
**Good moorning😊
Kita up lagi ya kak😇
Tetap dukung Author💪 meskipun Author tidak dibayar namun dengan Vote dan Like kakak-kakak semua, itu akan membuat saya senang 😊
Oh iya satu lagi, jangan lupa beri saran🙏**
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Dimeja makan,
Keluarga Kino sedang makan malam bersama.
“Sayang, mama merasa kau dan Kygu jarang bersama. Ada apa?” tanya Illirian seketika
Helone melihat mamanya dan tersenyum sebisa mungkin. Sejenak ia memikirkan alasan apa lagi yang harus ia katakan pada mama Illirian.
__ADS_1
“Sudahlah ma, jangan tanya mulu. Mungkin mereka sedang ada masalah. Mama kayak tidak pernah jadi muda saja” seru Kino membantu Helone
“Pa, aku inikan ingin tahu saja. Apa aku tidak boleh tahu apa masalah keduanya? Hmm makanya papa itu harus membantu putri kita biar masalah mereke itu clear dong. Ia kan sayang” ucap Illirian menatap Kino dan Helone bergantian
Helone tertawa kecil manggut-manggut. Mau mengatakan yang sejujurnya, takut membuat mama Illirian kecewa. Padahal mama sudah sangat berharap punya menantu kaya raya dan dikenal oleh pejabat dimana-mana.
*****
Di sebuah klub malam dentuman music Dj memenuhui seluruh ruangan itu dan diikuti goyangan orang ramai yang berada disana. Dan ada juga yang tengah menonton.
Vylen selalu membawa kegalauan hatinya ditempat itu, sebab hanya klub malamlah yang dapat mengubah sedikit kesedihannya. Ia masih mengenang masalalunya bersama Cycan, kenangan yang indah selalu terlintas diingatannya. Tiba-tiba ia teringat dengan gadis yang tidur bersamanya minggu lalu. Entah apa yang membuatnya terdorong melakukan hal mesum itu padahal ia sama sekali tak cinta. Entahlah, mungkin gadis itu terlalu menggoda untuknya.
Vylen menatap wajahnya disebuah cermin, ia melihat dirinya begitu kacau. Sangat beda sekali. Dulu dirinya bukanlah orang yang suka minum minuman keras. Tapi, sejak pisah dengan Cycan, ia mulai berubah menjadi orang yang bukan dirinya. Bahkan di Amric ia selalu mempermainkan setiap wanita dan selalu gonta-ganti pasangan.
Selesai itu, Vylen keluar dari toilet. Tiba-tiba tubuhnya menabrak sesuatu
Brukkk
__ADS_1
“Ao” suara desahan seorang gadis “Dasar gak punya mata. Jalan itu pakai mata!” ucap gadis itu kasar. Vylen yang hendak mau menolong jadi cuek seketika mendengar ucapan kasar dari mulut gadis itu
“Jalan pakai kaki bukan pakai mata, mbak” ucap Vylen menatap ke gadis yang berusaha bangkit berdiri, lalu dengan cueknya ia pun melangkah hendak meninggalkan si gadis
“Apa? Mbak?! Kau fikir aku ini mbak-mbak tukang cuci?” ucapnya membentak Vylen dengan sigap ia menarik lengan Vylen kasar, Vylen terhenti
“Sudah nabrak, eh malah gak minta maaf, yang ada malah melunjak, dasar pria-“
Vylen seketika membalik, dengan sigap gadis yang dihadapannya terpana dengan mulut terbuka mengetahui siapa yang ada dihadapannya sekarang. Vylen menatapnya dengan mata menyipit
“Kau kenal aku?” tanya Vylen heran melihat gadis yang sok mengenalnya. Namun dimata Vylen gadis itu tidak asing lagi, sepertinya ia pernah bertemu gadis itu sebelumnya
“Oalah ini aku kak, masa lupa” ucap gadis itu terkekeh dan langsung menjabat tangan Vylen, “Maafkan aku yang lancang ini kak, maaf sudah meneriakimu tadi. Sekali lagi aku minta maaf” ucap gadis itu memohon
“Yah, gak apa-apa. Kau masih mau ngobrol didepan toilet?”
“Hahaha maafkan aku sekali lagi, ini saking senangnya bertemu kakak Vylen lagi” ucap gadis itu
__ADS_1
“Saya pikir kamu suka ngobrol ditempat yang memabukan yang lebih dari brandy” sindir Vylen dengan nada dinginnya. Jelas sekali sikapnya tidak berubah pada gadis yang ada dihadapannya itu
“Oh iya, aku-“