
Mansion
Kehidupan normal di jalani semua orang termasuk Abimanyu dan Vanya, mereka bisa bernafas lega setelah keputusan hakim tentang permasalahan yang menyangkut kejahatan Adrian dan Vera membuat mereka menjalani hukuman cukup lama.
"Sayang... istirahatlah kebun bunga yang kamu miliki sudah dibuka untuk umum sesuai keinginanmu" Kata Abimanyu menyandarkan tubuhnya didinding kasur.
"Syukurlah besok antar aku ke sana." balas Vanya mengusap perutnya yang bulat. Kehamilan Vanya sudah memasuk usia ke tujuh bulan.
"Iya sayang ayo tidur sudah malam." ujar Abimanyu mengatur posisi bantal yang nyaman untuk Istrinya.
Vanya membaringkan tubuhnya seperti biasa menghadap suaminya tak butuh lama bumil mulai terlelap. Abimanyu menatap lama wajah istrinya pemandangan yang indah dan meneduhkan hati jika melihat istri dan calon ibu itu tertidur damai disisinya.
"Terimakasih istriku sudah memberiku cinta yang luar biasa, terimakasih sudah memberiku kebahagiaan yang begitu besar aku mencintai mu sayang." kata Abimanyu mengecup singkat kening istrinya lalu ikut memejamkan mata.
...----------------...
Pagi Hari...
Abimanyu mengerjabkan matanya beberapa detik untuk memperjelas penglihatannya. Lima belas menit kemudian calon ayah itu telah siap menggunakan pakaian kantor .
"Selamat pagi sayangku" sapa Abimanyu mengecup pipi kanan istrinya saat menata makanan di atas meja.
"Pagi sayang ayo sarapan dulu." balas Vanya sambil mengambilkan makanan untuk suaminya.
"Sini dulu sebentar." Abimanyu menarik tangan istrinya lalu mendudukkan di atas pangkuannya.
__ADS_1
" Aku berat sayang." kata Vanya tapi tidak menolak.
Cup
Abimanyu mengecup bibir istrinya, para maid yang berada di sana menunduk kan pandangan mereka lalu meninggalkan tempat itu.
" Terimakasih sudah menjadi istri yang baik untuk ku" Ucap Abimanyu menenggelamkan wajahnya di dada Vanya.
" Sayang semua sudah kewajiban ku" balas Vanya sambil membelai rambu suaminya.
Semenjak tadi malam Vanya sudah merasakan keanehan pada suaminya. Abimanyu mendongakkan kepala nya menatap penuh cinta pada istrinya.
" Aku mencintai mu bidadari hati ku". ucap Abimanyu lalu mengusap perut bulat Vanya. " Papa juga cinta pada mu sayang" Menunduk kepala mencium perut istrinya. Vanya terharu ungkapan cinta Abimanyu seakan tidak ada habisnya.
Tanpa mereka sadari pria tampan berdiri tak jauh dari mereka lalu mengabadikan moments itu menggunakan ponselnya.
" Selesai gombalan dan mesra-mesranya ?" Seru Rian di pintu masuk.
Abimanyu berdecak kesal "Ganggu moments romantis gue aja, sejak kapan Lo di situ." melihat pada Rian yang tersenyum pepsodent pada mereka.
" Sejak Lo narik tangan Vanya duduk, Tenang gue udah simpan disini terimakasih Lo sama gue" kata Rian sambil melangkah menuju meja makan lalu menyodorkan ponselnya.
Abimanyu tersenyum melihat Vidio mereka diambil oleh Rian.
"Kirim ke Ponsel gue videonya jangan lupa fotonya simpan di akun Lo tag gue nanti caption-nya UNGKAPAN CINTA SUAMI NONA MUDA WIGUNA" Titah Abimanyu dengan santainya.
__ADS_1
"Lebay banget Lo." cibir Rian dengan wajah kesalnya.
Vanya turun dari pangkuan suaminya lalu pindah ke kursi nya. "Yan ayo sarapan dulu." ajak Vanya sambil mengambil piring buat Rian.
"Siap Nona Muda emang itu tujuan gue kemari ikut sarapan" Ucap Rian dengan santai menyendok makanan ke piringnya.
" Alasan Lo bilang aja malas sarapan sendiri" ledek Abimanyu.
"Gak juga gue kesini mau lihat Vanya." Jawab Rian sambil menguyah makanannya.
"Gila Lo jangan liat istri gue." Kata Abimanyu sedikit kesal
Rian terkekeh. "Gue bercanda, tadi dalam perjalanan ke kantor mobil gue rusak. Nah, kesini naik taksi niat nya mau nebeng Lo, kantor kita kan searah" ujar Rian.
"Ya sudah siap-siap kita berangkat kenapa gak sekalian naik taksi langsung kekantor" gerutu Abimanyu . Rian tertawa, senang rasa nya sudah mengerjai Abimanyu sepagi itu.
...----------------...
Maaf kan jika penulisan nya ada typo ya...
Yuk ! Yang mau berteman dengan author follow
IG. iyien_02
FB. Iyien Rira
__ADS_1