
Yehaaaa 😆 kita UP kembali ya😚
Ayo ramaikan 😆
Ayo beri semangat untuk Autor💪
Biar Author tidak kendor semangatnya, ayo beri apresiasimu untuk Author 😍
Klik :
👉Like (👍)
👉Favorit (❤)
👉Vote (🔥)
👉Rate 5 bintang (🌟🌟🌟🌟🌟)
👉Komentarmu (😇🙏)
Thank you🌷
.
__ADS_1
.
Happy Reading 💙
🌼 🌼 🌼 🌼 🌼
Flashback
Sepulang dari Kampus, Dwi tidak langsung kerumah. Akan tetapi, ia menuju apartement Deian kekasihnya yang sudah dua hari tidak berjumpa. Ia kangen.
Dwi diam-diam kesana tanpa memeberitahu Deian, agar terlihat seperti kejutan.
Sampailah Dwi didepan pintu apartement Deian. Tanpa harus menekan bel, ia bisa membukanya dimana ia tahu keypassword Deian.
Disana ia bisa melihat Deian bersama wanita berambut pirang sedang bermain kuda tanpa busana. Dwi bisa mendengar suara desahan kenikmatan pasangan yang sedang berciuman mesra ditambah pelukan yang sangat erat yang membuat mata Dwi memerah.
“Brengs*k kamu, Deian!” Bentak Dwi dengan emosi yang meledak. Tanpa sadar air matapun jatuh.
Keduanya pun menghentikan aktifitasnya karena kaget, terutama Deian yang tahu Dwi yang melihatnya melakukan hubungan layaknya seperti suami-istri. Wanita berambut pirang hanya santai dan menatap Dwi dengan senyum sinisnya. Sedangkan Deian penuh ketakutan. Bingung mau jelasin apa.
“Sayang, kamu salah paham” ucap Deian sembari memakaikan celananya
“Kamu pikir aku buta? Mau bilang salah paham lagi” bentak Dwi marah pada Deian.
__ADS_1
“Ayolah sayang, kita selesaikan sampai kamu keluar” ucap wanita berambut pirang dengan genitnya memeluk tubuh deian yang bertelanjang dada. Tanpa malunya wanita itu memamerkan tubuhnya yang telanjang didepan Dwi.
Dwi berlari keluar dari apartement Deian. Deian yang berusaha menahannya pergi pun tertahan oleh karena wanita berambut pirang yang mencegahnya.
*****
Dwi masuk ke dalam mobil dan membanting pintu dengan keras sembari menangis tersedu-sedu. Dwi tak pernah menyangka Deian akan mengkhianatinya seperti itu. Ia sekan tidak percaya apa yang ia lihat barusan.
Bertahun-tahun pacaran dengan Deian, namun pria itu begitu menikmati berada diatas tubuh telanjang wanita iblis itu.
Kecewa? Tentu saja. Percuma pacaran lama dan banyak ngasih janji yang kenyataannya sia-sia belaka. Dwi tidak tahu seberapa lama Deian melakukan hal itu dibelakangnya. Selama ini, Deian memang sering memintanya untuk berhubungan badan dengannya, namun Dwi tidak pernah mau kasih. Karena ia tidak mau hubungan mereka didasari dengan nafsu semata.
Dwi sangat sakit hati. Padahal Deaian adalah pria yang sangat ia cintai, namun pria itu malah menyakitinya. Mengapa setiap kita mencintai seseorang dengan tulus, namun selalu saja berbalik fakta dengan apa yang kita rasa. Mereka malah menghancurkan perasaan kita. Argh bodohnya aku mencintai seorang pengkhianat. Jahat kau Deian! Bathin Dwi menangis
Dwi menghidupkan mesin dan melajukan mobilnya. Ia berpikir untuk ke klub malam untuk menghilangkan rasa sakit yang diberi Deian padanya. Siapa tahu saja ia bisa melupakan Deian dengan sekejab saat meminum Vodka nantinya.
Sampailah di klub malam,
Dwi memarkirkan mobilnya. Ia masuk ke dalam klub. Disana ia bisa mendengar alunan musik yang berdenting keras dan suara-suara teriakan dari orang yang sedang bergoyang dan melompat-lompat keasikan dengan musik yang berputar.
Ia duduk dekat bar, dan disebelahnya ada pria yang tengah mabuk. Ia memilih mencuekin orang disekitarnya dan -
“Berikan aku segelas vodka itu” ucap wanita kepada bartender sembari menunjuk botol yang ada dirak.
__ADS_1
OFF Flashback