bahkan dia mulai menyesal karena telah menceraikan Justin. Lily berpikir, apakah dia mendapatkan ganti rugi yang sangat besar atas pembongkaran rumahnya di pedesaan?


Corbin mengulurkan tangannya dengan wajah masam, "Kamu harus mengembalikan sepuluh juta dolar kepadaku."

__ADS_1


"Minggir!" Justin menampar tangan Corbin dan menatap Peony. "Melihatmu cukup pengertian, aku akan membuatkan segelas wine yang memiliki kualitas yang sama seperti gadis impianku, yaitu Vina. Aku akan menunjukkan kepadamu seperti apa Wine sang Ratu itu seharusnya."


Kata-kata Justin tersebut kembali membuat gempar. "Apa? Dia tahu cara meracik wine?"


"Keahliannya tersebut jauh lebih baik dibandingkan Peony?"


"Kenapa aku merasa bahwa hal tersebut meragukan? Aku tidak percaya."


Lily menunjuk Justin dan tertawa, "Kamu tidak berguna. Bagaimana kamu bisa tahu mengenai cara meracik wine? Berhentilah membual. Orang lain mungkin tidak mengenalmu, tetapi aku tahu persis orang seperti apa dirimu itu."


"Kamu bahkan tidak tahu bar itu seperti apa sebelum kamu menginjak tahun keempat di universitas. Jika kamu tidak mengadakan pesta ketika kamu hampir lulus, mungkin ini adalah pertama kalinya kamu masuk ke dalam bar."


"Selain itu, kamu juga hanya minum sekitar 250 gram wine di pesta itu. Tetapi kamu muntah-muntah membanjiri lantai. Kamu bahkan tidak bisa berjalan, dan Norah yang mengantarmu pulang."


"Kamu sudah menikah dengan keluargaku selama setahun, dan aku belum pernah melihatmu minum setetes wine sekalipun. Tetapi kamu terus menyombongkan diri, mengatakan bahwa dirimu telah minum tidak kurang dari sepuluh ribu jenis wine. Aku pikir wine yang sudah pernah kamu minum totalnya kurang dari sepuluh kilogram!"


Lily menatap Peony dan melanjutkan perkataannya, "Peony, jangan percaya dengan omong kosongnya itu. Aku tidak tahu mengapa kamu sependapat dengannya bahwa Wine sang Ratu itu adalah sampah. Aku hanya ingin memberitahumu bahwa dia adalah pria yang begitu sombong. Dia sudah berbohong. Kamu harus segera meminta kembali uang sebesar tiga puluh empat juta dolar itu."


Mendengar hal tersebut, Peony tidak bisa menahan diri untuk tidak mengerutkan kening.


Dia berpikir, apakah itu hanya kebetulan? Mungkin sebenarnya dia tidak tahu bahwa Wine sang Ratu memang berkualitas rendah. Dia hanya kebetulan saja dapat menebaknya dengan benar.


Apa aku benar-benar telah salah menilainya?


Mungkin dia bukan orang yang tahu mengenai wine. Dia bukan orang yang kucari.

__ADS_1


Peony tiba-tiba saja merasa begitu dirugikan.


__ADS_2