
Hi 😊
Selamat pagi 😁
Selamat beraktifitas kembali 💙
Semoga hari ini rejeki lancar dan berkat melimpahimu
**Mari dukung Author💪🔥
Biar Athor tetap semangat update-nya 🔥
Jangan lupa :
👉Like
👉Komen/Kritik supaya Author bisa memerbaikinya agar lebih mantap lagi
👉Vote
👉❤**
🌷 🌷 🌷 🌷 🌷
Terimakasih banyak 😚
🌼 🌼 🌼 🌼 🌼
Hari sudah pagi. Cycan beranjak dari tempat tidurnya. Ia pergi kekamar mandi menyuci wajah dan tidak lupa menggosok gigi. Setelah itu, ia keluar dari kamar dan menuju dapur. Ia mulai memasak sarapan dimana hari ini ia harus bekerja karena kemarin ia tidak bekerja dan tidak memberi keterangan apa-apa kepada managernya. Ia berharap Nona Agatha akan berbaih hati padanya seperti sebelumnya, toh hanya hari kemarin ia tidak masuk kerja.
__ADS_1
*****
“Hallo, Kim. Sepertinya kamu tidak usah kemari. Aku sudah siap untuk berangkat pagi ini” Beritahu Kygu kepada sekretaris Kim melalui telepon.
“Baik, Tuan” seru Kim. Dan Kygu mengakhiri sambungan telepon.
Kygu melanjutkan makan yang sempat tertunda barusan. hari ini ia begitu semangat untuk bekerja. Dan untung dia bangun pagi hingga tidak perlu repot-repot pesan makan digrabfood. Dan ia bisa meluangkan waktu untuk masak sendiri.
Usai makan, Kygu bergegas berangkat kekantor. Tidak lupa membawa tasnya yang berisikan berkas-berkas yang perlu ia cek nantinya.
Ting
Suara lift terbuka. Kygu melangkah masuk dan menekan tombol menutup pintu lift. Tidak lama kemudian lift tiba-tiba berhenti dilantai lima. Pintu lift terbuka. Kygu bisa melihat ada kaki wanita yang memakai jeans hitam dengan sepatu yang terlihat kusam dan sudah rusak tak enak dilihat. Dan ia tahu siapa pemilik sepatu itu. Seketika itu ia memandang keatas sejajar dengan wajah gadis cantik yang dihadapannya. Yah gadis itu menunduk malu dan melangkahkan kaki masuk kelift.
Cycan agak canggung berdua dilift bersama Kygu, dimana sebelum-sebelumnya mereka selalu saja bertengkar didalam lift tiap ketemu. Namun, kali ini Cycan memilih diam.
“Kamu kelihatan sedang tidak baik-baik saja. Ada apa denganmu?” tegur Kygu memecahkan keheningan tanpa mebatap Cycan.
“oh” sahut Kygu acuh tak acuh.
Ting. Lift terbuka, Cycan hendak keluar, namun-
“Kamu mau berangkat kerjakah” tanya Kygu spontan melihat Cycan
Cycan mengiyakannya dengan mengangguk-angguk tanpa melihat muka sipembicara. Rasanya ia enggan beradu mata dengan pria tampan itu yang berani sekali sudah membuatnya tersipu kemarin.
Tanpa bertanya lagi atau persetujuan dari Cycan, dengan sigapnya ia menggenggam telapak tangan Cycan. Cycan tersentak kaget dengan mata terbelalak menatap Kygu yang lancang sekali. Kygu memilih mengabaikan pandangan beberapa mata yang melihat mereka.
“Lepasin, Kygu. Malu dilihatin orang” bisik Cycan memukul lengan Kygu pelan, namun Kygu hanya menuntunnya ketempat parkiran mobilnya.
__ADS_1
“Aku mau kamu berangkat denganku” seru Kygu dengan senyum yang meringai
Kygu membuka pintu mobil untuk Cycan, ia membuat Cycan bagaikan ratu istana. “Masuklah, Nona” ucap Kygu dengan tangan yang mempersilahkan permaisurinya masuk kedalam mobil.
Cycan geli mendengarnya. Nona? Ah yang benar saja. Pria ini benar-benar membuatku ingin tertawa. Cycan mencoba menahan tawa meskipun Kygu tahu.
“Ayolah, aku sudah telat” ujar Kygu menakuti Cycan
“yasudah kamu duluanlah, aku jalan kaki saja” Seru Cycan datar
“hahaha aku bercanda. Aku akan setia menunggumu masuk kedalam mobilku” sahut Kygu tersenyum
Tanpa menunggu lama Cycan masuk dalam mobil. Tidak lupa Kygu menutup pintunya. Ia kemudian masuk dikursi kemudi, ia memasang sabut pengamannya.
“Kamu harus memakainya juga untuk keselamatan dirimu” tutur Kygu pada Cycan sembari menyalakan mesin mobil
“Oh iya” sahut Cycan dan memasang sabutnya.
“Kamu sudah sarapan?” tanya Kygu sambil fokus mengemudi
“Sudah”
“kenyangkah?”
“iya”
Kenapa dia seperti wartawan saja. Banyak kali pertanyaan. Cycan menggerutu dalam hati
“Maaf kalau aku banyak bertanya.” Kata Kygu tersenyum dan sesekali melihat Cycan. Cycan kaget dengan perkataan Kygu yang seakan-akan tahu isi hatinya Cycan. Kygu yang Seperti peramal.
__ADS_1
“Aku hanya tidak mau buang-buang waktu tanpa mendengarkan suaramu” ucap Kygu lagi dengan senyumnya yang terukir disana. Cycan tersipu malu.