
Hi 😊
Selamat beraktifitas kembali 💙
Semoga hari ini rejekimu lancar dan berkat melimpahimu
Mari dukung Author💪🔥
Biar Athor tetap semangat update-nya 🔥
Jangan lupa :
👉Like
👉Komen/Kritik supaya Author bisa memerbaikinya agar lebih mantap lagi
👉Vote
👉❤
🌷 🌷 🌷 🌷 🌷
Terimakasih banyak 😚
__ADS_1
🌼 🌼 🌼 🌼 🌼
Sepanjang perjalanan pun mereka terus saja berbincang dan Akhirnya Cycan sampailah ditempat kerjanya. Sebelum Cycan turun dari mobil-
“Nanti aku jemput ya” ucap Kygu menatap Cycan
“Tapi-“
“Gak boleh membantah. Anggap saja ucapan terimakasihku padamu, karena kau tidak mau berutang budi padamu” Kata Kygu setengah bercanda
“Baiklah”
Sejak mobil Kygu berlalu meninggalkan Cycan ditempat kerjanya, Cycan tersenyum-senyum sepanjang langkahnya. Ia terlalu senang dengan perlakuan Kygu yang amat baik dan perhatian padanya. Tak disangka pria yang galak selama ini ternyata punya hati yang lembut juga pada wanita.
“Selamat pagi juga, Cycan” balas Bobby dengan menatap Cycan heran. Tidak sepertinya ia seceria itu senyum-senyum sendiri seperti orang gila. Ada apa gerangan? Ia membiarkan Cycan melewatinya tanpa mengganggu mood Cycan yang lagi terlihat bahagia.
“Cycan” Panggil Agatha, managernya. Yang sedang duduk disalah satu meja makan
“Iya, Bos” Sahutnya dengan senyum yang masih tampak
“Sepertinya kamu tidak perlu lagi repot-repot datang kemari, Cycan.” Kata Agatha dengan tegas tanpa ekspresi
“Saya tidak mengerti maksud bos apa.” Kata Cycan tidak paham
__ADS_1
“Kamu tidak usah bekerja lagi disini. Kamu baiknya pulang saja” seru Agata dengan suara meninggi
“Maksud bos, saya dipecat?” Kata Cycan agak kaget, “Bos jangan bercanda deh” kata Cycan tertawa
“Ya.” Tegas Agatha dan beranjak dari tempat duduk ingin keluar
“Tunggu, Bos. Saya kurang mengerti mengapa Bos Agatha memecat Saya, jika saya punya kesalahan saya bisa memperbaikinya” ucap Cycan dengan mata berkaca-kaca. Jika ia keluar dari tempat pekerjaannya, mau dimana lagi ia bisa menghidupinya dan biaya kuliahnya. Apalagi ia masih punya hutang diBank, ia tidak bisa berhenti bekerja. Tempat kerjanya ini adalah tempat satu-satunya yang bisa ia andalkan untuk mencari uang dari dulunya.
Tapi, mengapa tiba-tiba dipecat? Apa kesalahannya? Ia harus memohon agar tidak dipecat dan hati nona Agatha luluh kembali meskipun harus berlutut dan mencium telapak kakinya.
“Aku mohon, jangan pecat saya Bos” mohon Cycan berlutut dihadapan Agatha
Para karyawan yang berada disana begitu penasaran, mengapa Nona Agatha tiba-tiba memecat Cycan yang tidak punya salah apapun. Meskipun minggu ini sering telat, bukannya Nona Agatha sering memaafkannya apalagi diwaktu Cycan yang masih mahasiswa baru dan banyak matakuliah. Tapi mengapa harus sekarang ia memecat Cycan. Mengherankan sekali.
“Saya tidak bisa lama-lama disini buang waktu untuk kau. Masalah utangmu saya tidak mau tahu, Lunasi secepatnya bulan ini. Minggir” kata Agatha kasar dengan mendorong tubuh Cycan hingga Cycan tersungkur dilantai dengan air mata yang berderai. Bobby yang melihat pun mendekati Cycan, ia membantu gadis yang malang itu.
“Aku dipecat, Bob” Cycan mengadu pada Bobby bagaikan anak kecil yang mengadu pada ayahnya. "Bagaimana aku bisa membayar utang-utangku. Utangku begitu banyak" Sedih Cycan
“aku akan ngomong sama Nona Agatha, kamu jangan nangis dulu” kata Bobby menenangkan Cycan yang menagis tersedu-sedu.
“Aku antar pulang ya”
“Tidak usah. Bos Agatha akan segera kembali, jangan sampai kamu kena masalah hanya gara-gara aku”
__ADS_1