Tetaplah Bersamaku

Tetaplah Bersamaku
Laksh Maheswari, Psikolog


__ADS_3

×TETAPLAH BERSAMAKU×


PART 4


"Kau jahat Ratan, benar benar jahat, kau tak pernah memikirkan perasaanku, 3 tahun aku menunggumu berharap kau akan menikahiku, tapi ternyata selama ini kau memang tak pernah serius kepadaku, kau tak pernah berniat untuk menikahiku, kau jahat Ratan, benar benar jahat"


Ragini mengigau dan terus terisak. Ratan yg melihatnya merasa bersalah dan tidak tega tp dia hanya menatap Ragini. Laksh pun ikut iba melihat kondisi Ragini. Laksh menepuk bahu Ratan yg sedari tadi memandang ke arah Ragini.


"Nampaknya gadis itu benar benar tulus mencintaimu, lihat sekarang kondisinya dia benar benar terluka saat kau menolak untuk menikahinya, apa kau tidak ingin mengubah keputusanmu? Nampaknya dia benar benar serius untuk menjadi istrimu?" Tanya Laksh.


"Tidak bisa Laksh, aku tidak bisa mengubah keputusanku, aku memang iba melihatnya seperti itu, tp aku tidak bisa untuk menikahinya" lirih Ratan.


***


Silau sinar matahari membangunkan Ragini dari tidurnya. Dia merasa seluruh tubuhnya menjadi sakit semua dan kepalanya terasa sangat berat dan amat pusing. Perlahan ia membuka matanya. Ia melihat sekitar.


'Dimana aku? Nampaknya aku tidak asing dengan kamar ini? Aku dimana?'


Ragini melihat ke arah dirinya dan betapa terkejutnya dia saat melihat tubuhnya memakai pakaian yg bukan dia kenakan kemarin.


"Aaaarrrrgggghhhhh"


Teriakannya amat kencang tak lama datanglah seorang wanita yg sebaya dengannya.

__ADS_1


"Ragini kau sudah bangun?"


"Kanchi apa itu kau?"


"Iya ini aku kanchi, memangnya kenapa? Kenapa kau berteriak?"


"Kanchi bajuku? Aku semalam tidak mengenakan pakaian ini?" tanyanya bingung.


"Hei Ragini semalam kau mabuk berat lalu kau muntah, aku dan mrunal yg mengganti pakaianmu, sudah jangan banyak bicara, sekarang kau pergi mandi bersihkan dirimu" ucap Kanchi.


"Siapa yg mengantarku kesini?" Tanya Ragini.


"Hmmm seorang pria, hmmm bentar ku ingat, Laksh, iya Laksh yg mengantarmu kesini" jawab Kanchi.


'ohh iya Laksh pria yg semalam itu, yg semalam bicara banyak kepadaku, menanyakan hubunganku dengan Ratan, dan dia juga yg membuat aku mabuk karena wine yg dia berikan, sial apa yg dia lakukan kepadaku semalam? Mengapa aku tak ingat, atau jangan jangan dia berbuat macam-macam kepadaku semalam, tapi masa iyah dia berani melakukan hal itu di apartement pacarku, setidaknya disana kan ada Ratan' pikir Ragini, dia masih bingung dan memegangi kepalanya.


"Hei Ragini cepat bersihkan dirimu, lalu turun ke bawah, cepatlah ini sudah siang, aku sudah menyiapkan makanan untukmu" seru Kanchi dan membuat Ragini tersadar dari pemikirannya.


"Sudah siang? Emg sekarang jam berapa?" tanya Ragini heran.


"Hei kau ini, sekarang sudah jam 12, sudah siang bukan, cepatlah kau bersiap siap" jawab Kanchi santai.


"Apa jam 12 (kaget) astaga aku terlambat dan tidak masuk kerja hari ini, bagaimana ini?" cemas Ragini.

__ADS_1


"Sudahlah Mrunal yg akan memberikan alasan kepada atasanmu, kau tenang saja, sudah cepatlah bersihkan dirimu, aku menunggumu di bawah ya" Kanchi pergi


Lalu Ragini dengan cepat beranjak dari kasurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


SKIP.....


Ragini kini sedang menikmati makan siangnya bersama Kanchi.


"Kanchi apa boleh aku bertanya kepadamu?"


"Hmm kau mau bertanya soal apa?"


"Begini hmmm kau bilang Laksh yg mengantarku sampai sini? Benarkah? Bukan Ratan?"


"Hei apa kau pikir aku ini buta, aku dan Mrunal melihat jika Laksh yg mengantarkanmu kesini, dia bahkan menggendong mu sampai ke kamar" jelas Kanchi.


'jika Laksh yg mengantarku lalu dimana Ratan semalam?' Ragini berpikir.


"Ragini ini (memberikan kartu nama) dia semalam meberikan ini, katanya takut suatu waktu kau memerlukannya" ucap Kanchi.


"LAKSH MAHESWARI, PSIKOLOG"


'Baiklah aku harus kesana dan harus menanyakan semua yg terjadi semalam kepadanya' batin Ragini.

__ADS_1


__ADS_2