
Kygu mencampakkan tubuh Cycan kasar kekasur dengan santainya. Cycan meringis kesakitan, ia hanya geram dengan perlakuan Kygu yang senonoh pada tubuhnya.
“Sakit tahu” gusar Cycan sembari berdiri dari kasur
“Diam. Nenek sekarang sudah berada diapartementku, jadi bersembunyilah disini. Jangan buat ulah dan terkesan buruk dimataku. Tetaplah disini” Tegas Kygu dengan tatapan tajam seperti sedang mengancam
“Kalau aku tidak mau?” kata Cycan dengan melipatkan kedua tangan didepan dada
“Jangan memancingku” ucap Kygu dingin dengan rada kesal
“Emang kamu ikan? Lagipula aku tidak memiliki umpan untuk memancingmu kalau kamu benaran ikan” Goda Cycan lagi yang sengaja buat Kygu marah padanya
“Kygu? Pangeranku?” Suara wanita yang jauh dari kamar terdengar sedang mencari keberadaan Kygu
Kygu dan Cycan bersamaan menoleh kerah pintu yang belum ditutup. Kygu agak panik ia berpikir bagaimana menghentikan neneknya yang mau menghampirinya sedangkan disana ada Cycan juga. Nenek tidak boleh tahu kalau ada gadis yang berada diapartemennya kecuali Helone, ini akan ribet jika nenek sampai tahu.
“Menurutlah. Aku tidak punya waktu lagi untuk berdebat dengan gadis cerewet sepertimu” Kata Kygu Spontan dengan menatap Cycan penuh harap dan membelakangi Cycan dan melangkah segera keluar dari kamar.
Tiba-tiba saja langkah kaki Kygu berhenti seketika setelah sampai ambang pintu kamarnya. Ternyata Nenek Alya sudah sampai didepan kamar dengan sigap Kygu menutup pintu dengan bantingan keras hingga membuat kedua wanita yang berada diapartementnyta terkejut.
Kygu agak salah tingkah. Ia bisa melihat nenek Alya yang begitu terkejut dengan mengelus-ngelus dada.
“Ada apa, Nak?” tanyanya dengan mata penuh penasaran menatap Kygu
“hmm eh ti-tidak apa-apa, Nek” jawab Kygu gelagapan hingga semakin membuat nenek Alya curiga dengan tingkah cucunya.
“Apakah ada sesuatu yang kamu sembunyikan dari nenek?”
Kygu terkejut dengan pertanyaan nenek Alya. Ia berusaha berpikir alasan apa yang harus ia katakan.
__ADS_1
“Kenapa kamu diam, nak? Nenek tahu persis bagaimana dirimu. Kamu salah tingkah begini pasti ada sesuatu yang kamu sembunyikan dari nenek.”
Kygu tertawa keras seakan-akan neneknya sedang bercanda pada dirinya
“Ah nenek bisa saja, ayo kita kebawah” sembari merangkul bahu nenek Alya mengajaknya turun kelantai bawah.
Nenek Alya semakin curiga apa yang disembunyikan Kygu darinya, tidak seperti biasanya tingkah laku Kygu aneh. Ia tahu banget bagaimana cucunya. Nenek Alya menghentikan langkahnya dan membuat Kygu berhenti juga. Neneknya menoleh kearah pintu yang dibanting Kygu. Tiba-tiba saja ia berpikir ada sesuatu didalam kamar.
Jantung Kygu berdebar-debar. Ini bukan perasaan cinta, tetapi lebih tepatnya khawatir dengan keberadaan Cycan dikamarnya. Ia tidak mau Nenek Alya memarahi gadis itu apalagi mengeluarkan kata-kata yang tidak enak didengar. Ia tahu banget bagaimana sikap neneknya bila tahu bukan Helone yang berada diapartementnya, apalagi Cycan hanyalah gadis asing yang tidak masuk kategori dalam daftar teman yang bisa dekati cucunya.
Nenek Alya menatap Kygu lekat. Ia melepas rangkulan Kygu dari bahunya dan melangkah menuju kamar Kygu. Dengan cepet Kygu menarik tangan nenek.
Nenek Alya menatap Kygu berharap Kygu melepaskan tangannya.
“Bukankah nenek membawa makanan faforit Kygu? Kygu sangat lapar nih” kata Kygu menyentuh perutnya.
“Turunlah. Nenek akan menyusul” Nenek Alya melangkahkan kaki. Kygu tidak punya cara lagi untuk menghentikan nenek. Ia kehabisan cara. Ia benar-benar tidak menginginkan hal buruk terjadi pada Cycan yang malang itu. Ini akan membuat neneknya marah besar. Dan hal ini pun terjadi.
Nenek Alya memandang Kygu yang masih mengikuti langkahnya. Ia agak bingung apa yang terjadi pada Kygu yang agak aneh hari ini. Ia pun segera keluar dari kamar Kygu.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Sorry baru bisa lanjutin sayang-sayangku😚
makasih dengan pembaca yang serius❤🔥
.
.
.
.
.
.
.
Love You
jangan lupa dilike ya🔥
__ADS_1
biar Author tetap semangat 💪