
×TETAPLAH BERSAMAKU×
PART 15
"Pakai ini" Laksh memberikan paper bag yg berisi baju wanita, Ragini yg masih kesal mengacuhkan Laksh tak peduli apa yg Laksh bawa. Laksh menatap tajam ke arah Ragini yg mengacuhkannya.
"Hei kau ini, berhenti bersikap seperti itu, aku susah payah tadi ke mall hanya untuk membelikan baju untukmu, tapi kau malah tak mau menerimanya" keluh Laksh.
Ragini masih dia mengacuhkan Laksh. Ragini masih sibuk memainkan hp nya. Laksh kesal lalu menghampiri Ragini. Memegang pipi Ragini mengarahkannya untuk menatap mata Laksh.
"Hei Ragini, aku berbicara kepadamu, tolong hargai aku" ucap Laksh menatap lekat Ragini.
Ragini salah tingkah dibuatnya, karena wajahnya dan Laksh amat sangat berdekatan. Jantungnya berdebar tak karuan. Ragini mengerucutkan bibirnya pertanda bahwa ia masih kesal kepada Laksh. Laksh tersenyum simpul.
"Bibirmu itu sangat menggemaskan Ragini, aku jadi tergoda untuk menikmatinya" goda Laksh, pandangannya kini menatap Ragini dengan tajam, Ragini semakin salah tingkah saat Laksh perlahan mendekat kan bibirnya ke arah bibir Ragini.
Ragini langsung mendorong tubuh Laksh dengan kuat.
"Aaawwww" rintih Laksh.
"Hei kau ini berani sekali berbicara seperti itu kepadaku, berhenti menatapku dengan tatapan mesummu itu, aku bukan wanita murahan" ucap Ragini berteriak.
Laksh terkekeh "Aku hanya menggodamu saja nona, sudahlah sekarang kau bersihkan dirimu dan pakai baju yg tadi baru aku belikan, kau ingin pulang bukan? Sekarang bersiaplah calon istriku" ucap Laksh sambil menaikkan alisnya dan mengedipkan matanya.
Ragini melotot, lalu langsung lari menuju kamar mandi.
__ADS_1
********
"Jadi kau semalam menginap di rumah psikolog tampan itu" ucap Kanchi kaget.
"Kau bilang tampan? Bagiku dia biasa saja dan amat menyebalkan" jawab Ragini singkat.
"Kau jangan seperti itu Ragini nanti kau akan kemakan omonganmu sendiri, nantinya kau yg akan tergila-gila padanya" sambar Mrunal yg tiba tiba datang.
"Aku mencintainya? Ahh tidak akan mungkin" jawab Ragini.
TING TONG....
Mereka bertiga pun menoleh saat mendengar ada tamu yg datang. Mereka menatap, lalu Mrunal yg menghampiri untuk mengecek siapa yg datang.
Mrunal kaget saat melihat seseorang di hadapannya tengah tersenyum dengan manisnya. Kharismanya dan senyumannya membuat wanita histeris akan ketampanannya. Ragini saja wanita yg tak bisa merasakannya.
"Hai" sapanya.
"Kau ingin menemui Ragini?" tanya Mrunal gugup.
"Iyah aku ingin menemui calon istriku" ucap Laksh santai.
"Apahhh????"
Mrunal berteriak kencang, membuat Kanchi dan Ragini yg sedang asyik mengobrol menghampiri Mrunal dan mengecek siapa yg datang.
__ADS_1
Dan mereka berdua pun sama kagetnya seperti Mrunal saat mereka melihat ada Laksh di depan mereka. Ragini membatin dalam hati, dia sangat tak suka jika Laksh mengunjunginya.
"Hai sayang, ayo kita pergi, ibu menunggumu" ucap Laksh seraya senyum kepada Ragini.
"Apaaa??" teriak Mrunal dan Kanchi berbarengan lalu menatap Ragini bingung.
"Hei apa maksudmu?" kesal Ragini.
"Kau tidak ingat dengan apa yg aku katakan kemarin sayang? Apa tadi pagi kepalamu terbentur lalu kau tak mengingat semuanya" kekeh Laksh.
SIALAN!!
"Ayo jangan biarkan calon mertuamu menunggu sayang, itu tidak akan baik" lanjut Laksh.
Ragini mendengus kesal, dia menyesali dirinya sendiri. Suruh siapa dia buat kesepakatan dengan Laksh. Yg membuatnya terjebak dengan Laksh. Laksh ternyata amat sangat pintar.
"Jadi kalian akan menikah?" tanya Mrunal dengan cepat ke arah Laksh.
"Kapan kalian akan menikah? Kenapa semua ini bisa terjadi Laksh? Ragini tidak pernah membicarakannya kepada kami" tanya Kanchi.
Laksh hanya tersenyum dan menoleh ke arah Ragini yg berlalu menuju kamarnya.
'Hahaha kena kau sekarang, akan ku buat kau mengikuti kemauan ku, Nona Ragini Gadodia' ucap Laksh sambil tersenyum miring.
jangan lupa tinggalkan like..
__ADS_1