Tetap Kamu

Tetap Kamu
Nico & Manda


__ADS_3

Rumah sakit


Disini lah Azam dan Vanya dipindahkan rumah sakit milik Azam tepatnya, Vanya tidak perlu dirawat karena kondisinya memang baik baik saja. Abimanyu menyiapkan pengawalan yang ketat untuk Vanya walau tak terlihat dimana mana. Abimanyu belajar dari pengalaman sebelum nya tidak akan mengabaikan keselamatan Vanya walau sekecil apapun.


Ferdy kembali ke jerman setelah semua nya selesai dia sudah menyerahkan semua nya pada pengacara nya keluarganya , Abimanyu bukannya tak bisa mengatasi ini tapi atas permintaan Ferdy sendiri dia pun tak bisa menolaknya.


Azam masih dirawat luka bekas peluru itu belum sembuh sempurna. Tiga hari sudah Azam terbaring hampir tiap hari Vanya dan Abimanyu datang bahkan bergantian menunggu nya.


Shella selalu datang merawat Azam sedang sakit ketika jam kerja nya habis dia bahkan menginap di sana.


"Shella ... Apa kamu bersedia nak jadi istrinya Azam." Mama Sintia bertanya.


Shella tersenyum lalu mengangguk


" Shella siap Tante, Shella juga ingin merawat kak Azam " Jawabnya mantap.


" Baiklah setelah Azam sembuh kami akan datang melamar mu " Ucap mama Sintia.


" Iya Tante" Jawan Shella merapikan meja di samping ranjang nya Azam.


Azam sedari tadi sudah bangun lalu tersenyum senang ." Besok aja ma " Sahut Azam langsung duduk sambil meringis kesakitan.


" Apa nya yang besok " Tanya mama Sintia bingung.


" Melamar Shella biar cepat nikah aku mau dirawat di rumah aja" Ucap Azam.


Membuat mama Vania tersenyum sungguh tidak sabaran pikirnya si Azam.


" Baiklah , Shella besok kami ke rumah mu" Ucap mama Sintia.


Shella mengangguk


" Kalau begitu Shella akan kasih tahu mama, papa dan kak Nico " Ujar Shella meraih ponselnya.


Usai bercakap cakap sebentar Shella kembali masuk kedalam ruangan.


" Mereka siap " Ucap Shella


Azam tertawa senang hampir saja dia jingkrak jingkrak jika tak mengingat punggungnya yang sakit . Terimakasih peluru


Batin Azam berucap.


Semenjak Azam sakit Shella tak pernah absen merawat kekasihnya, saat tau Azam tertembak dia lah yang paling histeris dari mama Sintia karena takut kehilangan Azam.


...----------------...


Kediaman Shella


Satu hari kemudian Azam memaksakan diri untuk keluar dari rumah sakit dan meminta bantuan teman teman nya mempersiapkan lamaran di rumah Shella.


Abimanyu yang posesif tak membiarkan istrinya lelah dia rela cuti untuk membantu Vanya dan mama Sintia membuatkan lamaran untuk Azam.


Di rumah megah milih keluarga Shella Azam dengan segenap keberanian menyatakan lamaran nya pada orang tua Shella syukurnya semua berjalan lancar , walau sedikit ada drama kecemburuan Abimanyu saat Nico mengobrol dengan Vanya.


Usai lamaran dan penentuan tanggal menikah mereka kembali ke rumah mereka masing masing .


Azam dan Shella menikah 1 bulan lagi setelah pernikahan Nico dan Manda , mereka mempercepat pernikahan Manda dan Nico karena kondisi Manda yang sedang berbadan dua menginjak 1 bulan.

__ADS_1


" Sayang ayo istirahat bersih bersih dulu " Ucap Abimanyu


Vanya mengangguk lalu ke kamar mandi dan mengganti baju nya. Sekarang giliran Abimanyu yang membersihkan dirinya.


Vanya duduk di atas kasur sambil membaca tentang kehamilan di ponsel nya.


" Sayang aku gak nyangka si Nico cepat banget nyusul kita punya baby" Ucap Abimanyu mengusap perut Vanya yang mulai membuncit.


" Kalau kamu gak lumpuh juga kita bakalan punya baby lebih dulu dari Echa dan Alan" Jawab Vanya mengusap lembut rambut suaminya.


" Iya juga ya , syukur sembuh kalau gak di ketawa kan Rian punya istri cantik tapi gak bisa ngapa - ngapain " Sahut Abimanyu.


Vanya terkekeh lucu saja pikirnya punya suami kaya Abimanyu kekocakan yang dulu ada pada Vanya semua sudah beralih pada suami tampan nya.


" Juniornya mama dan papa baik - baik ya Nak disini " Ucap Abi mengecup perut istrinya.


" Ayo sayang kita tidur." Ucap Vanya.


Abimanyu menata bantal agar Vanya lebih nyaman tidurnya. Abimanyu menghabiskan waktu di rumah hari ini setelah pulang dari lamaran Azam.


...----------------...


Dua minggu kemudian


Pernikahan Nico & Manda


Hari ini Nico dan Manda menjadi raja dan ratu sehari tamu undangan satu persatu telah berdatangan . Azam dan Shella juga siap ditempat . Membantu melayani tamu Nico dan Shella.


" Kemana mereka belum datang " Azam melihat ke sana kemari


" Anak manja itu sama Vanya" Jawab Azam


Shella terkekeh ada - ada saja pikirnya.


...----------------...


Mansion


Abimanyu duduk ditepi ranjang seakan jadi juri ajang fashion , istrinya bolak balik dalam keadaan perut mulai membesar itu harus beberapa kali berganti baju.


" Sayang ganti ya kamu seksi sekali menggunakan ini " Abimanyu bicara lembut pada Vanya.


Vanya kembali masuk dan memilih salah satu gaunnya lagi. " Ini ?" Vanya berdiri dengan balutan dress hitam yang panjang semata kaki tanpa lengan nampak sedikit bulatan perutnya terlihat sangat cantik di pandang mata rambut di ombak mempermanis tampilannya.


" Oke ayo berangkat ,jangan jauh dari ku " Ucap Abimanyu menggenggam tangannya.


Vanya dan Abimanyu memasuki gedung pernikahan saat mereka masuk jadilah pusat perhatian , karena pengusaha muda yang sukses di dunia bisnis ini menggandeng Nona Muda Wiguna .


Azam langsung menyambangi kedua nya lalu mempersilahkan Vanya duduk agar tidak lelah berdiri.


" Lo baik - baik aja" Ucap Azam


" Iya, Zam. Gue mau ke toilet " Ujar Vanya.


" Ayo gue antar " Ucap Azam karena melihat Abi sedang berbicara pada rekan bisnis nya.


Vanya mengangguk lalu ke toilet bersama Azam .

__ADS_1


Abimanyu ke sana kemari mencari istrinya setelah melihat dari dalam ternyata Vanya bersama Azam.


" Kamu dari mana, sayang?" Tanya Abimanyu dengan wajah cemas.


" Aku ke toilet." Jawab Vanya.


Abimanyu mengangguk dan meminta Vanya duduk kembali.


" Nona Wiguna " Sapa seseorang .


Vanya tidak jadi duduk lalu melihat ke asal suara . "Anda mengenal saya?" Vanya bertanya pada laki laki Asing itu.


" Ya siapa yang tidak mengenal wanita secantik Anda " Ucap nya tersenyum manis.


Abimanyu melihat istrinya bicara dengan laki - laki asing segera menghampirinya dengan membawa gelas minuman dan makanan.


" Sayang kenapa masih berdiri" Abimanyu lalu menaruh makanan di atas meja.


" Pak Abi " Ucap laki - laki itu.


" Ya, Apa anda mengenal istri saya" Abimanyu memasang wajah garangnya.


" Istri ?" Laki - laki itu menatap tak percaya.


" Kenalkan istri saya Vanya Permana Herlamban , maaf dia tidak bisa lama berdiri karena membawa bayi kami diperutnya" Abi berkata sambil mengusap perut istrinya dan sengaja mengucapkan nama lengkap istrinya agar tau wanita cantik itu siapa kepemilikannya.


Vanya kembali duduk di kursi dan menikmati makanan yang dibawa suaminya.


" Maaf saya tidak tahu." Laki - laki itu meninggalkan meja Vanya.


Usai makan mereka menyapa pengantin di pelaminan. Disela obrolan mereka masuklah laki - laki yang tak asing menggandeng wanita yang juga mereka kenal.


" Rian... Rika..." Ucap mereka bersama.


Rian tersenyum lebar saat semua mata teman teman nya melihat kearahnya.


" Sejak kapan Lo dekat sama Rika" Abimanyu kepo.


" Mau tau aja Lo, selamat untuk kalian berdua semoga selalu bersama selama nya ." Ucap Rian dan Rika.


" Terimakasih cepat nyusul gue" Balas Manda terharu .


Abimanyu dan Rian menatap haru pada sahabat nya itu.


" Lupakan masa lalu Manda akan selalu menjadi teman mu dan Rian." Bisik Vanya.


Abimanyu tersenyum menggenggam lembut tangan istrinya.


...----------------...


Maaf kan jika penulisan nya ada typo ya...


Yuk ! Yang mau berteman dengan author follow


IG. iyien_02


FB. Iyien Rira

__ADS_1


__ADS_2