
“Cycan?”
“Cycan?” teriak Kygu mencari-cari keberadaan Cycan dalam kamar. Namun tidak ada sahutan apapun dari gadis yang dipanggilnya berkali-kali itu.
Dimana gadis cerewet itu? Apa dia sudah pergi? Bagaimana caranya pergi dari sini? Panik Kygu yang memeriksa seluruh sudut kamar. Ia mendekat kejendela kamarnya, dan melihat keluar. Tidak mungkin gadis itu melompat dari jendela kebawah, lantai apartement Kygu begitu tinggi. Siapapun yang melompat dari apartemennya kebawah, orang tersebut bukan hanya cacat tapi bakal kehilangan nyawanya.
Kygu mencari dikamar mandi, namun tidak menemukan sosok Cycan juga. Kemudian ia berpikir mencari Cycan diruang pakaian dan tempat aksesorisnya.
Tiba-tiba mata Kygu terhenti dimana Cycan tergeletak tidur dilantai. Kygu yang berada diambang pintu segera berlari dan mendekati Cycan. Kygu bingung apakah Cycan sedang tertidur atau pingsan karena kelamaan bersembunyi didalam ruang pakaian Kygu.
“Astaga, sepertinya gadis bodoh ini kelaparan. Lagian ini sudah siang. Andai nenek tidak kemari, aku tidak bakal membuatnya menderita begini” sesal Kygu sembari membopong tubuh mungil Cycan dan memindahkannya ketempat tidur miliknya. Ia meletakkan tubuh Cycan dengan sangat hati-hati. Ia ingin sekali membangunkan gadis itu dan mengajaknya makan, tetapi ia enggan.
Jemari tangan Cycan perlahan bergerak. Kygu bisa menebak kalau gadis itu akan bangun. Ia bergegas untuk berdiri menjauhkan tubuhnya dari Cycan. Cycan celengak-celinguk dan mengingat tempatnya terakhir saat tertidur namun tiba-tiba saja ia sudah berada ditempat tidur sekarang.
“Aku dimana?” Tanya Cycan terduduk dan masih menahan lapar
“Disurga” jawab Kygu tertawa
Cycan nyengir mendengar tawa dari pria yang berdiri dihadapannya dan memandang Kygu dengan menautkan kedua alis penuh keheranan.
Apa yang terjadi pada pria ini? Apa dia baik-baik sajakah? Tumben tawanya renyah sekali hari ini. Tidak seperti biasanya. Atau dia sudah berubah jadi gila? Oh tidak. Sepertinya dia masih normal.
“Kenapa kau menatapku seperti itu?” tegur Kygu membuat Cycan terlihat salah tingkah “Jangan bilang kalau kau naksir denganku” kata Kygu tersenyum menggoda
“Percaya diri sekali” protes Cycan
“Ayo, sepertinya kamu harus aku beri makan” Kygu menarik lengan Cycan tanpa aba-aba dengan membimbingnya keluar kamar dan segera untuk turun keruang makan.
“Aku tidak mau makan. Emang aku sweetymu yang harus kamu beri makan” Kata Cycan merajuk menghentikan langkahnya diambang pintu diikuti oleh Kygu
__ADS_1
“Hei bicara apa kau? Aku tidak pernah menyamakan sweetyku dengan dirimu. Sweetyku lebih berharga dibanding dirimu nona manis” sahut Kygu membuat Cycan kesal
“Tidak ada hari tanpa berdebat denganmu” kata Cycan menghentakkan kaki dengan keras merasa hinaan Kygu begitu pedas
“Dasar perempuan tidak sopan!” bentak Kygu dan saking kesalnya ia langsung mengangkat tubuh Cycan begitu mudahnya dan menaruhnya dibahu kanannya.
“Lepaskan! Lepaskan aku!” Teriak Cycan meronta-ronta ingin turun dari bahu Kygu
Kygu sama sekali tidak menurunkan Cycan. Ia membawanya dengan paksa keruang makan. Ia berjalan menuruni tangga dengan susah karena Cycan yang tidak bisa tenang dan hampir membuat mereka jatuh.
“hei perempuan bodoh! Jangan bergerak-gerak. Kita bisa jatuh dan mati berdua”
“EGP! Bodo amat”
“ingin sekali dirimu sehidup semati denganku” kata Kygu menggoda Cycan dengan gelak tawa yang begitu membahana
“Duduklah yang manis. Aku tahu kamu lapar.” Kata Kygu setelah menuruni tubuh Cycan diruang makan. Kygu tahu Cycan masih marah atas perlakuannya barusan. Dan ia mencoba membuat mood Cycan kembali baik lagi
“Ayo makanlah denganku. Jangan malu-malu makan bersamaku.”
Bullshit ! apa ? malu-malu? Sejak kapan Cycan malu-malu? Percaya diri sekali pria yang satu ini. Sangat menyebalkan sekali.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Ayo ramaikan sayang-sayangku hehe
diVote, like dan dikomen😚😚😚
.
.
.
jangan lupa dimasukin dalam Favorit kamu❤
.
.
Thank you
❤
Thank you
__ADS_1
❤
Thank you