
Kygu menggeliat diatas sofa, semalaman tidur diruang tamu. Cycan memberikannya hukuman dimana ia sudah melihat tubuh Cycan polos. Dan Cycan sengaja melakukannya, ia takut saja kalau Kygu bisa jadi bernafsu hanya gara-gara karena melihat dirinya bertelanjang dan bisa jadi memerkosanya. Hah parah deh jadinya
Saat Kygu bangun, ia melihat ada selimut yang mentupi tubuhnya. perasaan semalam ia tidak memakai selimut. Hmmm jangan-jangan gadis itu menyelimutiku semalam. Kygu tersenyum menyeringai
Ternyata gadis itu mempedulikannya juga. Hmmm ya ya ya aku akan memaafkannya karena telah berani mengasih tidur majikannya tidur diruang tamu.
Ponsel Kygu berdering.
“Saya sudah membeli rumah untuk, Tuan. Dan harganya semua total 100 Milyar“
“hmmm” Kygu hanya berdeham
“Dan barang-barang perlengkapan rumah tuan sudah saya sediakan kemarin”
“hmmm” lagi-lagi Kygu berdeham
Sekretaris Kim yang berulangkali mendengar dehaman Kygu merasa curiga. Apa kegiatan tuannya? Apa disana ia sedang bercumbu mesra dengan kekasihnya atau. Tiba-tiba saja sambungan langsung diputuskan oleh Kygu.
Kygu diam-diam memasuki kamar setelah melihat disekeliling ruangan kamr bahwa Cycan tak berada didalam. Mungkin gadis itu sedang masak. Ia pun menutup pintu dan bergegas mandi.
Setengah jam kemudian, Kygu keluar dari kamar mandi dengan hanya melilit handuk dipinggangnya. Tubuh dan rambutnya masih terasa basah, terlihat terkesan seksi dengan otot-ototnya yang menculak
__ADS_1
Cycan terpaku saat melihat Kygu yang begitu seksi dengan rambut basah dan tubuh yang begitu perfect, Cycan menelan ludahnya begitu susah saking takjub dengan dada Kygu yang begitu wah. Body kygu adalah Idaman para wanita banget.
Kygu bisa melihat ekspresi Cycan yang takjub akan tubuhnya yang bagaikan seorang atlet, karena sering melakukan fitnes setiap minggu dua kali.
“Kamu mau ya?” ucap Kygu
“Mau apa?” ucap Cycan ketus dengan mata terbelalak lebar
“Menyentuhnya ini” ucapnya sembari meletakkan telapak tangan didadanya yang berotot. Kygu mendekati Cycan dan meraih tangan Cycan.
Seketika ia kaku dan gemetaran, wajahnya merah padam saat Kygu meletakan telapak tangan Cycan didadanya.
“Cepatlah pakai baju sana” ucap Cycan asal
“Iya nih aku mau pakai pakaianku. Kalau kamu masih stay disitu juga, no problem” goda Kygu tersenyum nyengir. Cycan hanya menatapnya kesal dan membalik keluar dari kamar.
“Tunggu.” Cycan menoleh menunggu ucapannya, “Setelah ini kita beres-beres. Kita akan kerumah baru” Ucapnya membuat mata Cycan berbinar.
Cycan sangat senang mendengar mereka akan pindah, dimana ia akan memiliki kamar sendiri tanpa berbagi kamar dengan si pria penggoda ini.
Huft
__ADS_1
*****
Dwi menangis tersedu-sedu. Ia tidak tahu apa yang telah ia lakukan bersama pria yang seranjang dengannya itu tanpa busana.
Vylen yang terlelap tidur tiba-tiba terbangun karena tangis Dwi yang tiada henti. Vylen yang tertidur tengkurap mendongak dan menyipitkan mata menatap Dwi yang tengah menangis membalut mukanya dengan selimut tebal
Vylen yang sangat ngantuk berusaha bangun. Ia duduk dan menatap Dwi lekat. Cantik. Ya itulah faktanya. Ia baru menyadari pagi ini wajah wanita yang sudah ia setubuhi, mungkin karena mabuk semalam jadi tidak begitu jelas
“Kenapa kau membawaku kemari? Apa kau sudah gila? Apa yang kau lakukan padaku?” tanya Dwi bertubi-tubi dengan diselingi tangis
“Aku hanya tidak tega meninggalkan anda diklub malam sendiri. Aku tidak mau saja anda dijahati para lelaki hidung belang” jelas Vylen
“Apa bedanya kau sama mereka?” tukas Dwi kasar. Vylen naik pitam
“Jaga omongan anda nona” ucap Vylen dingin. “Nona yang memaksaku melakukannya, dan aku sebagai pria sejati tidak bisa terus menolak dengan kesempatan brilian semalam” ucap Vylen sinis
“Brengs*k!” teriak Dwi dan menendang Vylen
Brummm.
Vylen terjatuh. Ia bisa melihat Vylen yang hanya memakai boxing hitam. Bagian sensitivnya pun menonjol disana. Vylen meringis kesakitan pada bagaian bokongnya.
__ADS_1