
**Sebenarnya saya sudah UP cepat, tapi Admin lama meluluskan reviewnya. biasanya sehari/setengah hari sudah lulus review. Yah biar Admin sajalah yang tahu yang mana yang terbaik 😊
Oke jangan lupa Vote dan like ya🙏
Saran anda juga begitu berarti buat saya.
Thank you😊**
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Seusai mandi dan sarapan, Kygu dan Cycan bersiap keluar untuk pergi jalan-jalan, Kygu telah mempersiapkan semua keperluan yang dibutuhkan nantinya. Namun sebelum Kygu keluar dari rumah, ia menyuruh Cycan menunggu di mobil.
“Segera lacak orang itu. dan ingat beri ia pelajaran apa yang telah ia lakukan dipagi buta tadi. Berani sekali orang itu meneror gadisku” ucap Kygu ditelepon dengan terang-terangan mengatakan Cycan adalah kekasihnya, meskipun belum juga jadian. Luar biasa, Kygu sudah mencap Cycan sebagai miliknya.
“Baik, Tuan. Saya akan segera melacaknya” balas sekretaris Kim kikuk mendengar Kygu mengatakan ‘gadisku’
“Dan satu lagi, carikan dua orang wanita yang bisa bekerja dirumahku dan dua security. Dan ingat harus ada sebelum kami pulang” ucap Kygu penuh penekanan
“Dimana hendak tuan pergi?” tanya sekretaris Kim agak lancang tanpa menyadari telah mengintimidasi tuannya
“Aku tidak punya keharusan untuk menjawab pertanyaanmu” ucapnya keren lalu menutup ponsel tanpa aba-aba.
Dengan langkah kaki segera menuju mobil dan masuk ke dalam.
“Kenapa lama sekali?” tanya Cycan memelas
“Tidak apa-apa” jawabnya datar
“Kita mau kemana?” tanya Cycan menoleh kesamping
__ADS_1
“Rahasia”
“Apa tempatnya jauh dari sini?” tanyanya lagi, Kygu hanya berdeham dan fokus mengemudi
Huft cuek amat. Tadi saat aku diteror, dia khawatirnya kelewatan. Sekarang malah berubah lagi humm. Sekejab baik, sekejab jahat. Susah ditebak. Cycan memilih diam dan melihat keluar jendela
“Pasang sabut pengamanmu” ucap Kygu datar tanpa memandang Cycan
“Oh-oh iya”
“Bisa tidak?” saat ia melihat Cycan kesusahan memasangnya. Dengan Hap ia menginjak rem mobil. Mobil berhenti.
“Biar aku pasang sini” ucap Kygu ambil alih dan mendekatkan tubuhnya pada Cycan. Cycan merasa gugub atas kedekatan tubuh mereka yang hampir tidak ada jarak.
Brukkk
Dengan cepat Cycan menunduk malu, ia begitu gugup sekali. Dalam dadanya begitu berkecambuk. Kygu yang sempat lihat wajah Cycan berubah merona, ia hanya tersenyum sumringah. Lalu kembali melajukan mobil.
“Kalau kamu mau, tidak usah sungkan. Bilang saja, aku akan melakukannya lagi bila kamu katakan” ucap Kygu dengan senyum sumringahnya
“Apa?” tanya Cycan melirik Kygu sekilas
“Dicium” ucapnya spontan
“E-e-enggak ah” ucapnya terbata-bata
“Ayo ungkapkan saja sejujurnya, jangan malu-malu” ucap Kygu menggoda Cycan
“Eng-engga ada koo, iya!” ucapnya kaku.
__ADS_1
“Kalau malu-malu, entar kita bisa sesat dijalan. Kamu mau kita sesat?” ucap Kygu menakut-nakuti Cycan. Cycan berdigik ngeri mendengarnya.
“Ih jangan gitulah, aku tidak mau” ucap Cycan memonyongkan bibirnya membuat Kygu gemes melihatnya.
*****
Mata Cycan berbinar saat ia berada dipantai yang begitu indah dengan pasir putih yang ia injaki. Wah sungguh luar biasa ciptaan Tuhan. Cycan berdecak kagum.
Kygu mengajak Cycan dipantai yang biasa ia kunjungi selama ini. Tempat ini adalah sebuah tempat dimana ia menenangkan hatinya dikala sedang ada masalah, baginya tempat ini yang bisa membuat dirinya melupakan segala masalah yang ada. Terutama diwaktu hancurnya keluarganya.
Kygu berjalan bersama Cycan sambil bergandengan tangan melewati pasir, mendekat ditepian pantai. Kygu pun mengajak Cycan duduk dipantai dan mengarahkan pandangan mereka kelaut yang kian kemari dengan air laut yang membasahi kaki keduanya.
“Apa kau suka tempat ini?” tanya Kygu tanpa beralih dari pandangannya kelaut
“Wah jangan tanya lagi tentang tempat ini aku suka atau tidak. Jelas banget aku suka. Sudah sekian tahun aku tidak pernah ke pantai. Tapi kaulah yang pertama kali lagi membawaku kepantai. Aku suka, aku senang sekali. Terimakasih Kygu” ucap Cycan dan akhirnya beralih memandang Kygu yang masih menatap laut. Cycan menatapnya dengan senyum sumringah
“Benarkah?”
“Hmm iya Kygu. Makasih banyak” ucap Cycan saking senangnya langsung memeluk Kygu disebelahnya. Dengan kaget Kygu hanya tersenyum bisa membuat Cycan bahagia. Dengan cepat Cycan melepaskan pelukannya dimana Kygu tidak membalas pelukan itu, namun ia tidak menolaknya.
“Maafkan aku” ucap Cycan rendah dan menundukan kepala agak malu
“Tidak apa-apa. Aku senang kok dipeluk sama kamu” ucap Kygu spontan dengan wajah berseri-seri
Seketika itu Cycan menatapnya. Apa yang terjadi padanya? apa ia sedang merayuku? Ah tidak mungkin. Gadis sepertiku tidak mungkin bisa membuatnya jatuh hati.
Tiba-tiba tangan Kygu meraih kedua tangan Cycan dan menatap bola matanya lekat dengan penuh keseriusan disana. Cycan makin gugup dan wajahnya agak panas.
“Cycan?” ucap Kygu lirih
__ADS_1