Tetaplah Bersamaku

Tetaplah Bersamaku
Cium Aku


__ADS_3

×TETAPLAH BERSAMAKU×


PART 18


"Jadi aku boleh melakukan apapun yg aku suka disini? Termasuk mengacak-acak apartement mu?" tanya Ragini dengan senang


Laksh pun berpikir sejenak lalu menganggukan kepalanya.


"Baiklah jika kau menyetujuinya aku akan mengacak-acak apartement mu ini Laksh" ucap Ragini bersemangat sambil berlari menuju apartement Laksh


Laksh melihatnya heran. Menaikkan kedua alisnya dan menggelengkan kepalanya saat melihat tingkah Ragini. Benar benar menggemaskan.


'Jadi wanita itu yg menarik perhatianmu Laksh? Banyak wanita yg mencoba menarik perhatianmu di luar sana, tapi mengapa kau menjatuhkan pilihanmu kepadanya' Laksh menggelengkan kepalanya dan tersenyum membuntuti Ragini.


"Aku sangat menyukai sofa ini Laksh saat aku pertama x melihatnya, aku harap kau tidak megusirku lagi saat ini" ucap Ragini senang sambil memeluk erat sofa itu.


Bentuk sofa itu bulat dan sangat empuk jadi Ragini amat menyukainya. Laksh hanya tertawa geli melihat tingkah Ragini.


-------------------------------


"Jadi bagaimana Ragini, apa kau bersedia untuk memulai hubungan denganku dari awal lagi?" tanya Laksh dengan penuh keyakinan

__ADS_1


Ragini menatap ke arah Laksh, dia tak mampu membohongi perasaanya. Ragini pun memeluk Laksh erat, dia menganggukan kepalanya dan membenamkan kepalanya di dada bidang milik Laksh. Laksh pun semakin mengeratkan pelukannya pada Ragini.


--------------------------------


"Laksh aku lapar, bisakah kau membuat mie instan untukku?" pinta Ragini manja


Laksh hanya membulatkan matanya, dia heran mengapa sikap Ragini menjadi berubah sangat manja, bukankah Ragini selama ini wanita yg galak dan keras kepala. Ragini pun kesal karena Laksh masih tak memperdulikannya. Ragini berjinjit ke arah telinga Laksh bermaksud untuk membisikkan sesuatu kepada Laksh.


"Laksh, aku sangat lapar, kau kan kekasihku, buatkan aku mie instan yah, aku sangat lelah hari ini" bisik Ragini


Laksh hanya menatap Ragini bingung tak sengaja menyenggol Ragini dan hampir saja membuat Ragini terjatuh jika Laksh tidak menahannya.


"Hihh kau ini pria yg kasar, baru sehari berpacaran dengan mu saja kau sudah menujukkan sifat aslimu, jgn salahkan aku jika aku berubah pikiran" ucap Ragini kesal


"Ragini maafkan aku, tadi kau ingin apa? Kau lapar dan ingin mie instan? Baiklah aku akan memasakkannya untuk mu, kau duduk santai saja di situ ya" ucap Laksh sembari menuntun Ragini ke sofa, Ragini pun tersenyum mengangguk.


Laksh pun berlalu menuju dapur dan memulai memasak mie instan untuk Ragini. Sebenarnya Laksh kesal, dia sangat tidak suka dengan mie instan, tapi karena Ragini, Laksh jadi membelinya. Karena Ragini amat menyukai makanan tidak sehat seperti itu. Jika Laksh menolaknya maka Ragini akan merajuk seperti tadi. Laksh terus memperhatikan Ragini yg sedari tadi memeluk sofa bulatnya itu. Dia berpikir andai dirinya yg menjadi sofa itu hahahaha.


Mie pun sudah matang, Laksh membawa nya kepada Ragini. Laksh hanya memasak satu mie instan saja untuk Ragini. Laksh tidak menyukainya jadi dia hanya melihat Ragini makan. Ragini risih saat makan Laksh malah memperhatikannya.


"Kau mau Laksh? Ini sangat enak, kau harus mencobanya" ucap Ragini sambil mengunyah makanannya, ia langsung mencoba untuk menyuapi Laksh dan berhasil Laksh pun akhirnya mau di suapi Ragini

__ADS_1


"Bagaimana? Enak bukan? Aku sangat menyukainya Laksh jd kau harus berusaha untuk menyukainya juga ya" ucap Ragini sambil terus memakan mie nya sampai habis.


"Aaahhh sudah kenyang" Ragini mengusap perutnya.


Laksh pun masih terdiam kaku menatap Ragini. Ragini mengibaskan tangannya. Laksh hanya memalingkan wajahnya dan berlalu kesal.


"Hei Laksh kau ini kenapa? Kau mengapa merajuk seperti itu? Kau marah karena tadi aku menyuapi mu mie instan? Laksh katakan mengapa kau bersikap seperti ini" ucap Ragini sambil mencegah Laksh pergi


Laksh hanya memanyunkan bibirnya, dan kesal kepada Ragini.


"Aku sudah melakukan keinginanmu kan? Tapi kau tak memberiku imbalan atas jasaku" ucap Laksh kesal


Ragini membulatkan matanya seolah tak mengerti apa yg di bicarakan Laksh.


"Laksh kau ini kenapa? Bicara padaku apa yg kau inginkan?" bentak Ragini kesal


Laksh mendekatkan pipinya ke arah Ragini. Ragini pun menatap heran.


"Berikan ciuman di sini, karena aku telah membuatkan makan siangmu" ucap Laksh tersenyum sambil menunjuk pipinya.


Ragini melotot dan menatap Laksh tajam.

__ADS_1


'Apa apaan pria ini' batin Ragini kesal


__ADS_2