
Mendengar penjelasan Justin, semua orang terkejut.
Mendapatkan laba bersih miliaran dolar setiap tahun dengan mudah? Apakah itu mungkin?
"Kenapa kamu tidak beri tahu saja aku cara mendapatkan miliaran dolar itu dengan mudah?" tanya Gilbert.
Justin menjawab, "Saat ini, bisnis yang paling menguntungkan adalah menghasilkan uang dari bisnis yang berkaitan dengan wanita. Saat ini pasar dipenuhi dengan berbagai produk untuk kecantikan dan pembesaran dada. Efeknya memang tidak bagus, tetapi penjualannya sangat bagus. Jika Grup Webster meluncurkan produk kecantikan dan pembesaran dada yang sangat efektif, aku bisa jamin bahwa hanya perlu beberapa tahun saja bagimu untuk berada di sepuluh besar daftar terkaya secara global. Jika kamu agak serakah dan langsung menetapkan harga yang lebih tinggi, menjadi orang terkaya di dunia bukanlah hal yang mustahil."
Gilbert memutar bola matanya dan berkata dengan sikap tanpa berkata-kata, "Itu ide yang bagus, tetapi kamu juga harus mengembangkan spesifikasi produknya. Siapa pun bisa menjadi ahli strategi kalau hanya di mulut saja. Aku juga dengan mudah bisa mengatakan mengapa kita tidak membangun pesawat atau kapal induk? Namun kita semua tahu bahwa itu tidak realistis."
Namun, mata Vina berbinar. Setelah dia meminum pil pemberian Justin, pil itu memberinya efek kecantikan dan pembesaran dada yang tak terduga. Jika Justin bisa
memproduksi pil ini secara massal, setelah terdaftar, wanita dari seluruh dunia pasti akan membelinya secara membabi buta. Mereka pasti akan menghasilkan lebih banyak uang daripada CEO Grup Campbell.
"Beri aku waktu tiga hari. Aku berjanji akan mengembangkannya dan kamu akan saksikan sendiri bagaimana hasilnya," ujar Justin yakin. Keegoisannya membuatnya tidak ingin melihat wanita cantik seperti Vina di mana-mana. Jika tidak, dia akan pasti mampu membuat semua wanita di dunia memiliki kecantikan seperti Vina, terlebih lagi efek kecantikan yang dipadukan dengan pembesaran dada.
"Sebaiknya kamu tunggu saja dan lihat bagaimana reaksi Joshua." Gilbert punya firasat bahwa Justin tidak akan hidup lama.
Saat ini, di kantor presiden Intan Jaya Industri cabang Weston.
Joshua sedang fokus pada laporan keuangan selama kuartal terakhir.
Tiba-tiba!
Sebuah nada dering berkumandang.
Teleponnya berdering.
Joshua dengan santai mengangkat telepon dan meletakkannya di samping telinganya. Tak lama kemudian, ekspresinya berubah drastis.
__ADS_1
"Apa? Ada yang melumpuhkan putraku? Lalu, apakah dia masih hidup atau tidak? Baiklah, baiklah, aku akan segera ke sana."
Setelah menutup telepon, Joshua bergegas keluar dari kantor dengan wajah murung dan langsung pergi ke rumah sakit.
Dua puluh menit kemudian, Joshua tiba di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit.
Saat itu, beberapa dokter keluar dari ruang gawat darurat.
"Dokter, bagaimana keadaan putraku?" tanya Joshua.
"Kondisinya tidak baik. Dia masih kritis. Bahkan jika dia bertahan hidup, dia telah impoten."
Begitu Joshua mendengarnya, ekspresi wajahnya menggelap.
Kemudian, dia memasuki ruang IGD.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" Melihat Jace yang membutuhkan masker oksigen untuk mempertahankan hidupnya, Joshua bertanya dengan sudut mulutnya berkedut.
"Sialan! Jihan harus mati! Aku akan membunuhnya!" seru Joshua geram.
"Jangan lakukan itu, Tuan." Pria itu buru-buru berkata, lalu melanjutkan, "Ada Master Justin di pihak Jihan. Kekuatannya sangat menakutkan. Tadi malam, tiga Master dari Grup Harmer meninggal karena dia. Dengan prajurit kita di Weston, aku khawatir tidak ada yang bisa menjadi lawan Master Justin. Kita harus mencari pembunuh bayaran lain untuk menyerang ke rumah mereka."
Begitu Joshua mendengarnya, dia langsung membatalkan niatnya untuk membunuh Jihan. Dia juga sudah melihat berita itu semalam. Dia tahu bahwa dengan pasukannya di Weston, dia bukan tandingan Justin.
"Segera atur para pembunuh bayaran untuk pergi ke tempat Webster. Aku menginginkan nyawa Vina!"
"Baik, Tuan!"
"Satu lagi," ujar Joshua, lalu melanjutkan, "Beri tahu kamar dagang bahwa mulai hari ini dan seterusnya, mereka dilarang berinteraksi dengan Grup Webster. Beri tahu juga semua kamar dagang di negara lain untuk mengikuti keputusanku."
__ADS_1
"Siap, Tuan!"
"Jihan, tunggu saja. Setelah aku membunuh Vina dan menghancurkan Keluarga Webster, aku akan langsung berurusan denganmu!"
Setengah jam setelah Joshua memberlakukan sanksi perdagangan terhadap Grup Webster, seluruh masyarakat kelas atas Weston terkejut.
"Ya ampun, bagaimana bisa Grup Webster menyinggung Kamar Dagang Prowich? Kenapa mereka tiba-tiba menghentikan semua hubungan kerja sama mereka dengan Grup Webster?"
"Grup Webster ditekan dengan begitu buruk. Kamar Dagang Prowich tiba-tiba memberlakukan sanksi perdagangan terhadap mereka. Apa ini akan membantu Keluarga Meech untuk menghancurkan Keluarga Webster?"
"Sepertinya tidak lama lagi orang terkaya di Weston akan berganti!"
Banyak pengusaha kaya di Weston membahas masalah ini secara pribadi, tetapi mereka tidak tahu kenapa Kamar Dagang Prowich tiba-tiba menjatuhkan sanksi terhadap Grup Webster.
Sebab sanksi itu, banyak pengusaha kaya yang memiliki hubungan baik dengan Gilbert, berpura-pura kasihan padanya lalu dengan cepat mereka memutus hubungan dengannya.
Selain bisnis lahan yasan Grup Webster, beberapa pabriknya memiliki ketergantungan yang kuat pada bisnis Prowich. Bahkan 40 persen volume kesepakatannya berasal dari bisnis ekspor ke Prowich. Sekarang Grup Webster sedang menghadapi sanksi dari Kamar Dagang Prowich. Jika Kamar Dagang Prowich memilih untuk tidak bekerja sama lagi dengan Grup Webster, setiap pengusaha akan tahu bahwa masa kehancuran Grup Webster telah tiba.
Oleh karena itu, mereka percaya bahwa Keluarga Webster akan segera keluar dari jajaran Empat Besar di Weston. Jika mereka tidak mengambil kesempatan ini untuk mengakhiri kemitraan bisnis dengan Keluarga Webster lalu berteman dengan Keluarga Meech, apa lagi yang mereka tunggu?
Krisis susulan bagi Grup Webster pun datang perlahan-lahan.
Saat ini, di kediaman Keluarga Meech.
"Luar biasa, Edgar. Idemu ini benar-benar luar biasa. Sekarang Kamar Dagang Prowich telah memberlakukan sanksi perdagangan terhadap Grup Webster. Grup Meech bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menggantikan seluruh hubungan kerja sama yang dulu antara Grup Webster dengan Kamar Dagang Prowich. Dalam beberapa bulan, jumlah aset Grup Meech akan melampaui jumlah aset Grup Webster. Aku juga akan menggantikan Gilbert dan menjadi orang terkaya di Weston!"
Setelah mengetahui tentang sanksi perdagangan dari Kamar Dagang Prowich, Gavyn langsung kegirangan.
"Ayah, aku tidak mengharapkan hasil sebagus ini!"
__ADS_1
Edgar berkata sambil tersenyum, "Aku tahu kalau Joshua sudah lama menyukai Vina. Jadi saat kami minum bersama kemarin malam, aku memberitahunya sebuah trik kalau dia bisa menggunakan kontrak itu untuk mengajak Vina makan malam dengannya. Kemudian dia bisa mengambil kesempatan ini untuk meniduri Vina. Dia juga bisa mengambil foto telanjang Vina lalu menyebarkan fotonya. Dengan begitu, dia bisa menghancurkan tawaran pernikahan antara Keluarga Webster dengan beberapa keluarga kaya lainnya."