Tetap Kamu

Tetap Kamu
Fabian Permana Herlambang


__ADS_3

Dua bulan kemudian...


Keluarga Wiguna dan Herlambang berkumpul di rumah sakit, raut kecemasan menghiasi wajah semua orang . Ada yang berdiri mematung dan bersandar di tembok ada juga melangkah mondar-mandir , ada pula yang duduk di kursi tunggu.


Abimanyu dengan keringat bercucuran dan perasaan dag - dig - dug , serta wajah pucat karena takut belum lagi telinga yang bising mendengar pria disebelah nya sesegukkan tidak berhenti membuat perasaan nya berbaur menjadi satu.


"Bisa diam gak Lo?"Abimanyu menatap tajam pria yang tak jauh dari nya.


" Gue takut " jawab Pria itu yang tak lain adalah Rian.


Semenjak Vanya dimasukkan ke rumah sakit karena kontraksi ingin melahirkan, Rian masih setia mendampingi Abimanyu walau berkali-kali di usir . Ia tetap kekeh ingin ikut kedalam .


"Kenapa Lo takut?" Abimanyu tiba-tiba penasaran.


"Ingat emak gue, pasti sakit kaya gini juga" jawab Rian sambil menunjuk pelan pada Vanya .


"Nah itu Lo tau, mangkanya jangan durhaka sama nyokap Lo" ceramah Abimanyu .


"Kalau itu juga gue tau." seru Rian kesal.


Abimanyu terkekeh melihat wajah sahabat nya itu walau jarang akur tapi ia menyayanginya.


Vanya bukan lah tipe yang mudah menangis selama menunggu proses pembukaan sedikit pun air mata nya tak keluar. Keluarga mereka satu persatu menemani nya menghabiskan waktu menunggu kelahiran sang buah hati.


Ferdy juga memutuskan satu bulan lalu pulang ketanah air demi menemani sang adik yang hamil besar. Ia tak ingin melewatkan begitu saja moments kelahiran keponakannya.

__ADS_1


Vanya sudah bersiap melahirkan buah hati nya ditemani suaminya dan mama Vania. Abimanyu terus mendukung dan menguatkan Vanya agar mampu melahirkan calon anak mereka.


Saat ini hari bersejarah untuk Abimanyu dan Vanya yang mana akan mengubah status mereka untuk kedua kali nya. Status pertama berubah menjadi suami dan Istri yang kedua status akan berubah menjadi Ayah dan Ibu.


suara tangis bayi menggelegar didalam ruangan itu , Abimanyu terisak begitu juga mama Vania dan Vanya setelah suara merdu sang bayi memasuki gendang telinga mereka.


Abimanyu tak henti-hentinya mengucap syukur dan berterimakasih pada Tuhan menjadikannya sosok laki -laki sempurna memiliki istri dan keturunan.


"Selamat Pak Abi bayi anda laki-laki sehat dan lengkap, kami akan membersihkan nya terlebih dulu" ucap Shella yang membantu Vanya melahirkan. Dia selalu bekerja profesional.


" Terimakasih " ucap Abimanyu sambil mengusap air matanya.


...----------------...


Dikamar ini lah seluruh keluarga berkumpul mereka belum ada yang meninggalkan rumah sakit. Vanya tersenyum bahagia tak lupa tangis harunya pecah setelah melihat wajah mungil bayi nya .


Vanya mengangguk


"Terimakasih juga selalu menjadi suami yang baik dan Siaga"balas Vanya.


Semua orang mengucapkan selamat pada Vanya termasuk Ferdy yang sudah menyiapkan berbagai hadiah untuk keponakannya .


"Sayang kamu makan dulu tenaga mu habis terkuras tadi nanti kamu juga akan memberi Asi pada putra kita"kata Abimanyu mengambil piring berisi makanan.


"Baiklah, Ma. Tolong ambil dulu bayi nya" pinta Vanya pada Mama Vania.

__ADS_1


"Sini biar Opa saja" papa Herlambang bergerak cepat.


Abimanyu tersenyum melihat wajah kesal mama Vania kalah cepat dari papa nya .


Abimanyu dengan telaten menyuapi istrinya konsentrasi terpecahkan saat papa Herlambang mengeluarkan suara emasnya sambil mengendong cucu yang baru lahir


"Pa... berisik !" seru Mama Vania kesal.


Papa Herlambang menghentikan lagu nya. "Iri bilang bos." Balas papa Herlambang.


Semua orang tertawa termasuk Vanya tak mampu menahan tawanya walau terkekeh pelan.


" Siapa nama keponakan gue?" Rian bertanya sambil memotret bayi mungil itu.


" Fabian Permana Herlambang"jawab Abimanyu tersenyum bangga.


"Oke seperti nya jam penerbangan gue sebentar lagi ,gue pamit jaga Vanya sama putra Lo dengan baik sampai jumpa tahun depan" ucap Rian lalu memeluk mereka satu persatu.


Sedih itu pasti tapi mereka harus bersabar semoga di lain waktu bisa bertemu lagi dengan Rian . Ia pergi ke suatu tempat untuk membangun cabang perusahaan nya.


...----------------...


Maaf kan jika penulisan nya ada typo ya...


Yuk ! Yang mau berteman dengan author follow

__ADS_1


IG. iyien_02


FB. Iyien Rira


__ADS_2